Dengarkan Artikel
Agustus selalu menjadi bulan perenungan. Kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan dan seremoni, melainkan juga soal bagaimana cita-cita bangsa ini dijalankan dalam kehidupan sehari-hari. Delapan puluh tahun Indonesia merdeka, pertanyaan besar itu kembali hadir: sudahkah kita benar-benar merdeka?
Potretonline.com, melalui lomba menulis edisi Agustus 2025 bertema “Merdeka adalah Merdeka”, mengajak masyarakat untuk menafsirkan makna merdeka dari berbagai sudut pandang. Tema ini sederhana, tetapi mengandung kedalaman yang menantang kita untuk melihat kemerdekaan lebih jauh daripada sekadar simbol.
Setelah melalui proses pembacaan dan pertimbangan, redaksi menetapkan lima tulisan terbaik sebagai pemenang lomba menulis edisi Agustus 2025 adalah:
1. Merdeka Tanpa Keadilan adalah Luka yang Tak Sembuh Oleh Rizky Ardilla
2. Merdeka dari Apa? Jika Ruang Kelas sampai Asrama Masih Mencungkil Martabat Anak Oleh Frida Pigny
3. Kemerdekaan Hanya Sebuah Seremoni? Kita Masih Dijajah oleh Bangsa Sendiri Oleh Rivaldi
4. Merdeka Bukan Sekadar Kata, Tapi Hak untuk Hidup Sejahtera Oleh Afrizal Refo, MA
📚 Artikel Terkait
5. 80 Tahun Kemerdekaan: Flashback Peran Ulama dan Santri dalam Mempertahankan Oleh Mahmudi Hanafiah, S.H., M.H
Kelima tulisan tersebut adalah pemenang tanpa peringkat, karena masing-masing menghadirkan kekuatan gagasan yang layak mendapat tempat.
Bagi pemenang yang berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar, hadiah dapat diambil langsung di Potret Gallery, Jalan Prof. Ali Hasyimi, Pango, Banda Aceh. Sedangkan bagi pemenang yang berada di luar Banda Aceh dan Aceh Besar, hadiah akan dikirimkan langsung oleh tim potretonline.com.
Kepada para pemenang, kami ucapkan selamat. Kepada seluruh peserta, kami sampaikan terima kasih, karena setiap tulisan adalah suara hati bangsa yang menolak diam. Semoga kata-kata yang tertulis menjadi bagian dari ikhtiar bersama menjaga makna kemerdekaan.
Allah SWT mengingatkan dalam Al-Qur’an:
“Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali tiada bagimu selain daripada Allah seorang penolong pun, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan.”(QS. Hud: 113)
Rasulullah SAW juga bersabda:“Sebaik-baik jihad adalah perkataan yang benar di hadapan penguasa yang zalim.”(HR. Abu Dawud, Tirmidzi)
Mari kita jaga kemerdekaan dengan keadilan, martabat, dan keberanian untuk bersuara.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






