HABA Mangat

Lomba Menulis Agustus 2025

Juli 31, 2025

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Februari 17, 2026

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Lomba Menulis Agustus 2025

Juli 31, 2025

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Februari 17, 2026

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Waspada Kemunduran Iman

Redaksi by Redaksi
Agustus 20, 2025
in Artikel, Dinul Islam, Islam, Islami, Syariat Islam
Reading Time: 3 mins read
0
590
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Afrizal Refo, MA


Sekjen Dewan Dakwah Kota Langsa dan Dosen PAI IAIN Langsa.

Baca Juga

Presiden Pedofil?

Presiden Pedofil?

Maret 14, 2026

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

Maret 14, 2026

Tadarus – Surah Yunus Ayat 57

Maret 13, 2026

📝 Highlight:
“Iman bukan hanya bisa bertambah, tetapi juga bisa berkurang. Yang berbahaya bukanlah turunnya iman, tetapi ketika kita tidak menyadarinya dan membiarkannya padam dalam kelalaian.”

Iman adalah cahaya yang Allah titipkan ke dalam hati manusia. Namun cahaya itu tidak selalu sama terangnya. Ia bisa bertambah dengan ketaatan, bisa berkurang karena kelalaian. Para sahabat Nabi pun pernah mengeluh tentang turunnya iman, apalagi kita di zaman yang penuh godaan.

Hari ini kemunduran iman bukan hanya ancaman melainkan kenyataan. Banyak di antara kita yang mulai melalaikan shalat, menunda-nunda ibadah bahkan meninggalkannya. Kita lebih sering menggenggam gawai ketimbang mushaf, lebih sibuk mengejar dunia ketimbang menyiapkan bekal akhirat.

Tanda-tanda kemunduran iman mudah kita temui seperti shalat terasa berat, hati keras menerima nasihat, maksiat dianggap hal biasa, amal sunnah mulai ditinggalkan, cinta dunia semakin kuat, kepedulian sosial melemah. Jika ini terjadi maka itu pertanda bahaya.

Kisah Umar bin Khattab dan Hanzhalah

Suatu ketika, Umar bin Khattab RA berkata kepada sahabat Hanzhalah, “Ketika kami bersama Rasulullah SAW, seolah-olah surga dan neraka tampak di depan mata. Namun, ketika pulang dan sibuk dengan keluarga, kami merasa iman menurun. Apakah kami ini munafik?”

Rasulullah SAW menjawab, “Seandainya kalian selalu dalam keadaan seperti ketika bersamaku, niscaya malaikat akan menyalami kalian di jalan-jalan. Tetapi, iman itu ada saatnya naik dan turun. Jagalah agar penurunannya tidak menjatuhkan kalian ke dalam kelalaian.”

Kisah ini menjadi pengingat, bahwa iman memang bisa melemah. Namun, sahabat selalu waspada dan segera mencari jalan untuk memperbaikinya.

Pada Kisah yang lain ada seorang pemuda yang kembali sadar setelah menghadiri pemakaman sahabatnya patut menjadi renungan. Ia yang dulunya jauh dari masjid, akhirnya tersentuh hatinya saat melihat sahabat sebaya dikafani dan diturunkan ke liang lahat. Sejak itu ia bertaubat kembali menunaikan shalat dan berusaha memperbaiki diri. Artinya masih ada jalan pulang selama kita mau menyadari.

Refleksi Untuk Kita

Kemunduran iman bisa terjadi pada siapa pun, baik rakyat jelata maupun pemimpin, orang awam maupun ulama. Namun, yang membedakan adalah kesadaran. Apakah kita sadar saat iman menurun? Apakah kita mau kembali sebelum terlambat?

Di tengah hiruk-pikuk politik, kesenjangan ekonomi, dan derasnya arus globalisasi, masyarakat Indonesia hari ini sangat membutuhkan keteguhan iman. Tanpa iman, kekuasaan hanya melahirkan kesombongan, harta hanya memupuk kerakusan, dan ilmu hanya melahirkan kebanggaan semu.

Oleh karena itu, mari kita jadikan iman sebagai pusat orientasi hidup. Jaga shalat kita, dekatkan diri dengan Al-Qur’an, perbanyak zikir, pilih lingkungan yang baik, serta jangan lelah memperbaharui taubat.

Seperti kata Umar bin Khattab RA, “Hisablah dirimu sebelum kamu dihisab, dan timbanglah amalmu sebelum amal itu ditimbang untukmu.”

Semoga kita selalu waspada agar iman tidak merosot dan cahaya hati tetap menyinari langkah kita hingga akhir hayat.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 185x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 120x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 103x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 88x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare236
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Kala Kemampuan Kognisi Siswa Semakin Menurun
Dinas Pendidikan Aceh

Mengelola Pendidikan Ala Keledai?

Maret 15, 2026
POTRET Budaya

Di Bawah Langit yang Sama: Takjil Ramadan, Paskah, dan Taut Persaudaraan

Maret 14, 2026
Air Mata Kemanusiaan di Tanah Rencong
#Korban Bencana

Air Mata Kemanusiaan di Tanah Rencong

Maret 14, 2026
Presiden Pedofil?
Artikel

Presiden Pedofil?

Maret 14, 2026
Next Post

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com