POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Joget di Gedung Terhormat, Rakyat Menangis di Kolong Jembatan

Juni AhyarOleh Juni Ahyar
August 23, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Juni Ahyar

Ironis rasanya, setiap kegaduhan di negeri ini selalu lahir dari mereka yang seharusnya menjadi teladan: para pemimpin. Belum tuntas suara sumbang yang menuding guru dan pendidik sebagai “beban negara”, kini muncul lagi kabar kenaikan gaji DPR/MPR. Lebih menyakitkan, kenaikan itu justru dirayakan dengan tawa dan joget-joget di gedung yang katanya terhormat—gedung yang berdiri megah dari keringat rakyat yang tiap hari dipajaki tanpa ampun.

Apakah mereka lupa, wakil rakyat semestinya menjaga amanah rakyat, bukan menggadaikan nurani demi memanjakan perut sendiri? Bagaimana mungkin rakyat terus diminta berhemat di tengah harga sembako yang melambung, sementara wakilnya berpesta dengan fasilitas negara?

📚 Artikel Terkait

17 Belas Tahun Lalu Aceh Berduka

Bangsa Unggul: Antara Kontroversi, Kepemimpinan, dan Perlawanan

Takjil di Jalanan Sunyi

Meugang yang Basah

Ketidakadilan ini semakin kentara ketika guru, dosen, dan pendidik dituding membebani negara. Padahal merekalah garda depan mencerdaskan bangsa. Apakah hati nurani benar-benar sudah mati hingga tak lagi mampu membedakan mana hak rakyat, mana nafsu pribadi?

Kita masih ingat pernyataan anggota DPR, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, yang menyebut kenaikan gaji PNS bisa menimbulkan kecemburuan sosial. Ironisnya, ucapan itu justru keluar dari kursi empuk seorang pejabat, sementara rakyat kecil sudah lama cemburu melihat gaya hidup mewah para wakilnya. Cemburu karena mereka joget, rakyat menangis. Cemburu karena mereka pesta, rakyat puasa.

Wahai para wakil rakyat, sadarlah. Kursi empuk, ruang ber-AC, dan fasilitas mewah yang kalian nikmati akan dipertanyakan kelak. Tanggung jawab yang kalian pikul bukan hanya di hadapan rakyat, tapi juga di hadapan Tuhan. Pernahkah kalian menatap wajah anak yatim piatu yang tak tahu ke mana harus mengadu? Pernahkah kalian membayangkan perut kosong rakyat kecil yang hanya mampu menatap harga beras di pasar tanpa bisa membeli?

Idealnya kalian menjadi teladan bagi generasi bangsa, bukan tontonan memalukan yang tidur saat sidang, lalu berdalih “sedang memikirkan rakyat.” Jangan sampai sejarah mencatat kalian bukan sebagai wakil rakyat, melainkan sebagai pengkhianat rakyat.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Juni Ahyar

Juni Ahyar

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

TKA 2025: Ujian untuk Belajar, Bukan Hanya Lulus

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00