Dengarkan Artikel
Oleh : Zulfikar
Siswa Kelas :x.7 SMA Negeri 2 Peusangan, Bireun, Aceh
Dulu aku adalah orang yang anti dengan hal yang merusak tubuh seperti merokok, narkoba bahkan begadang, tapi seakan tanpa kusadari, aku terjerumus dalam dan rusak karena narkoba. Sehingga, veritable di atas sekarang itu semua hanya dongeng belaka.
Aku rusak dengan narkoba. Awal mulanya aku ditawarkan oleh teman temanku dan aku pun terjerumus sampai mencobanya. Satu kali, dua kali sampai kecanduan dan sekarang aku dikenal sebagai sampah masyarakat.
Padahal dulu aku dikenal sebagai pemuda terbaik di desaku, tapi itu dulu. Sekarang, semua gelar itu hilang dan hanya tersisa satu gelar yaitu pemuda sesat.
📚 Artikel Terkait
Puncaknya pada suatu malam, aku mencoba mencuri satu sepeda motor milik warga dan berakhir ketahuan. Pada saat itu aku dipukul oleh warga warga, bahkan sangking marahnya warga ada yang sampai meludahiku dan ada pula yang bilang sudah nyabu, nyuri lagI. Keadaannya mulai tenang ketika suara sirine mobil polisi terdengar. Aku pun diringkus polisi dan dimasukkan ke dalam rumah sakit jiwa untuk melakukan terapi agar kembali sehat.
Sekarang aku sudah lumayan pulih, tapi aku masih terjerat kasus mencuri dan aku pun sampai sekarang masih di dalam penjara. Sesekali aku merenungkan nasib yang begitu hancur. Aku sangat menyesali perbuatanku. Aku pun berkata lirih dalam hatiku andai aku tak mengenal apa itu narkoba, aku takkan seperti ini.
Pengalaman buruk ini, tidak boleh terjadi terhadap orang lain, khususnya remaja segenerasjku. Aku harus mengingatkan kepada generasi – generasi muda kita agar tidak menggunakan narkoba. Jangankan menggunakan, bahkan mendekatinya saja tidak boleh. Oleh sebab itu, aku meminta kepada seluruh orang tua di Indonesia agar selalu mengawasi anak anak generasi muda, diawasi jangan sampai terjerumus ke jalan yang salah seperti yang aku alami.
Aku menyesal. Sayangnya nasi sudah jadi bubur. Penyesalan itu pasti, namun untuk apa kalau sudah terlanjur terjerumus, menyesal pun tak membuat kita sehat seperti sedia kala. Aku telah mendapat pelajaran buruk yang mempuruk diriku sebagai sampah masyarakat.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





