POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Ketika Sepucuk Surat Luka Terdampar di Pantai Pasir Putih‎

Anies SeptivirawanOleh Anies Septivirawan
July 29, 2025
Ketika Sepucuk Surat Luka Terdampar di Pantai Pasir Putih‎
🔊

Dengarkan Artikel


‎
‎Oleh Anies Septivirawan 
‎

‎
‎Suatu pagi, musim kemarau, penghujung Juli di destinasi wisata bahari Pasir Putih. Matahari di ufuk timur masih sepenggalah. Belum terlalu menyengat kulit. Langit cerah nan biru menaungi hati puluhan pekerja yang datang atas nama undangan pada sepucuk surat yang dilayangkan oleh pemerintah Kabupaten Situbondo.
‎
‎Di selembar kertas risalah berlogo pemerintah Kabupaten itu terselip perihal: rapat koordinasi.
‎
‎Mereka adalah kepala keluarga yang berjumlah 72 orang. Mereka telah bekerja dan mengabdi sejak puluhan tahun yang lalu. Jiwa dan hati mereka sudah akrab dengan angin pantai, debur ombak, serta sepasang sun set dan sun rise di cakrawala.
‎
‎Dan mungkin pada hari Senin Legi nan  murung itu, semua yang indah di rasa mereka akan segera berakhir. Tidak ada sun set sun rise, tak terdengar lagi debur ombak nan lembut, tak ada juga sambutan angin pantai yang bernyanyi di tengah rutinitas setiap mereka bekerja.
‎
‎Karena mereka telah membaca sepucuk surat undangan itu berulang – ulang. Bak disambar petir namun tidak ada hujan, sepasang mata mereka yang normal membaca sebaris kalimat tiba -tiba kumpulan huruf-huruf itu seolah menari mengejek nasib mereka yang jelek: mereka di-PHK secara sepihak.
‎
‎Sinar sang surya semakin tinggi dan panasnya menghisap keringat dari sumur pori-pori mereka. Bagi mereka tak ada lagi perihal rapat koordinasi. Bagi mereka, sepucuk surat itu bagai sebuah kapal dari samudera yang akan menjemput mereka pulang ke rumah. Namun mereka tidak sudi pulang ke rumah.
‎
‎Para pekerja turun ke jalan raya jurusan Situbondo – Surabaya. Meminta sang Bupati muda agar menggunakan rasa. Meminta agar sang Bupati muda mau menjahit lembar mimpi mereka yang koyak.  Mereka unjuk rasa. Mereka tak rela sepucuk surat itu menjemputnya. Mereka tidak mau sepucuk surat itu menawarkan luka. 
‎
‎
‎Situbondo, Senin Legi, Juli 2025
‎
‎
‎Catatan kaki: radarsitubondo.jawapos.com

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

Di antara Gelap dan Harapan.

Sumbar Talenta Indonesia Tampil Memukau di Resepsi Nasional RI di Hilton Bosphorus, Istanbul

Bidadariku

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Anies Septivirawan

Anies Septivirawan

Anies Septivirawan adalah penikmat tulisan seni sastra dan budaya. Ia gemar menulis puisi sejak tahun 1995 sampai saat ini. Ia bergabung dengan himpunan penulis penyair dan pengarang nusantara (HP3N) Kota Batu dan SATUPENA Jawa Timur. Anies Lahir di kelurahan Dawuhan, Situbondo, Jawa Timur. Aktivitasnya sehari-hari sebagai wartawan media online. Baginya, menulis adalah upaya mengusir ion -ion negatif di dalam tubuh agar tetap sehat dan panjang umur. Ia sudah menulis 3 buku antologi puisi tunggal dan puisi-puisinya juga menyemarakkan sejumlah buku antologi bersama. Puisinya dan tulisan lainnya juga pernah satu buku dengan Gol A Gong. Buku antologi puisi tunggalnya yang pertama berjudul "Luka dan Kota Sepi Literasi", yang kedua adalah "Menimang Rindu Senja Kala" dan buku yang ketiga berjudul "Dua Senja Menyulam Damai"

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Kuliah Tanpa Beban: Kritik Terhadap Klaim Kuliah yang Terlalu Mudah

Negeri Muslim atau Negeri yang Lupa? Belajar dari Negara Non‑Muslim yang Maju

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00