POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Puisi-Puisi Boy Mihaballo

RedaksiOleh Redaksi
July 25, 2025
Tags: #Puisi
Puisi-Puisi Boy Mihaballo
🔊

Dengarkan Artikel

BIKIN PUISI LAGI

Hari ini aku harus menulis
sebarisan kata yang keluar dengan sendirinya
Apakah ia akan mengumpat atau mencela
Aku pun tak tahu apa yang akan hadir nantinya

Kata adalah kota kita
Ia terstruktur dari pondasi huruf-huruf kapital
Meniangpancangi arsitektur kalimat pokok
Dan didindingi rambu-rambu bahasa yang bisa bahaya

Kita adalah kata-kata kita
Yang hidup dan menghidupi berjejer bangunan bahasa
Tidak perlu otoritas untuk membangun solidaritas
Tak usah perang bila ingin memperluas dagang

Tetapi kota hanyalah satu dari seribu
Apa yang terjadi dengan kita serta kata-kata kita hanya meruang di satu kota
Aku berhenti sejenak di kedai kopi
Kupikir pasti akan kutemui jawabannya
Tetapi yang tersaji adalah kopi Itali
Lengkap dengan aroma mafia
Serta mencium cincin di jari tangan Don
Mendadak terdengar perintah
“Habisi tikus dan kucingnya saja, bawa anjingnya kesini,” semua bergerak dalam senyap
Operasi sunyi bekerja tanpa henti
Ia mengamputasi kata demi tegaknya kota
Ribuan anak buah Don bergerak
Mereka bergerak sebagai mesin pendobrak
Dan kini kota pun sunyi sepi dan tersendiri
Semua kata dan kita telah tertata
Ia serupa lemari dari batu bata
Kadang bila embun turun
Ia menjadi satu lemari batubara
Inilah aset kota
Yang tersusun dari kita dan kata-kata
Yang serupa dengan lemari dari batu bata
Namun kadang menjadi satu lemari batubara
Semua itu harta
Apakah itu ada harga atau tak berguna
Bukan keputusan seorang Don
Sebab kota tanpa kita dan kata-kata
Menjadi barak militer dengan pendingin udara
Keteraturan adalah peraturan
Tak ada yang berani bersuara dalam barisan
Bahkan bernapas pun ada ritmenya
Itu bukan kota kita
Itu bukan kita
Juga bukan kata-kata kita

📚 Artikel Terkait

Perempuan Dengan Ember Hitam

Dari Geng Motor ke Jalan Lurus

Pesan Yang Diabaikan

Duka Lansia Janda Sektim

Aku hanya menulis puisi
Bukan provokasi

Cipondoh Makmur, 18 Juni 2025 jam 11:39

PUISIMU BUKAN PUISI

Aku lelah membaca puisimu
Rentetan kata-kata yang melesat menjauh
Kabur dari realita hidupku
Takkan mampu ku rengkuh kata-kata itu
Sepertinya mereka menghindar dariku
Mengapa terus kau sodorkan itu
Puisi yang berlari meninggalkan mataku
Tiada jejak makna yang tersisa disini
Di tempat aku berdiri menatapnya pergi
Ingin ku kejar kata-kata mu
Tetapi semakin ku lari kian jauh rentang kami
Kakiku penat tak terkira
Dan luka menguar di telapaknya
Tanah yang ku pijak memesamkannya
Ku dengar aliran darah memekau
Kakiku tersulut berahi
Yang membongkahi tanah tempat ku berdiri
Lalu sunyi tak lagi sepi
Sebab kini ku temani
Kami merintih bersama
Dalam nada-nada blues yang menjerit
Derita ini harus ku tunda
Walaupun itu hanya sejenak
Sebab sedetik tangis nirleka
Membuat seribu hari luka tersapu awan
Dan ingatlah selalu
Ini bukan puisimu yang terus melaju
Dan tak mampu kubaca selalu
Karena puisimu adalah tentang mimpimu
Ia tak pernah menoleh tanah kami yang kelu
Ia tak mau mendengar tangis kami yang sedu
Ia tak sudi menjadi mulut bagi luka kami yang beku
Kami berseru, “Puisimu Bukan Puisi”

Cipondoh, 25 Juli 2025 13:18

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Tags: #Puisi
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Puisi-Puis Kang Thohir

Dunia Literasi dan Aksi

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00