🔊
Dengarkan Artikel
Dari kejauhan aku mendengar suara tembakan. Sejenak aku menutup mata dan menundukkan kepalaku sambil berdoa pada Tuhan agar kekacauan ini segera usai. Namun aku terkejut saat mendengar suara jeritan seseorang. Sontak aku membuka mataku dan berlari menuju ke arah sisa puing-puing bangunan untuk berlindung. Zaky berada tepat di depanku dan memintaku untuk tetap tenang. Tiba-tiba terdengar suara helikopter melancarkan serangan udara. Helikopter itu menyapu bersih orang-orang ini dengan mesin pembantainya. Baca selengkapnya Merah Menyala
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.





