POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Kuliner

Khasiat Tempe Mentah

Siti Hajar by Siti Hajar
Februari 19, 2025
in Kuliner
0
Khasiat Tempe Mentah - image_1739876249531 | Kuliner | Potret Online

Ilustrasi

Oleh Siti Hajar

Iseng saya membuat jajak pendapat melalui status whatspp tentang tempe. Saya membuat pertanyaan sebagai berikut, apakah efek memakan tempe mentah? Berawal dari rasa penasaran apakah boleh atau baikkah mengkonsumsi tempe yang tanpa dimasak terlebih dahulu.

Seperti kita ketahui bahwa tempe adalah produk makanan yang kaya protein nabati ini dibuat dari fermentasi kacang kedelai atau kacang kuning yang sudah direbus ditambahkan ragi tempe dan kemudian disimpan. Setelah itu tumbuhlah jamur putih yang menyelimuti kacang kedelai tadi. Inilah yang kemudian dinamakan tempe.

Baca Juga
  • Khasiat Tempe Mentah - 99840128 d4ca 41aa a17a 4104b004adac | Kuliner | Potret Online
    Aceh
    Ngopi dan Logos: Catatan Santai dari Pinggir Meja Kayu
    19 Mei 2025
  • 02
    Aceh
    Mengenal Gutel, Panganan Khas Gayo Saat Berburu
    09 Agu 2018

Pengetahun saya sebelumnya tentang kedelai yang merupakan bahan dasar pembuat tempe adalah ia tidak bisa dikonsumsi jika tanpa perlakukan panas terlebih dahulu. Proses pemanasan ini bisa dengan direbus, dikukus atau digoreng.

Dalam proses pembuatan tempe ada langkah perebusan terlebih dahulu, makanya tempe bisa langsung dimakan tanpa ada perlakuan terlebih dahulu. Walau rasanya tidak selezat tempe goreng terutama yang sudah ditambahkan tepung semisal tempe mendoam atau bahkan tempe bacem yang sudah dimasak dengan tambahan bumbu-bumbu dasar perdapuran. Alamak gurihnya tiada tara.

Baca Juga
  • Khasiat Tempe Mentah - 6fe02749 3ffd 45a0 afb8 74af776f1ecc | Kuliner | Potret Online
    Aceh Tengah
    Cecah Ries Makanan Tradisional Khas Aceh Tengah
    12 Mei 2024
  • 02
    Aceh
    KULINER TRADISIONAL KHAS ACEH
    23 Apr 2021

kembali ke hasil dari jajak pendapat kecil-kecil yang saya lakukan. Ada beberapa jawaban yang menguatkan hipotesa awal saya, dimana tempe tidak masalah jika dimakan mentah.

Jawaban pertama saya dapatkan dari teman saya seorang laboran yang sepertinya pernah melakukan uji coba atau praktikum tentang perkecambahan, dia mengatakan bahwa si tempe ini jika dimakan mentah maka kacangnya akan tumbuh. Ha ha ha … saya langsung ngakak membaca jawaban ini.

Baca Juga
  • Khasiat Tempe Mentah - 2025 05 11 15 44 23 | Kuliner | Potret Online
    Essay
    Ziarah Asam Pedas Menuju Kebahagiaan Hakiki
    11 Mei 2025
  • 02
    Aceh
    Warga Berburu Kuliner di Anjungan PKA
    12 Agu 2018

Saya langsung membals pesannya dengan emot horor. Seram enggak sih setelah kita makan tempe mentah, eh malah kacangnya akan tumbuh di dalam perut kita. Ini persis ketakutan saat kita kecil dulu setelah makan semangka dan ketelan bijinya, khawatir besoknya di kepala sudah tumbuh tanaman semangka. Tentu saat kita kecil dulu ini sangat mengerikan.

Teman saya yang lain sepertinya pernah sakit perut dan mencret setelah makan tempe mentah pada malam harinya. Ia menjawab, diare kak. Mengetahui jawaban ini, saya langsung teringat kasus orang-orang yang laktosa intoleran–orang yang minum susu kemudian akan mengalami diare. Ini masuk akal karena tempe mengandung banyak bakteri yang dari hasil penelitian juga mengatakan bahwa bakteri pada tempe tergolong probiotik.

Bakteri ini baik untuk organ pencernaan. Namun, bagi yang sebelumnya belum pernah makan tempe mentah, bakteri yang di dalam saluran pencernaan syok karena ada pendatang baru.

Teman saya yang lain mengirim tangkapan layarnya yang memuat artikel tentang bahaya makan tempe mentah karena dapat memicu kanker. Dari semua jawaban ini yang paling membuat saya syok.

Karena, setelahnya saya juga menerima jawaban yang sama ternyata ini jauh lebih berbahaya bagi seseorang yang sedang menderita kanker dan juga orang dengan riwayat pernah menderita sakit kanker.
Jawaban santai teman dekat saya yang lain, enggak apa-apa, Kak.

Karena kacang kedelai yang sebelumnya sudah dimasak Insyaallah tidak akan membawa efek buruk pada tubuh kita. Dalam sebuah bahasan dari ustaz Zaidul Akbar pernah mengatakan tempe mentah bagus dimakan berserta dengan kurma. Ini lebih sehat dibandingkan dengan tempe goreng tentunya. Demikian menurutnya. Yes, I’am agree.

Teman saya yang berdomisili di pulau Jawa menjawab lebih masuk akal menurut saya. Mungkin berdasarkan pengalaman, beliau mengatakan bahwa tempe mentah bagus untuk kesehatan pencernaan karena mengandung probiotik.

Namun ini juga harus dilihat kadar atau jumlah yang kita konsumsi perhari harus ada aturannya. Beliau juga menyebutkan bahwa tempe mentah ini ada dalam JSR (Jurus Sehat Rasulullah) yang dipelopori dr. Zaidul Akbar. Sebagai informasi tambahan beliau juga mengatakan bahwa tempe malah tidak baik jika dimasak karena sebagian besar proteinnya akan rusak, bakteri baik pun mati. Perlakuan pada tempe seperti dikukus juga dapat menghilangkan sebagian besar proteinnya.

Walaupun demikian teman saya ini mengatakan tidak disarankan untuk yang memiliki riwayat kanker. Ini erat kaitannya dengan kedelai dari GMO (Genetic Modified Organism) atau produk pangan dari hasil rekaya genetik. Ini yang paling berbahaya.

Guys, untuk kelanjutannya Insyaallah akan saya tulis khusus tentang GMO ini. Teman-teman yang senang dengan tempe mentah, mohon untuk mengkaji lebih dalam efek baik dan buruknya. Satu yang pasti bahan makanan yang harganya kian meningkat ini jangan dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan. Karena sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog saya ini.

Tags: #Masalah Sosial
Previous Post

Rabu Abeh dan Terapi Air Laut untuk Kesehatan

Next Post

Memintal Kehidupan

Next Post
Khasiat Tempe Mentah - b024699e b46d 4364 914d 1d0d9380ee33 | Kuliner | Potret Online

Memintal Kehidupan

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah