POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Sigupai Mambaco Menghidupkan Bahasa Singkil Lewat Baca Nyaring Istimewa

RedaksiOleh Redaksi
June 23, 2025
Sigupai Mambaco Menghidupkan Bahasa Singkil Lewat Baca Nyaring Istimewa
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Nita Juniarti

İni di Aceh Barat Daya, pada 22 Juni 2025 . Di sebuah sudut yang tenang di Aceh Barat Daya, warung kopi Banda Bungo, jauh dari hiruk pikuk kota. Udara pagi ini dipenuhi aroma sawah bercampur dengan wangi khas sagu yang mulai diolah. Bukan di dapur tradisional, melainkan di sebuah acara komunitas yang riuh rendah dengan celotehan anak-anak. Inilah pemandangan dari inisiatif terbaru Sigupai Mambaco, sebuah gerakan literasi lokal yang tak hanya membaca buku, tapi juga merajut kembali benang-benang budaya.

Kegiatan baca nyaring istimewa berbahasa Singkil hari ini terasa berbeda. Buku yang dibaca berjudul “Yuk Mengenal Lompong Sagu” karya Megawati Munte dan diilustrasi oleh Zuhri. Sebuah pilihan cerdas, karena buku ini tidak hanya berisi teks, tapi juga proyek kuliner.

Ini bukan sekadar membaca. Ini tentang melestarikan. Baca nyaring istimewa karena kegiatan ini melibatkan properti, dan yang paling penting, ada proyek nyata yang mereka kerjakan setelah membaca. Hari ini, karena ceritanya tentang lompong sagu, ya, anak-anak ini akan membuat lompong sagu langsung.

Dari Halaman Buku ke Piring Saji: Petualangan Lompong Sagu

Untuk anak-anak, buku “Yuk Mengenal Lompong Sagu” adalah gerbang menuju dunia baru. Setiap kata berbahasa Singkil yang dilafalkan, setiap gambar yang dilihat, adalah undangan untuk berpartisipasi. Dengan bimbingan para fasilitator yang disebut dengan koki Meri, tangan-tangan mungil itu mulai aktif meracik, menguleni, hingga membentuk adonan sagu menjadi lompong.

📚 Artikel Terkait

Pendidikan Tak Butuh Manutan, Tapi Terobosan

Tiga Guru MAS Darul’Ulum Hadiri Refresmen Fasilitator Provinsi di Jakarta

Menyelami Pesan Buya Syafii Maarif (2)

Puisi yang Menyentuh dan Lukisan yang Berbicara di Pundensari

“Kita dapat mengenal pembuatan lompong sagu secara langsung, dan dapat bertemu dengan kawan-kawan!” seru Salwa (9 tahun), dengan mata berbinar-binar penuh kegembiraan. Baginya, pengalaman ini jauh lebih berkesan daripada sekadar membaca di kelas. Ini adalah belajar sambil berkreasi, belajar sambil merasakan, dan belajar sambil berbagi.

Bagi para orang tua yang hadir, momen ini adalah kilas balik ke masa lalu. Aroma sagu yang familiar, bentuk adonan yang mengingatkan pada masa kecil, semua itu membangkitkan nostalgia. Ami, salah satu ibu yang mendampingi anaknya, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. “Bagi orang tua, setelah kegiatan ini, bisa membuat lompong sagu bersama anak.

Alhamdulillah acara hari ini sangat bagus. Kalau bisa, acara begini dibuat seminggu sekali. Jadi, bisa memperluas wawasan anak dan orang tua,” harapnya.

Lebih dari Sekadar Literasi: Membangun Identitas Budaya

Program Sigupai Mambaco ini bukan hanya tentang meningkatkan minat baca. Ini adalah upaya strategis untuk melestarikan Bahasa Singkil, salah satu bahasa ibu yang ada di Aceh. Melalui diskusi interaktif, di mana anak-anak didorong untuk bertanya, berpendapat, dan bahkan menceritakan kembali kisah dalam bahasa Singkil, fondasi identitas budaya mereka semakin kuat.

Terbukti, dengan 21 pendaftar yang antusias, kepedulian terhadap warisan budaya tak benda ini masih sangat besar. Di tengah derasnya arus globalisasi, inisiatif seperti Sigupai Mambaco menjadi mercusuar, menunjukkan bahwa melestarikan bahasa dan budaya lokal bukanlah pilihan, melainkan sebuah keharusan.

Agenda ini dilaksanakan oleh Randa, Awir, Sunniah, Meri dan Nita sebagai tim dari Sigupai Mambaco.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Pujangga Lama dan Pujangga Baru Punah, Karena Tidak Mendapat Tempat Dalam Negara Sistem Republik

Sejarah Perselisihan Bawaan Israel Sejak Jaman Nabi Yang Terus Berkelanjutan Sampai Sekarang

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00