Dengarkan Artikel
Oleh :Rasyidin Wig Maroe
Jantho sebagai urat nadi ibu kota Aceh Besar terlah berdiri lama pada tanggal 4 Mei 1984. Peresmiannya disahkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 1979, dan pada saat itu seluruh aktivitas perkantoran dipindahkan dari Banda Aceh ke Jantho pada 29 Agustus 1983.
Aktivitas Jantho pada saat itu sampai dengan 1990 hanya didiami oleh masyarakat perkantoran serta masyarakat transmigrasi. Setelah terjadinya konflik, kota Jantho sempat hening sepi karena ditinggal pergi sebagian masyarakat transmigrasi berasal dari Jawa. Kita tinggalkan sesaat masa-masa roamntis kota Jantho, dan saatnya kita memasuki Jantho menuju Kota Budaya.
Suhu cuaca Kota Jantho rata-rata setiap harinya berkisar antara 32° / 23° per 2-4 hari. Suhu yang diukur dari sebuah kota di atas bukit dapat dikatakan sebagai suhu yang terhitung normal, bahkan untuk kawasan perbukitan di Aceh besar tersebut menariknya perkiraan cuaca untuk kota Jantho sulit ditebak. Iklim hujan yang tidak mengenal waktu dan pasti menjadi anugerah bagi para petani, sehingga banyak tumbuhan tumbuh subur dan petani bisa meningkatkan produksi pertanian dengan baik.
Di samping itu alam yang mendukung para petani bertani, alam perbukitan Jantho juga menguntungkan bagi aktivitas pendidikan seni budaya di lembaga pendidikan tinggi seni ISBI Aceh yang diresmikan pada tahun 2013 oleh presiden SBY.
Dengan kontur perbukitan nan hijau di ketinggian sekitar 113 meter dari permukaan laut (MDPL) membuat kita digiring ke pada suasana pendidikan Perguruan bela diri Shaolin (atau juga dikenal sebagai Shaolin Kungfu) berasal dari Kuil Shaolin yang terletak di Gunung Songshan, Provinsi Henan, Tiongkok.
Kuil Shaolin berada di pegunungan Songshan karena lokasi strategisnya sebagai benteng alami dan juga karena peran pentingnya dalam sejarah dan budaya Tiongkok. Pegunungan Songshan memberikan perlindungan alami dari serangan, dan Kuil Shaolin menjadi tempat berlatih dan tinggal bagi para biarawan Buddha yang juga mahir dalam seni bela diri.
Beberapa alasan lebih detail mengapa Kuil Shaolin berada di pegunungan, yaitu; Benteng Alami, kawasan pegunungan Songshan memberikan pertahanan alami terhadap serangan, sehingga Kuil Shaolin dapat berfungsi sebagai tempat berlatih dan tinggal yang aman. Kekuatan Spiritual; daerah pegunungan juga memiliki makna spiritual yang kuat dalam budaya Tiongkok, sehingga Kuil Shaolin dapat menjadi tempat yang cocok untuk latihan dan pemikiran yang mendalam. Peran Sejarah; Sejarah Kuil Shaolin memainkan peran penting dalam sejarah Tiongkok, dan lokasinya di pegunungan memberikan simbolisme tentang ketahanan dan ketahanan dalam menghadapi tantangan. Budaya Lokal: wilayah pegunungan Songshan memiliki budaya lokal yang kuat, dan Kuil Shaolin menjadi simbol penting dari budaya tersebut.
Ketika masyarakat bertanya apa yang menarik ketika seorang mahasiswa melakukan studi di perguruan tinggi seni ISBI Aceh yang terletak di atas bukit di kota Jantho?
📚 Artikel Terkait
Pertanyaan ini pastinya akan selalu menjadi pertanyaan primer bagi semua peminat seni dan orang tua yang sedang mencari perguruan tinggi negeri seni yang baik untuk putra putrinya. dan para orang tua tentu akan mengikhlaskan anaknya untuk mengenyam pendidikan dengan kondisi social dan alam yang mendukung.
Alam dan susana Kampus seni ISBI Aceh di Kota Jantho seperti menjawab dengan tuntas berbagai hal mengenai posisi keadaan alam yang bertujuan untuk membentuk budi pekerti serta etika yang baik untuk menciptakan insan seni yang memiliki cinta untuk mengembangkan kebudayaan Nusantara. İni juga membuat lokasi keberadaan ISBI Aceh memiliki kesamaan konsep seperti yang diterangkan dalam konsep tata letak pada perguruan tinggi bela diri shaolin di pegunungan Songshan.
Keadaan alam perbukitan diapit pegunungan M3 serta pegunungan Seulawah Agam di sebelah sosial untuk penggemblengan positif terhadap pembinaan generasi muda Indonesia.
Kota Jantho punya alam yang eksotis/ Alamnya sejuk, suhu panasnya tidak sama seperti suhu di wilayah Aceh pesisir pada umumnya. Suhu normal Kota Jantho yaitu 32° / 23° berkisar per 2-4 hari dan setiap hari akan terguyur hujan tanpa diketahui kalau tidak melihat informasi BMKG.
Pada suhu yang sangat mendukung untuk penempaan diri berkonsentrasi berlatih menemukan gagasan serta berlatih melakukan riset kebudayaan bertujuan menstrukturisasikan pengalaman riset, latih, menciptakan ide serta merumuskan konsep pertunjukan. Untuk itu di perlukan sebuah ruang hening agar nantinya berfungsi menjadi tempat untuk berkontemplatif. Tujuan ya, agar tujuan seorang kreator dapat menggali segala potensi yang dimilikinya serta menajamkan kemampuan fisik dilatih agar memudahkan diri membentuk tubuh yang mampu menyatukan kemampuan, mengfungsikan teoritis dan praktis pikiran creator muda Nusantara.
Konklusinya dengan sangat mudah menciptakan tubuh dan gagasannya, menemukan daya cipta repertoar-repertoar baru pertunjukan. Sehingga nantinya misi dan visi mereproduksi sumber daya manusia bisa terwujud. Juga untuk menyelematkan kebudayaan Aceh serta mengembangkan dalam berbagai konsep serta cepat merespon berbagai hal yang menyangkut dengan kepunahan berbagai instrument kebudayaan yang pernah dimiliki provinsi Aceh, serta provinsi-provinsi yang ada di Nusantara.
Biografi penulis:
Nama :Rasyidin Wig Maroe,
Pekerjaan : Dosen Prodi Seni Teater ISBI Aceh
Jabatan : Kepala Laboratorium Teater
Aktif sebagai pelaku seni teater. Gemar melakukan pertunjukan eksperimental dengan titik konsetrasi mencari lokasi-lokasi menarik yang berada di provinsi Aceh serta di wilayah Indonesia lainnya guna untuk menjadi lokasi riset serta lokasi untuk dipromosikan diperkenalkan kepada dunia.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






