Senin, April 20, 2026

Kegalauan Bapak

Mei 2025

Oleh Tabrani Yunis 


Nak,

Kemarilah duduk sejenak

Kuharap kau dapat menyimak

Setiap kata dan kalimat Bapak

Walau usiamu masih anak-anak

Bapak harus senantiasa arif dan bijak

Mengalirkan rasa galau yang memuncak

kegalauan terus menyelinap di benak

Kau harus mampu membaca yang tidak tampak

Nak,dengarkanlah kata orang bijak 

Bacalah sejarah negeri sejuta tapak 

 yang  tengah kehilangan jejak 

dijamah  cengkeraman penguasa dan pengusaha tamak 

Dipeluk mesra wakil rakyat bermental budak

Lihatlah Nak

Mereka biarkan semua isi bumi dipalak

Masing-masing menguasai lapak 

Sementara pundak dan kepala rakyat diinjak-injak 

Dengan muka berwajah badak

Nak,

Jangan  biarkan galau dan risau Bapak kian memuncak 

Melihat pemimpin negeri kian tamak dan galak 

Rakyat hidup lemas terpijak 

Pesan Bapak Nak

Siapkan dirimu dengan ilmu falak dan akhlak 

Sebelum terusir dan kehilangan tempat berpijak 

Negeri ini akan tinggal setapak 

Karena semuanya telah habis digasak dan palak

Lihatlah Nak

Negeri ini, negeri yang sangat luas melalak 

Kiminin kelam, berselimut gelap gulita yang terus mengarak 

Janganlah engkau menjadi budak yang juga tamak 

Nak, lihatlah agar tampak 

Tak perlu mata terbuka terbelalak 

Melihat  Negeri kaya raya utang membengkak

Karena otak kehilangan faal dan hanya tinggal tengkorak 

Bagaimana bisa bergerak menapak ke pun ak

Bila negeri ini dibajak dan dipalak pemalak?

Nak, semoga saja kau tampak

Melihat Rezim zalim semakin miskin akhlak 

Menguasai hajat hidup rakyat dengan memalak 

menghisap dan melahap uang pajak

Sambil tertawa terbahak-bahak 

Tak ada yang kuasa untuk menolak 

jantung rakyat pun tak berdetak- detak

dihimpit kesulitan ekonomi yang tersentak

Walau rakyat makin tersungkur dan tergeletak

Itulah resah dan kegalauan Bapak 

Tentang Penulis
Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist