POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Puisi Rosli K. Matari Untuk Zab Bransah dan Mustiar Ar

RedaksiOleh Redaksi
May 13, 2025
17 RANGKAP SAJAK HUJUNG PETANG
🔊

Dengarkan Artikel

Tetapi Satu Bab Lagi,

       - untuk Zab Bransah

Lowell yang meninggalkan
Near the Ocean
mengungkapkan
kehidupan, keindahan

Pada sela-sela baris,
tak lepas-lepas
merenung juga tragis,

Ingatan sedih-sedih
hidup ini tebal, keras, pedih

Demikian, Zab
hidup ini, pada satu bab
mengandungi
matahari
tetapi satu bab lagi,
hujan lebat menanti

Basah
hujung noktah

Ah, hidup ini,
bagai Day By Day, puisi
Lowell yang akhir sekali,
dan dia pun pergi

Hidup ini pergi, bergerak,
bergerak,
bersekali detik, berdetak

Renunglah,
batu berlumut, pecah
abuk, dan debu
tak menunggu

Kita penyair
sesekali menulis
tentang pasir,
lewat titik gerimis

Romantik,
melankolik

Kedua-dua itu berbaur
tidak mudah ditafsir

Tetapi, kita boleh belajar
dari pasir,
dan gerimis untuk makna
lain pula

Hal kecil-kecil, segala halus
dari cebis-rebis
debris,
itu semua untuk puisi,
kitalah merenung erti.

Jauh Hujung

📚 Artikel Terkait

Jiwa yang Terpanggil

Jangan Terlalu Percaya dengan KPK, Kecuali OTT

MEDIA PROMOSI MEMPERKENALKAN KUFLET KE SEANTERO DUNIA

Mewaspadai Cyberbullying Pada Anak

     - lagi, puisi 
         untuk Mustiar Ar

troatar
mungkin menunggumu, mustiar

semua simpang, atau lurus
jauh hujung, sana itu djakarta, terus

tetapi kau, jangan ke sana
sahabatku, mustiar

mimpimu tak mengenal djakarta
bengkok-bengkang jalan persis liar

di sana neon, menunggu
tetapi akan cepat melupakanmu

bahkan, kupu-kupu
bukan untukmu

tak usahlah pergi
barangkali,

kau tak mendengar
getar

bisik, rindu
meulaboh padamu

ombak, angin, rhu
mencintai puisimu

camar meninggalkanmu, pergi
tetapi kembali

tak banyak yang indah
dalam hidup ini,

semua lain itu, pecah-pecah
tinggal melankolia, sepi

pasir, berdebu
kerang, serpih-serpih cangkerang

daun luruh, dilupakan waktu
dan sentiasa pergi, bayang

tetapi hidup tidak luluh,
matahari datang pergi

seperti balam subuh
bertemu juga cerah-meroh hari

hidup ini harus seperti api
walau bara, abu, akhir sekali

nanti, kalau ada gerimis
tulis puisi untukku, ya

bisik, atau tangis
pasir dan perahu, meulaboh sana


Rosli K. Matari, sasterawan penyair Malaysia. Beliau merupakan Sasterawan Negeri Kelantan 2020 dan penerima SEA Write Award 2021.
.
Antara kumpulan puisi beliau, Matahari Itu Jauh (Insitut Terjemahan dan Buku Malaysia, 2015), memuatkan 52 buah puisi pada sekitar kunjung kembaranya, pada tahun 2014 di Sumatera, sepanjang lewat kota Medan sehingga ke DanauToba, Pulau Samosir.

Kumpulan puisi terkenal beliau ini dianggap antara pengucapan yang penting dan cukup bermakna pada jambatan sastera Malaysia – Indonesia.

  • Editor.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share7SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Tertipu Sehat, Terlena Waktu Senggang

Tertipu Sehat, Terlena Waktu Senggang

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00