POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Ziarah Asam Pedas Menuju Kebahagiaan Hakiki

RedaksiOleh Redaksi
May 11, 2025
Ziarah Asam Pedas Menuju Kebahagiaan Hakiki
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Tiga hari libur. Sebuah momen langka yang lebih langka dari senyuman tulus dari debt collector. Ini saatnya liburan. Bagi yang suka julid, baper akut, iri kronis, dan alergi terhadap kebahagiaan orang lain, liburan wak. Percayalah, liburan bukan hanya kebutuhan jasmani, tapi juga eksorsisme jiwa. Biar otak di-reset. Biar aura dendam kesumat itu bisa kembali netral seperti air cucian beras.

Maka kami sekeluarga melakukan ziarah kuliner dan kontemplasi eksistensial ke tempat suci bernama Tanjung Bajau, Singkawang. Sebuah destinasi wisata yang katanya bisa menyembuhkan luka batin hanya dengan duduk memandangi batu-batu pasrah di tepi pantai. Tapi, tentu saja, sebelum sampai ke puncak pencerahan spiritual itu, kami harus melewati ritual perut, yang sering diabaikan orang-orang modern yang terlalu percaya kopi bisa menggantikan makan siang.

Kami mampir di sebuah tempat sakral, dulu namanya Kafe Galaherang, sekarang bersolek menjadi Bandar Mempawah. Jangan tertipu oleh namanya yang terdengar seperti pelabuhan penyelundupan cinta, karena di sinilah kenikmatan hakiki dan kedamaian semesta disajikan dalam bentuk ikan berkuah merah.

Saya, seorang peziarah kuliner yang tidak gampang tergoda oleh gimmick promo ShopeeFood, langsung memesan ikan asam pedas Senangin. Ini bukan sembarang ikan. Ini Senangin, ikan yang tampaknya mati dengan ikhlas demi menyatukan umat manusia lewat citarasa. Saat kuah asamnya menyentuh lidah, saya mendadak tercerahkan, inilah esensi hidup, asam, pedas, dan penuh duri, tapi tetap bisa dinikmati jika dimasak dengan cinta.

📚 Artikel Terkait

KEPEDULIAN UNTUK MEMBERIKAN PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK

Sabang: Daerah Wisata, Jalur Free Port dan Harapan Baru

Belum Lelah Menggugah

KAMU HEBAT DENGAN BAKATMU

Lalu datanglah bala bantuan, pakis (miding) tumbuhan hutan yang dipanen dengan air mata harapan. Disusul telur dadar, simbol kesetiaan rumah tangga, dan sambal udang, pemantik api cinta di dalam perut. Semuanya bersatu padu, menciptakan simfoni rasa yang membuat saya ingin mendeklarasikan perdamaian dunia di atas meja makan.

Dalam keheningan penuh kunyahan, saya sadar satu hal penting,
perut yang damai melahirkan jiwa yang waras.
Perut lapar? Jangan salahkan kalau tiba-tiba kamu debat kusir di kolom komentar Instagram artis.
Perut kenyang? Bahkan mantan pun terasa bisa dimaafkan.

Setelah ritual makan dan istirahat yang hampir menyerupai retret rohani itu, kami pun melanjutkan perjalanan. Menuju Tanjung Bajau, bukan lagi sebagai wisatawan biasa, tapi sebagai manusia baru yang sudah bertobat lewat asam pedas.

Saya pun berjanji dalam hati, jika dunia ingin damai, beri setiap pemimpin se-mangkuk ikan asam pedas.
Minimal, biar mereka diam sejenak, ngunyah dulu sebelum ngumbar amarah.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Pemimpin yang Lupa Menjadi Manusia

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00