POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Kudeta Halus dan Gerbong Gaib

Rosadi JamaniOleh Rosadi Jamani
May 3, 2025
Kudeta Halus dan Gerbong Gaib
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Drama 103 jenderal vs 1 Gibran terus menjadi tontonan negeri ini. Terus bergulir seperti bola liar. Menggelinding ke mana-mana, termasuk ke tubuh TNI itu sendiri. Try Sutrisno sebagai motor aksi 103 jenderal itu, seperti ditantang. Sang anak sempat dimutasi, lalu SKnya dibatalkan. Ada apa ini? Mari kita simak tentu tidak melupakan ritual suci membaca, seruput kopi. 

Wacara dari sesepuh 103 jenderal terus melambung. Itu bak meteor jatuh menghantam Mabes TNI. Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, anak kandung Try Sutrisno, kena imbas. Sang jenderal muda dimutasi. Dari posisi terhormat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), ia digeser menjadi Staf Khusus KSAD. Jabatan baru yang dalam bahasa kasarnya setara dengan “bangku cadangan elite”.

Namun, sebelum rakyat sempat mencerna peristiwa itu, alam semesta seolah berkonspirasi untuk mengembalikan keseimbangan kekuasaan. Keputusan mutasi itu… dibatalkan. Secepat sinyal WhatsApp centang dua biru, namun tak dibaca. Letjen Kunto resmi tetap menjabat sebagai Pangkogabwilhan I. Keputusan itu tercantum dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554.a/IV/2025, diterbitkan pada 30 April 2025, hanya satu hari setelah SK sebelumnya (Kep/554/IV/2025) menyatakan hal sebaliknya.

Penjelasan resmi pun dikeluarkan. Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen Kristomei Sianturi, tampil dalam jumpa pers virtual yang mendadak jadi tontonan primetime. Dengan gaya naratif seperti juru bicara kerajaan mistis, ia berkata bahwa mutasi Letjen Kunto dibatalkan karena “rangkaian gerbongnya belum siap bergeser.” Sebuah pernyataan yang langsung membuat rakyat membayangkan Mabes TNI sebagai stasiun kereta api besar, di mana para jenderal adalah lokomotif-lokomotif megah yang tak bisa jalan karena rem tangan belum dilepas.

Ternyata, ada sejumlah perwira tinggi yang belum bisa meninggalkan jabatannya, sehingga mutasi terhadap Letjen Kunto ikut tertahan. Dalam bahasa yang lebih sastrawi, jalur mutasi tersumbat karma organisasi. Maka diputuskanlah untuk “meralat” alias membalik takdir militer hanya dengan secarik surat dan tanda tangan Panglima.

📚 Artikel Terkait

Lelaki Penjual Es di Pinggir Jalan

Arah Pendidikan Tinggi: Antara Kemewahan Luar Negeri dan Kedaulatan Akademik Dalam Negeri

Jejak Budaya Dalam Bayang Kuasa

Hutan Kota

Tentu saja, semua ini disebut demi “kepentingan organisasi.” Kristomei menegaskan mutasi tidak terkait dengan urusan politik, tidak terkait dengan siapa anak siapa, tidak terkait dengan tekanan dari para purnawirawan, tidak juga karena Letjen Kunto sedang trending di Twitter.

Namun, rakyat yang terbiasa hidup di tengah plot twist sinetron politik tidak semudah itu percaya. Apakah benar ini semua hanya masalah logistik jabatan? Atau sebenarnya ini adalah bentuk kudeta halus yang gagal karena satu dokumen Word belum disimpan? Apakah Letjen Kunto sebenarnya hendak dibungkam, lalu diingatkan bahwa darah Jenderal Try masih mengalir di tubuhnya?

Dari luar, ini tampak seperti administrasi biasa. Tapi bagi yang memiliki mata batin politik, ini adalah drama epik internal TNI, di mana kekuatan lama, masa depan politik, dan kehormatan militer saling bertarung dalam diam. Kunto tak hanya anak dari seorang legenda, tapi kini menjadi simbol tarik-menarik kekuasaan, semacam Frodo Baggins yang membawa cincin mutasi menuju Gunung Mabes.

Ketika SK dibatalkan, rakyat hanya bisa tertegun. Satu-satunya yang pasti dalam republik ini, selain pajak dan macet, adalah segala sesuatu bisa berubah dalam semalam, bahkan nasib seorang letnan jenderal. Karena ini Indonesia, tempat di mana kebenaran bisa ditangguhkan, SK bisa dibatalkan, dan sejarah bisa disunting sebelum subuh.

#camanewak

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Tertambat Tembang Bidadari

Tertambat Tembang Bidadari

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00