• Latest
Kudeta Halus dan Gerbong Gaib - 2025 05 03 08 35 27 | # Ironi | Potret Online

Kudeta Halus dan Gerbong Gaib

Mei 3, 2025

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

‎Ghost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
fd4ef5b5-307b-48e6-adff-f924e420a87b

Mengkritik Dan Mengajak Merenung Melalui Puisi Esai

April 19, 2026
ad86b955-a8e6-412e-b371-a15c846736db

Sedih Sekali, Ibu Guru Diacungi Jari Tengah oleh Siswanya Sendiri

April 19, 2026
Minggu, April 19, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Kudeta Halus dan Gerbong Gaib

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Mei 3, 2025
in # Ironi, #Aspirasi
Reading Time: 3 mins read
0
Kudeta Halus dan Gerbong Gaib - 2025 05 03 08 35 27 | # Ironi | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Rosadi Jamani

Drama 103 jenderal vs 1 Gibran terus menjadi tontonan negeri ini. Terus bergulir seperti bola liar. Menggelinding ke mana-mana, termasuk ke tubuh TNI itu sendiri. Try Sutrisno sebagai motor aksi 103 jenderal itu, seperti ditantang. Sang anak sempat dimutasi, lalu SKnya dibatalkan. Ada apa ini? Mari kita simak tentu tidak melupakan ritual suci membaca, seruput kopi. 

Wacara dari sesepuh 103 jenderal terus melambung. Itu bak meteor jatuh menghantam Mabes TNI. Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, anak kandung Try Sutrisno, kena imbas. Sang jenderal muda dimutasi. Dari posisi terhormat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), ia digeser menjadi Staf Khusus KSAD. Jabatan baru yang dalam bahasa kasarnya setara dengan “bangku cadangan elite”.

Namun, sebelum rakyat sempat mencerna peristiwa itu, alam semesta seolah berkonspirasi untuk mengembalikan keseimbangan kekuasaan. Keputusan mutasi itu… dibatalkan. Secepat sinyal WhatsApp centang dua biru, namun tak dibaca. Letjen Kunto resmi tetap menjabat sebagai Pangkogabwilhan I. Keputusan itu tercantum dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554.a/IV/2025, diterbitkan pada 30 April 2025, hanya satu hari setelah SK sebelumnya (Kep/554/IV/2025) menyatakan hal sebaliknya.

Penjelasan resmi pun dikeluarkan. Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen Kristomei Sianturi, tampil dalam jumpa pers virtual yang mendadak jadi tontonan primetime. Dengan gaya naratif seperti juru bicara kerajaan mistis, ia berkata bahwa mutasi Letjen Kunto dibatalkan karena “rangkaian gerbongnya belum siap bergeser.” Sebuah pernyataan yang langsung membuat rakyat membayangkan Mabes TNI sebagai stasiun kereta api besar, di mana para jenderal adalah lokomotif-lokomotif megah yang tak bisa jalan karena rem tangan belum dilepas.

Ternyata, ada sejumlah perwira tinggi yang belum bisa meninggalkan jabatannya, sehingga mutasi terhadap Letjen Kunto ikut tertahan. Dalam bahasa yang lebih sastrawi, jalur mutasi tersumbat karma organisasi. Maka diputuskanlah untuk “meralat” alias membalik takdir militer hanya dengan secarik surat dan tanda tangan Panglima.

Tentu saja, semua ini disebut demi “kepentingan organisasi.” Kristomei menegaskan mutasi tidak terkait dengan urusan politik, tidak terkait dengan siapa anak siapa, tidak terkait dengan tekanan dari para purnawirawan, tidak juga karena Letjen Kunto sedang trending di Twitter.

Namun, rakyat yang terbiasa hidup di tengah plot twist sinetron politik tidak semudah itu percaya. Apakah benar ini semua hanya masalah logistik jabatan? Atau sebenarnya ini adalah bentuk kudeta halus yang gagal karena satu dokumen Word belum disimpan? Apakah Letjen Kunto sebenarnya hendak dibungkam, lalu diingatkan bahwa darah Jenderal Try masih mengalir di tubuhnya?

Dari luar, ini tampak seperti administrasi biasa. Tapi bagi yang memiliki mata batin politik, ini adalah drama epik internal TNI, di mana kekuatan lama, masa depan politik, dan kehormatan militer saling bertarung dalam diam. Kunto tak hanya anak dari seorang legenda, tapi kini menjadi simbol tarik-menarik kekuasaan, semacam Frodo Baggins yang membawa cincin mutasi menuju Gunung Mabes.

Ketika SK dibatalkan, rakyat hanya bisa tertegun. Satu-satunya yang pasti dalam republik ini, selain pajak dan macet, adalah segala sesuatu bisa berubah dalam semalam, bahkan nasib seorang letnan jenderal. Karena ini Indonesia, tempat di mana kebenaran bisa ditangguhkan, SK bisa dibatalkan, dan sejarah bisa disunting sebelum subuh.

#camanewak

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

Share234SendTweet146Share
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

Next Post
Kudeta Halus dan Gerbong Gaib - 2025 05 03 08 45 52 | # Ironi | Potret Online

Tertambat Tembang Bidadari

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com