Dengarkan Artikel
Oleh Ipouw
Berdomisili di Jayapura, Papua
Penyesalan akan selalu datang, tapi tidak bisa mengubah sesuatu yang telah terjadi. Merasa kehilangan setelah ia tiada adalah hal yang paling menyakitkan.
Mako dan Lussy telah membangun suatu relasi hampir satu tahun, tetapi belakangan ini sikap Lussy sedikit aneh, hingga akhirnya Mako mengajak Lussy untuk menonton film favoritnya dan Mako menanyakan perihal keanehan sikapnya.
“Lus, aku merasa kamu berubah, kamu tidak sama seperti dulu. Apa aku berbuat salah kepadamu,” tanya Lussy.
“Tidak ada, Mako,” jawab Lussy singkat.
📚 Artikel Terkait
Merasa tak memperoleh jawaban yang memuaskan, Mako akhirnya mengajak Lussy pulang. Sesampainya di rumah, Mako ingat jika besok adalah hari pertama merayakan ulang tahunnya Lussy. Mako menyusun rencana untuk memberikan kejutan pada Lussy.
Mako menghias taman dengan berbagai pernak pernik kesukaan Lussy disertai dengan panorama lilin dan hari yang indah. Ketika persiapan telah selesai, Mako menghubungi Lussy, tapi Lussy tidak ada respons. Lussy yang sibuk dengan orang ketiganya mengabaikan panggilan Mako.
Hingga pukul 9, Lussy tak kunjung datang dan akhirnya Lussy mengirim pesan singkat bahwa ia tak bisa datang. Dengan perasaan kesal dan kecewa, Mako memutuskan untuk pulang. Namun, di perjalanan, Mako bertubrukan dengan truk, yang menyebabkan ia luka-luka seketika di tempat.
Lussy tahu kabar tersebut setelah keesokan harinya, tak pikir panjang, Lussy langsung mengunjungi kediaman Mako. Ia melihat kekasihnya terbujur kaku seakan ia tak percaya. Kemudian ibu Mako memeluk Lussy sambil memberikan handphone Mako padanya.
Lussy membukanya dan melihat video yang menunjukkan keadaan di mana Mako mempersiapkan kejutan untuknya. lussy langsung nangis sejadi-jadinya, hingga tak sadarkan diri. Ia merasa bersalah telah mengabaikan orang yang sangat mencintainya.
Sejak kejadian itu, lussy menjadi wanita pendiam dan ia jarang sekali berbicara.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






