Dengarkan Artikel
Oleh Rosadi Jamani
Kalau ente pikir kisah cinta segitiga itu rumit, tunggu sampai dengar tentang segitiga satu anak, dua bapak, dan satu kafe di Pamulang.
Saya kira puncak kegilaan dunia ini sudah kita capai saat Lisa Mariana mengaku punya anak dengan Ridwan Kamil. Tapi tidak. Semesta ternyata masih punya tabungan drama lain yang sengaja dibuka depositonya di bulan April. Masuklah satu nama, dengan gaya masuk yang tidak kalah dramatis dari sinetron China, Revelino Tuwasey, seorang pria misterius dari Pamulang, yang muncul membawa satu klaim sakral, “Itu anak gue.”
Kalau Kang Emil merasa seperti sedang dibawa ke lomba bapak ideal Indonesia tanpa konfirmasi, Revelino Tuwasey justru daftar sendiri. Dengan penuh semangat, tanpa keberanian untuk muncul di depan kamera. Alasannya? Katanya belum siap mental. Jujur, kami paham. Siapa yang siap mental menghadapi netizen medsos saat ini? Bahkan netizen TikTok pun sudah jadi horor baru yang lebih sadis dari acara The Roast.
Lewat pengacaranya, Fikri Wijaya yang tampaknya lebih banyak bicara dari Revelino sendiri, kami tahu semua detail menggemparkan itu. Dari kafe di Pamulang, mabuk-mabukan di SCBD, sampai peristiwa “check-in penuh cinta” di Sentul. Kalau ini difilmkan, Netflix pasti berebut hak siar. Judul sementaranya, “Sentul Nights: Diary of a DNA Claim.”
Lisa Mariana, sang ratu drama biologis nasional, tentu saja tidak tinggal diam. Ia membalas dengan ketegasan setajam eyeliner winged-nya, “Pansos.”
Dua suku kata yang mengguncang dunia hukum. Seolah, seluruh kredibilitas gugur hanya karena satu label. Yang jadi pertanyaan, apakah ini pansos level pemula, menengah, atau sudah profesional internasional?
📚 Artikel Terkait
Lisa bilang semua bukti sudah diserahkan ke kuasa hukum. Menyisakan kita semua bertanya-tanya, bukti seperti apa? Screenshot WA? Surat pengakuan cinta? Foto anak dengan alis tebal khas Kang Emil? Atau mungkin… hasil sidik jari pada dot bayi?
Sementara itu, Revelino masih loading mental. Namun, ia tetap bersikeras siap tes DNA. Ini seperti orang bilang mau berenang tapi belum buka baju. Dramanya semakin menegangkan ketika pengacaranya menegaskan bahwa semua ini demi “meluruskan yang terzolimi.” Wait, siapa yang dizolimi di sini sebenarnya? Netizen, mungkin?
Plot twist paling nikmat datang saat Kang Emil, sang mantan Gubernur yang kini lebih sering muncul di berita hiburan ketimbang politik, resmi melaporkan Lisa Mariana ke Bareskrim. Sungguh ironi, dari Bandung Juara kini menuju BAP Juara. Tidak tahu apakah nanti akan ada duel legal di ruang sidang, atau justru panggung debat terbuka ala Indonesia Lawyers Club.
Yang jelas, publik sudah masuk terlalu dalam. Ini bukan cuma soal satu anak. Ini soal harga diri, opini netizen, algoritma TikTok, dan warisan budaya cekcok online yang tidak ada habisnya.
Sementara Ridwan Kamil menyiapkan pasukan kuasa hukum, Lisa menyiapkan semua bukti validasi, dan Revelino masih latihan mental sambil mungkin beli baju baru buat konferensi pers perdananya, dan kita, rakyat biasa, hanya bisa duduk, ngopi, dan menikmati pertunjukan paling absurd abad ini.
Tetaplah bersama kang ngopi ini dalam drama “Dua Ayah Satu Takhta: CA, Sang Anak Pemersatu Bangsa.”
Karena di negeri ini, yang biologis bisa berubah jadi politis… kapan saja.
camanewak
Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






