• Latest
Donald Trump & Pujangga Pantat Naga

Donald Trump & Pujangga Pantat Naga

April 15, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Donald Trump & Pujangga Pantat Naga

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
April 15, 2025
in # Kebijakan Trump, #Perang Dagang, Amerika, CINA
Reading Time: 2 mins read
0
Donald Trump & Pujangga Pantat Naga
596
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Sebanyak 75 negara wajahnya sudah ditempeleng oleh Donald Trump. Bahkan, negara itu sudah mencium “pantat”nya. Kecuali, China. Wajahnya memang sempat ditempeleng. Bolak-balik malah. Tapi, bergeming. Justru malah menempeleng balik, Trump pun KO. Sekarang ia sedang menjilat ludahnya sendiri atas negeri panda.

Ketika perang dagang diluncurkan oleh sang maestro tarif impor, ia berkata lantang di depan mikrofon dan kerumunan, “China akan membayar harga!”

Kenyataannya, tak seindah drama KOVO Korea. Apa yang dibayarkan oleh China? Hanya secuil PR effort untuk menyembunyikan senyum licik saat mereka menikmati mie panas buatan lokal, tak terganggu oleh iPhone dengan tarif 20% yang kini lebih mahal dari harga jujur di kampus Ivy League.

Sementara itu, Trump, si rambut jagung, berlutut dalam diplomasi dan mengeluarkan kebijakan yang lebih fleksibel dari odol di bawah panas matahari. Ia menghapus sementara tarif untuk laptop, semikonduktor, dan smartphone. Alasan? Tentu saja bukan karena cinta damai, melainkan karena rakyatnya mulai bertanya kenapa harga headphone naik seperti harga rumah di San Francisco. China tersenyum. Negeri kekuasaan Xi Jinping malah tertawa ngakak melihat dalam negeri Paman Sam.

Di Washington, drum perang berbunyi bukan dari luar, tapi dari dalam dinding Capitol. Al Green, sang pendekar Demokrat, mengacungkan pedang pemakzulan yang ketiga, berharap bisa menebas bayangan si rambut jagung yang tak pernah hilang dari kursi kekuasaan. Namun, ini Amerika, tuan. Di mana logika adalah badut pesta, dan mayoritas Senat lebih setia pada cuitan Twitter dari konstitusi.

Meski telah dua kali dimakzulkan seperti kaset rusak yang diputar ulang, Trump selalu bangkit seperti hantu penasaran di rumah tua Partai Republik.

Rakyat turun ke jalan. Mereka bernyanyi, menjerit, melolong. Bukan karena mabuk kemenangan, tapi mabuk kenyataan. Di 1.400 lokasi, dari Alaska hingga Miami, mereka menggenggam poster bertuliskan, “Jangan sentuh Medicare-ku, tapi tolong sentuh nurani presidenmu!”

Gerakan “50501” adalah puisi kolektif, di mana 50 negara bagian bersenandung dalam nada minor. Sedangkan “Hands Off!” adalah opera tragikomedi, di mana rakyat menyadari bahwa tangan Trump tak hanya memegang pena veto, tapi juga masa depan sosial mereka, dan, dalam beberapa kasus, kantong uang federal.

Trump kini berjalan pelan di lorong kenangan, menatap pantulan dirinya dalam cermin yang retak oleh kebohongan masa lalu. Ia menjilat ludah yang pernah ia tumpahkan, ludah berisi janji perang, ludah berisi retorika nasionalis murahan, ludah yang kini terasa asin karena air mata inflasi dan tarif impor.

Baca Juga

20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Menolak Perang, Menimbang Keadilan: Eropa di Antara Moralitas, Ketakutan Strategis, dan Pergeseran Tatanan Dunia

Maret 29, 2026
Melihat Perang Iran – Israel/AS Melalui Teori James C. Scott

Runtuhnya Dominasi Barat, Datangnya Keadilan? Ujian Rasionalitas Umat Muslim dalam Menyambut Tatanan Global Baru Versi Timur

Maret 28, 2026

Dan China? Ia duduk di atas singgasananya, mengisap teh, sambil berkata pelan, “Biarkan naga tidur. Tapi kalau dibangunkan, dia tidak hanya membakar. Ia membuatmu jatuh cinta, lalu menjadikanmu budaknya.”

Perang dagang ini bukanlah perang, melainkan pertunjukan boneka di mana satu pihak membawa bom nuklir, dan yang lain membawa kupon diskon dari Alibaba. Dalam dunia yang sudah gila ini, bisa ngopi adalah satu-satunya kewarasan terakhir.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 337x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 298x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 248x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 238x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 192x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare238Tweet149
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Baca Juga

0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5
Puisi

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff
# Kebijakan Trump

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
Next Post
MASELA, HARAPAN YANG TAK LAGI TERAPUNG

MASELA, HARAPAN YANG TAK LAGI TERAPUNG

HABA Mangat

Jajak Pendapat #KaburAjaDulu

Februari 22, 2025

Pemenang Lomba Menulis – Edisi Agustus 2025

September 10, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com