POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Lautan Darah dan Susu yang Kering

Gunawan TrihantoroOleh Gunawan Trihantoro
April 9, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Gunawan Trihantoro
Sekretaris Komunitas Puisi Esai Provinsi Jawa Tengah

Setidaknya 60.000 anak di Jalur Gaza “berisiko mengalami komplikasi kesehatan serius akibat kekurangan gizi” karena pasokan makanan menyusut di tengah blokade bantuan Israel, menurut Kementerian Kesehatan daerah kantong itu. [1]


Di mana bumi dibelah oleh suara peluru,
di langit yang runtuh menjadi abu,
seorang ibu berbisik pada bayinya yang tak lagi menangis:
“Tidurlah, sayang. Lapar hanyalah mimpi sementara.”

Tapi kau tahu, Nak, di Gaza,
mimpi pun tak punya tempat untuk tumbuh.

Kau tanya mengapa perutmu berbunyi seperti granat yang gagal meledak?
Aku akan menjawab dengan daftar panjang:
blokade, tank, rezim yang mengunyah daging anak-anak seperti permen.

Di rumah sakit yang cahayanya redup oleh genjatan listrik,
seorang dokter menatap timbangan: 4 kilogram untuk anak usia tiga tahun.

Bibirnya pecah-pecah membentuk kata yang tak terdengar:
“Ini bukan kelaparan. Ini pembunuhan bertahap.”

-000-

UNICEF menyebut angka: 60.000¹.
Tapi mari kita urai satu per satu,
Muhammad, 5 tahun, menggigit tanah liat agar perutnya tak melolong.
Aisha, 18 bulan, tulang rusuknya seperti garpu yang patah.

Yusuf, 7 tahun, bertanya pada ibunya:
“Apakah surga punya jatah roti untuk kami?”

Di checkpoint, seorang tentara muda Israel menggenggam foto anaknya sendiri.
Dia tak menjawab ketika komandannya berteriak:
“Tahan bantuan itu! Mereka hanya angka!”

📚 Artikel Terkait

PGRI Pulau Banyak Barat Gelar Baksos di Sekolah Terpencil

Karma

FEB USK Kirim Dua Dosen dan Lima Mahasiswa Ikut ICDC APDMI di UNAND Padang

HABA Si PATok

Angka.
Seperti 6.000 anak yang sudah mati²,
seperti 12 jam listrik per minggu,
seperti 10 butir beras untuk lima mulut.

-000-

Untuk dunia yang memalingkan muka:
Kami tak butuh air mata kalian.
Kami butuh tepung.
Butuh susu yang tak tercampur darah.
Butuh sekolah yang bukan kuburan massal.

Seorang jurnalis asing merekam video,
tangan kecil menggapai-gapai di balik tenda pengungsian.

“Tolong,” katanya dalam bahasa Inggris yang patah,
“my stomach is on fire.”

Tapi kamera segera beralih ke narasi diplomatik:
“Kedua belah pihak diharapkan menahan diri…”

-000-

Gaza menulis suratnya dengan tubuh anak-anak.
Setiap tulang yang menjorok adalah huruf,
setiap tangis adalah koma yang tertunda,
dan titiknya?

Titiknya adalah bom yang jatuh tadi malam
di kamp Jabalia,
di mana seorang ayah mengubur anaknya
dengan nisan dari kaleng bekas susu formula.

Akhir kata, untuk kita yang masih punya makanan di piring:
Mereka tak mati karena kurang gizi.
Mereka dibunuh oleh diamnya dunia.



Rumah Kayu Cepu, 9 April 2025

CATATAN:
[1] Puisi esai ini dibuat dan diinspirasi dari https://www.aljazeera.com/news/2025/4/9/60000-gaza-children-malnourished-as-israels-blockade-continues


¹ Data dari laporan PBB, April 2025: 60.000 anak Gaza mengalami malnutrisi akut akibat blokade Israel.
² Statistik OCHA menunjukkan 6.000 anak tewas sejak Oktober 2023 hingga April 2025.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro adalah seorang penulis kelahiran Purwodadi tahun 1974. Ia merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang mulai aktif menulis sejak masa kuliahnya. Karya-karyanya telah terbit di berbagai media cetak dan online. Gunawan aktif dalam berbagai komunitas kepenulisan, termasuk Satupena, Kreator Era AI, dan Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah. Selain itu, ia juga berkontribusi sebagai penulis buku-buku naskah umum keagamaan dan moderasi beragama di Kementerian Agama RI selama periode 2022–2024. Hingga kini, Gunawan telah menghasilkan puluhan buku, baik sebagai penulis tunggal maupun penulis bersama, yang memperkuat reputasinya sebagai salah satu penulis produktif di bidangnya.

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Puisi-Puisi Fikar W.Eda

Puisi-Puisi Fikar W.Eda

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00