• Latest
Surat-Surat yang Tersangkut di Langit Gaza

Surat-Surat yang Tersangkut di Langit Gaza

April 3, 2025
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Surat-Surat yang Tersangkut di Langit Gaza

Gunawan Trihantoroby Gunawan Trihantoro
April 3, 2025
Reading Time: 3 mins read
Tags: #Puisi
Surat-Surat yang Tersangkut di Langit Gaza
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Gunawan Trihantoro

Israel mengumumkan perluasan besar operasi militer di Gaza pada Rabu, (2/4/2025) dengan mengatakan bahwa sebagian besar wilayah kantong itu akan direbut dan ditambahkan ke zona keamanannya, disertai dengan evakuasi penduduk dalam skala besar. [1]


Di sini, bahkan debu pun menangis dalam tiga bahasa:
“bahasa peluru, bahasa reruntuhan, dan bahasa doa yang tercekat.”

-000-

Di selatan Gaza, pagi mulai dengan daftar baru:
3.200 nama yang dihapus dari registri kelahiran,
46 sumur yang dikubur bersama ingatan tentang hujan,
1 kubah masjid tersisa,
arsiteknya adalah rudal bernama Iron Dome. *)

Seorang anak menulis di tembok yang terkelupas:
“Apa artinya ‘evakuasi’?
Apakah itu permainan dimana kami selalu kalah
sebelum ayah sempat mengikat sepatunya?”

Ibunya membisik angka-angka ke telinga angin:
“200 koridor ‘aman’ yang berujung kuburan massal,
7 truk bantuan yang tiba dengan bendera setengah tiang,
1 jam, 1 menit, 1 detik,
berapa lama lagi kami boleh bernapas?”

-000-

Ahmad (9 tahun), mengais kaleng di reruntuhan sekolah:
“Kakak janji kan, ini cuma latihan darurat?
Besok kita masih bisa main petak umpet di kelas 3B?”

Fatima (guru matematika, tangan kirinya terbungkus perban):
“Lihat, Nak, angka terakhir yang kuajarkan:
5.000 + 3.000 = 8.000 mayat.
Tapi kurikulum baru mereka bilang:
‘sejarah dimulai dari nol setiap kali roket mendarat’.”

Marwan (petani yang kehilahan kebun zaitun):
“Kuberi mereka seluruh hasil panen tahun 1948,
bahkan akar pohon keluarga yang terpendam.
Tapi kenapa mereka masih haus?”

-000-

Jam dinding rumah Sa’id berhenti pada pukul 3:15
tepat ketika kamar tidur menjelma museum:
1 tempat tidur bocah dengan bercak coklat karat,
3 buku cerita yang halamannya jadi kertas pembungkus luka,
1 cermin retak yang masih menyimpan bayangan istri
sebelum pecahan peluru kurdistan mencuri matanya. **)

Tentara di pos pemeriksaan berkata:
“Kami hanya menjalankan perintah surga.”
Lalu langit pun menjawab dengan dialek Gaza:
“Surga mana yang meminta anak-anak
jadi tiket masuk?”

-000-

Para pengungsi menitipkan alamat pada burung dara:
“Tolong sampaikan pada dunia,
rumah kami bukan koordinat GPS untuk latihan tembak.
Nenek kami masih menyimpan kunci
dari pintu yang sudah jadi mitologi.”

Di kamp penampungan, seorang bidan melahirkan harapan
di antara genangan darah dan daftar nama yang terputus:
“Kusebut dia ‘Amal’,
meski aku tahu, di sini
setiap bayi lahir dengan serpihan peluru
tertanam di daging nasibnya.”

-000-

“Nina bobo, ya bobo…
jika sirene menderu, jangan cari ibu
dia sedang bernegosiasi dengan malaikat maut
di posko pengungsian yang jadi altar penguburan…”

Baca Juga

Di Jalan Pulang

Oktober 15, 2025
Sarjana Dalam Gendongan

Sabang: Daerah Wisata, Jalur Free Port dan Harapan Baru

Agustus 21, 2025

HABA Si PATok

Mei 13, 2025

Lagu itu berakhir dengan dentuman.
Malam di Gaza selalu tamat sebelum subuh,
para ayah menulis wasiat di punggung anaknya
dengan jari yang gemetar
dan abu.


Rumah Kayu Cepu, 3 April 2025

ADVERTISEMENT

CATATAN:
[1] Puisi esai ini dibuat dan diispirasi dari kasus Israel Perluas Operasi Militer di Gaza, Usir Paksa Warga Palestina https://news.okezone.com/amp/2025/04/03/18/3128040/israel-perluas-operasi-militer-di-gaza-usir-paksa-warga-palestina

• *) Iron Dome: Sistem pertahanan udara Israel yang kontroversial, sering dianggap sebagai simbol ketimpangan teknologi perang dalam konflik Gaza.
• **) Kurdistan: Merujuk pada jenis peluru yang digunakan militer Israel, sering menyebabkan luka bakar parah.
• Data korban dan situasi darurat mengacu pada laporan di artikel Okezone: Israel Perluas Operasi Militer di Gaza, Usir Paksa Warga Palestina

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 256x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com