POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Roadshow

RedaksiOleh Redaksi
March 19, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Dahlan Iskan


Rabu 19-03-2025

[Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Ketua Komisi XI DPR Misbakhun mendatangi Bursa Efek Indonesia (BEI)]

Saran konkret saya: segera lakukan roadshow. Tim CEO Danantara harus segera ke pusat-pusat keuangan dunia: Singapura, Hong Kong, Tokyo, London, dan New York. Jangan tunggu habis Lebaran: di sana tidak ada Lebaran.

Bantulah pemerintah segera mengatasi keadaan. Pasar modal kita anjlok kemarin. Bukan akibat eksternal. Apalagi Donald Trump. Buktinya pasar modal di negara lain baik-baik saja.

Ini murni faktor internal. Di medsos sudah beredar luas: apa saja penyebabnya. Kalau pun tidak seluruhnya benar, tidak seluruhnya salah.

Dua sasaran yang bisa dilakukan dalam roadshow: yakinkan para pemilik uang bahwa Danantara itu hebat.

Pertanyaan dari para wakil pemilik uang memang akan sangat tajam. Tanpa basa-basi. Telinga bisa copot. Tapi itulah kenyataan dunia pasar uang.

Kalau tim Danantara tidak bisa menjawab pertanyaan tajam itu, setidaknya tahu: oh…itulah yang mereka pertanyakan.

Itu akan jadi masukan yang sangat berharga bagi pemerintah. Tentu harus sekalian diikutkan dalam tim roadshow: Kementerian Keuangan dan Kemenko Perekonomian. Merekalah yang bisa menjawab pertanyaan yang bersifat makro ekonomi Indonesia. Kalau Danantara yang menjawab justru negatif di mata mereka.

Jangan-jangan Danantara belum bisa mengirim tim untuk roadshow: belum ada anggarannya. Belum punya pendapatan. Modal setor dari pemerintah jangan-jangan 100 persen berbentuk inbreng –tidak ada uang cash-nya. Tidak mungkin berangkat roadshow dengan cara menggadaikan aset hasil inbreng.

📚 Artikel Terkait

Make Friend All Around World

Konflik Wakaf Blang Padang: Relasi Kuasa Negara dan Kedaulatan Spiritualitas Lokal di Aceh

Mengenang 20 Tahun Tsunami Aceh

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

Saya pernah tergoda untuk ikut roadshow. Yakni ketika PLN menerbitkan obligasi. Bisa sekalian jalan-jalan ke New York dan London. Lalu saya putuskan: tidak ikut. Biarlah tim yang benar-benar ahli yang roadshow.

Akhirnya saya tidak pernah satu kali pun ikut roadshow. Tapi saya selalu memonitor apakah tim kewalahan menjawab pertanyaan pasar uang.

Akibat anjloknya pasar modal ini, Anda bisa menghitung: Bank Mandiri kehilangan berapa triliun rupiah hanya dalam waktu satu hari kemarin. Termasuk BRI. Juga BNI dan BTN.

Satu orang pengusaha saja telah kehilangan kekayaan Rp 6 triliun dalam setengah hari kemarin. Begitu kejamnya pasar uang dan saham.

Pertemuan Presiden Prabowo dengan delapan naga tempo hari ternyata hanya berhasil sesaat: hari-hari setelah pertemuan itu saham bisa sedikit merangkak naik. Tapi beberapa hari kemudian anjlok lagi. Kian dalam.

Saya tidak tahu siapa dirigen untuk mengatasi krisis pasar modal sekarang ini. Tidak terlihat sosok yang tampil. Begitu banyak menko, belum ada yang terlihat.

Yang kita perlukan, setidaknya, ada menteri ekonomi yang berani menelepon presiden untuk mengajak rapat darurat.

Sebenarnya terlalu mahal kalau inisiatif langkah cepat itu harus datang dari presiden sendiri. Tapi saya tidak melihat ada inisiatif dari bawah presiden. Jangan-jangan semua diam untuk menunggu komando.

Apakah pasar modal bisa dijaga aparat keamanan agar tidak ada capital outflow? Tentu tidak bisa. Justru akan dilihat sebagai antipasar.

Kalau roadshow berhasil, kepercayaan akan muncul. Sebaliknya, kalau gagal, introspeksi harus dilakukan all out.

Tentu roadshow bukan satu-satunya jalan. Bahkan bukan jalan pintas. Untunglah tadi malam Sri Mulyani bikin pernyataan: dia masih tetap konsentrasi mengurusi pekerjaannya sebagai Menteri Keuangan. Artinya rumor santer bahwa dia mengundurkan diri tidak terbukti.

Tanpa pernyataan Sri Mulyani itu bisa jadi rumor terus beredar. Apalagi sampai pukul 18.00 kemarin petang belum satu pun ekonom pemerintah yang tampil meredakan krisis. Semua seperti tunggu komando.

Yang muncul justru dari arena politik. Pimpinan DPR sigap mendatangi gedung bursa untuk memberikan dukungan pada bursa Indonesia: dipimpin Sufmi Dasco Ahmad, orang kuat Presiden Prabowo di bidang politik. Ada juga ketua Komisi XI DPR Misbakhun.

“Siapa saja bisa jadi pemimpin. Sampai datanglah saat-saat krisis seperti ini”.(Dahlan Iskan)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 77x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Puisi Bustan Basir Maras

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00