POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home #Danantara,

Roadshow

Redaksi by Redaksi
Maret 24, 2025
in #Danantara,, #Moneter,, Perspektif
0
Roadshow - Roadshow | #Danantara, | Potret Online

Oleh: Dahlan Iskan


Rabu 19-03-2025

[Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Ketua Komisi XI DPR Misbakhun mendatangi Bursa Efek Indonesia (BEI)]

Baca Juga
  • Roadshow - c234ba0f 4233 4e41 abb8 4a9c2935730c | #Danantara, | Potret Online
    Bingkai
    Mengenal Apa itu Cinta
    24 Des 2023
  • 02
    Artikel
    TEACHING BASED ON FACULTY
    22 Mei 2021

Saran konkret saya: segera lakukan roadshow. Tim CEO Danantara harus segera ke pusat-pusat keuangan dunia: Singapura, Hong Kong, Tokyo, London, dan New York. Jangan tunggu habis Lebaran: di sana tidak ada Lebaran.

Bantulah pemerintah segera mengatasi keadaan. Pasar modal kita anjlok kemarin. Bukan akibat eksternal. Apalagi Donald Trump. Buktinya pasar modal di negara lain baik-baik saja.

Baca Juga
  • Roadshow - IMG 20250305 WA0009 | #Danantara, | Potret Online
    # Koruptor
    Korupsi Layak Masuk Olimpiade
    05 Mar 2025
  • Roadshow - 257FC51B EBEB 4BEE A555 064B7E661C8C | #Danantara, | Potret Online
    #Kriminal
    BENGKEL OPINI RAKyat
    12 Mar 2025

Ini murni faktor internal. Di medsos sudah beredar luas: apa saja penyebabnya. Kalau pun tidak seluruhnya benar, tidak seluruhnya salah.

Dua sasaran yang bisa dilakukan dalam roadshow: yakinkan para pemilik uang bahwa Danantara itu hebat.

Baca Juga
  • Roadshow - IMG_4137 | #Danantara, | Potret Online
    #Danantara,
    Koperasi Desa Mengulang Kebijakan Kolonial dan Pepesan Kosong
    16 Apr 2025
  • Roadshow - 3cdbd536 07ff 4e6e a752 fcccc8e7ac44 | #Danantara, | Potret Online
    #coretax
    Pajak Turun, Utang Naik
    18 Mar 2025

Pertanyaan dari para wakil pemilik uang memang akan sangat tajam. Tanpa basa-basi. Telinga bisa copot. Tapi itulah kenyataan dunia pasar uang.

Kalau tim Danantara tidak bisa menjawab pertanyaan tajam itu, setidaknya tahu: oh…itulah yang mereka pertanyakan.

Itu akan jadi masukan yang sangat berharga bagi pemerintah. Tentu harus sekalian diikutkan dalam tim roadshow: Kementerian Keuangan dan Kemenko Perekonomian. Merekalah yang bisa menjawab pertanyaan yang bersifat makro ekonomi Indonesia. Kalau Danantara yang menjawab justru negatif di mata mereka.

Jangan-jangan Danantara belum bisa mengirim tim untuk roadshow: belum ada anggarannya. Belum punya pendapatan. Modal setor dari pemerintah jangan-jangan 100 persen berbentuk inbreng –tidak ada uang cash-nya. Tidak mungkin berangkat roadshow dengan cara menggadaikan aset hasil inbreng.

Saya pernah tergoda untuk ikut roadshow. Yakni ketika PLN menerbitkan obligasi. Bisa sekalian jalan-jalan ke New York dan London. Lalu saya putuskan: tidak ikut. Biarlah tim yang benar-benar ahli yang roadshow.

Akhirnya saya tidak pernah satu kali pun ikut roadshow. Tapi saya selalu memonitor apakah tim kewalahan menjawab pertanyaan pasar uang.

Akibat anjloknya pasar modal ini, Anda bisa menghitung: Bank Mandiri kehilangan berapa triliun rupiah hanya dalam waktu satu hari kemarin. Termasuk BRI. Juga BNI dan BTN.

Satu orang pengusaha saja telah kehilangan kekayaan Rp 6 triliun dalam setengah hari kemarin. Begitu kejamnya pasar uang dan saham.

Pertemuan Presiden Prabowo dengan delapan naga tempo hari ternyata hanya berhasil sesaat: hari-hari setelah pertemuan itu saham bisa sedikit merangkak naik. Tapi beberapa hari kemudian anjlok lagi. Kian dalam.

Saya tidak tahu siapa dirigen untuk mengatasi krisis pasar modal sekarang ini. Tidak terlihat sosok yang tampil. Begitu banyak menko, belum ada yang terlihat.

Yang kita perlukan, setidaknya, ada menteri ekonomi yang berani menelepon presiden untuk mengajak rapat darurat.

Sebenarnya terlalu mahal kalau inisiatif langkah cepat itu harus datang dari presiden sendiri. Tapi saya tidak melihat ada inisiatif dari bawah presiden. Jangan-jangan semua diam untuk menunggu komando.

Apakah pasar modal bisa dijaga aparat keamanan agar tidak ada capital outflow? Tentu tidak bisa. Justru akan dilihat sebagai antipasar.

Kalau roadshow berhasil, kepercayaan akan muncul. Sebaliknya, kalau gagal, introspeksi harus dilakukan all out.

Tentu roadshow bukan satu-satunya jalan. Bahkan bukan jalan pintas. Untunglah tadi malam Sri Mulyani bikin pernyataan: dia masih tetap konsentrasi mengurusi pekerjaannya sebagai Menteri Keuangan. Artinya rumor santer bahwa dia mengundurkan diri tidak terbukti.

Tanpa pernyataan Sri Mulyani itu bisa jadi rumor terus beredar. Apalagi sampai pukul 18.00 kemarin petang belum satu pun ekonom pemerintah yang tampil meredakan krisis. Semua seperti tunggu komando.

Yang muncul justru dari arena politik. Pimpinan DPR sigap mendatangi gedung bursa untuk memberikan dukungan pada bursa Indonesia: dipimpin Sufmi Dasco Ahmad, orang kuat Presiden Prabowo di bidang politik. Ada juga ketua Komisi XI DPR Misbakhun.

“Siapa saja bisa jadi pemimpin. Sampai datanglah saat-saat krisis seperti ini”.(Dahlan Iskan)

Previous Post

BENGKEL OPINI RAKyat

Next Post

Puisi Bustan Basir Maras

Next Post
Roadshow - 1742395492821 | #Danantara, | Potret Online

Puisi Bustan Basir Maras

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah