Dengarkan Artikel
Bitcoin, misalnya, memiliki jumlah pasokan yang terbatas hanya 21 juta koin, mirip dengan emas yang jumlahnya terbatas di alam. Keduanya juga dapat digunakan sebagai penyimpan nilai. Perbedaannya, emas adalah aset fisik yang bisa dipegang, sementara cryptocurrency sepenuhnya digital dan dapat ditransfer secara instan ke mana saja di dunia.
Analogi lainnya adalah menyamakan blockchain dengan buku besar online yang dapat diakses publik. Bayangkan sebuah buku besar ukuran raksasa yang transparan dan dapat dilihat oleh siapa saja di dunia. Setiap kali seseorang melakukan transaksi cryptocurrency, detail transaksi tersebut dicatat dalam buku besar ini.
Semua orang dalam jaringan memiliki salinan identik dari buku besar ini, sehingga jika ada yang mencoba memanipulasi satu salinan, akan langsung ketahuan karena berbeda dari ribuan salinan lainnya. Inilah yang membuat blockchain sangat aman dan dapat dipercaya.
📚 Artikel Terkait
Jenis-Jenis Cryptocurrency
Saat ini terdapat ribuan jenis cryptocurrency di dunia, masing-masing dengan fitur dan tujuan yang berbeda. Beberapa yang paling populer antara lain:
Bitcoin (BTC) adalah cryptocurrency pertama dan paling terkenal, diciptakan pada tahun 2009. Bitcoin sering disebut sebagai “emas digital” dan dipandang sebagai penyimpan nilai. Dengan kapitalisasi pasar terbesar di antara semua cryptocurrency, Bitcoin telah menjadi aset investasi yang diperhitungkan oleh institusi keuangan besar.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





