POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Catatan Perjalanan Jalan-jalan

Untaian Puisi Anies Septivirawan

Redaksi by Redaksi
April 3, 2025
in Jalan-jalan
0
Untaian Puisi Anies Septivirawan - 8f0e01f5 76f0 4f62 99f7 f074cd98a975 | Jalan-jalan | Potret Online

Ilustrasi

Tentang Mata Beningmu
‎
Puisi Anies Septivirawan

‎
‎Mata beningmu berpendar cahya 
‎Singgah selalu di ruang sempit semesta
‎Menggugah gelisah temaram
‎Ada sepotong senja kala
‎Adalah milik kita
‎
‎Aku faham sudah
‎Mengeja lembar – lembar luka 
‎Dari rahim dunia yang menolak tiada
‎
‎Ada bangku sekolah di mata beningmu
‎Ada sajadah cakrawala di mata beningmu
‎Ada matahari di mata beningmu
‎Tidak kan padam
‎Abadi : aku dan kamu
‎
‎
‎Banyuwangi, 3 Syawal 1446

Baca Juga
  • 01
    Jalan-jalan
    Bersama Wagub, Aminullah Tinjau Usaha Parfum “Minyeuk Pret”
    20 Feb 2018
  • Untaian Puisi Anies Septivirawan - 92ff28a5 516c 4d32 8f00 8d49af97366a | Jalan-jalan | Potret Online
    Jalan-jalan
    KUFLET: LATIHAN “SAYAP-SAYAP PROKLAMASI” SEMAKIN MANTAP MENUJU PERTUNJUKA
    26 Nov 2024

Bening Bola Mata Itu
‎
‎(terima kasihku kepada NH)
‎
‎
‎Bening bola mata itu
‎Adalah deretan huruf berkilau
‎Memancar di pelupuk mata
‎Juga di hatiku yang renta
‎
‎Bening bola mata itu
‎Adalah cahaya bintang – bintang
‎Penunjuk arah satu kebaikan
‎Kiriman pesan dari dewa – dewi
‎
‎Bening bola mata itu
‎Adalah percikan api
‎Di rimbun belantara
‎Membakar sunyiku
‎Aku tak pernah mati 
‎
‎
‎
‎Medio Maret, 2025
‎

Baca Juga
  • 01
    Jalan-jalan
    Kuliner Khas Aceh Terpopular dan Lezat
    11 Nov 2022
  • Untaian Puisi Anies Septivirawan - 9C4ACDC5 F92C 475B B9C5 9375CB84AA9E | Jalan-jalan | Potret Online
    Jalan-jalan
    GTK Antusias Donorkan Darah di Cabdindik Aceh Selatan
    20 Sep 2022

Menunggu Peradaban Akhir Jaman
‎
‎”Tlah ku nikahkan, engkau
‎Yang bernama puisi
‎Dengan sejumput inspirasi,” ujarmu di balik tingkap mimpi nan tiada tepi.
‎
‎
‎Sementara, langit, sungai, udara, dedaunan , pepohonan, buah dan kembang telah menyaksikan
‎Prosesi ritual, sakral penuh khidmat
‎
‎Aku berdiri termangu
‎Di batas muara waktu
‎
‎Aku berdiri termangu
‎Memberontak atas ketermanguan
‎Yang sia-sia
‎
‎
‎Aku berdiri termangu
‎Menunggu kelahiran
‎Yang bernama peradaban akhir jaman
‎
‎
‎Banyuuwangu, 2025

Baca Juga
  • Untaian Puisi Anies Septivirawan - 8c04e084 490d 480e 9bc1 4dfb50d0f202 | Jalan-jalan | Potret Online
    Jalan-jalan
    Hanya Avatar
    22 Des 2024
  • 02
    HABA Si PATok
    HABA Si PATok
    18 Mar 2025
Tags: #Puisi
Previous Post

Budaya Nongkrong di Tanah Rencong

Next Post

Fromm Dan Algoritme Tuhan

Next Post
Untaian Puisi Anies Septivirawan - 1000475390_11zon | Jalan-jalan | Potret Online

Fromm Dan Algoritme Tuhan

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah