POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Gravitasi Keuangan di Balik Anggaran MBG

RedaksiOleh Redaksi
March 12, 2025
Gravitasi Keuangan di Balik Anggaran MBG

Ilustrasi

🔊

Dengarkan Artikel


Oleh : Ririe Aiko

Di negeri ini, setiap rupiah yang dialokasikan untuk rakyat seolah melewati perjalanan spiritual. Dari angka yang semula tertera dalam dokumen perencanaan, entah bagaimana caranya, anggaran itu mengecil seiring waktu, seperti permen yang terus dihisap hingga tinggal sisa-sisa di ujung lidah.

Terbaru, program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang semestinya menjadi penyelamat bagi mereka yang butuh asupan layak, justru menjadi ajang sulap anggaran. Dari Rp10.000 per porsi, kini hanya tersisa Rp8.000. Apakah harga bahan pangan tiba-tiba turun drastis? Atau mungkin ada inovasi teknologi yang bisa menciptakan gizi lebih banyak dengan dana lebih sedikit? Ah, sayangnya, bukan itu jawabannya.

Ini bukan pertama kali. Bukan rahasia umum lagi, pada masa pandemi Covid-19, kita melihat keajaiban serupa. Bantuan sosial yang dikabarkan bernilai Rp2,4 juta per kepala keluarga tiba-tiba menyusut menjadi Rp1,5 juta saat sampai di tangan rakyat. Kemana larinya selisih Rp900.000 itu? Mungkin tersangkut di lorong birokrasi yang penuh belokan. Mungkin menguap ke udara seperti gas tak kasat mata. Atau mungkin, ya mungkin saja, ada tangan-tangan yang lihai memotong jatah dengan dalih “biaya operasional.”

📚 Artikel Terkait

Kutulis Rindu

Alam Lebih Dekat Dengan Kita

Sketsa Wajah Itu

Jejak Luka di Jalan Binatang

Dan begitulah pola yang terus berulang: Dari pusat ke daerah, anggaran makin mengerucut. Apakah ini semacam hukum gravitasi keuangan? Ataukah ada tangan-tangan lihai yang bermain di sepanjang aliran dana? Mungkinkah ada “sumbatan” di tengah jalan, seperti pipa yang tersumbat kerak, sehingga hanya tetesan yang sampai ke bawah?

Kita, rakyat kecil, hanya bisa mengamati dengan pasrah, sambil menghitung saldo rekening yang lebih sering numpang lewat, daripada tinggal menetap. Ya, setidaknya kita masih punya integritas dengan tidak mencuri dana kemanusiaan. Tapi entah sampai kapan kita harus menanggung beban ini? Sementara mereka yang pandai “mengalirkan” dana tetap hidup makmur dan semakin subur.

Sumber referensi:
https://nasional.kompas.com/read/2025/03/07/16303331/kpk-dapat-laporan-anggaran-mbg-diutak-atik-makanan-seharga-rp-10000-diterima

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 58x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 53x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Aku Tak Seharusnya Mati

Aku Tak Seharusnya Mati

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00