• Latest
Gelombang yang Menjadi Buih di Tepian - 5620C017 981A 4CB3 8754 40E20BBE7E48 | -#Pagar Laut | Potret Online

Gelombang yang Menjadi Buih di Tepian

Maret 9, 2025
Gelombang yang Menjadi Buih di Tepian - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | -#Pagar Laut | Potret Online

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Gelombang yang Menjadi Buih di Tepian - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | -#Pagar Laut | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Kamis, April 2, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Gelombang yang Menjadi Buih di Tepian - 5620C017 981A 4CB3 8754 40E20BBE7E48 | -#Pagar Laut | Potret Online

Gelombang yang Menjadi Buih di Tepian

Heri Haliling by Heri Haliling
Maret 9, 2025
in -#Pagar Laut, POTRET Budaya, Puisi
Reading Time: 10 mins read
0
589
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Gugat mengeluarkan sebungkus rokok. Menawariku  dan aku mau. 

“Beberapa orang dengan jangkauan luas pasti memviralkannya. Kau ingat sidang putusan hakim tentang kasus korupsi triliunan yang masih hangat itu?” kata Gugat sambil menelungkupkan tangan dan memantik korek.

Tanpa menunggu responku dia menyambung lagi.

“Usai menuai polemik putusan hakim dan rencana penelusuran kembali dari Pemimpin Negeri, selanjutnya kita heboh lagi oleh video suatu kota yang sedang dilanda bencana. Jika ini telah menjadi ampas, menurutmu apalagi yang bisa dibuat jadi anduk?”

Angin garam mengempaskan tamparannya ke wajah kami agar terjaga. 

“Jadi menurutmu ini bagian dari isu penutupan?”

Gugat tertawa. 

“Aku tak mau memikirkan pola usang itu. Sekarang aku hanya fokus pada kesempatan ini. Orang yang memviralkan videoku, aku sangat berterima kasih serta tak peduli dengan tujuannya.  

Hal yang paling buatku senang ialah kejadian ini tentu menjadi martir dengan fakta bahwa media dan lembaga mendukungku. Tunggu saja, akan kugoreng hingga gosong!”

Aku tak ragu dengannya dan jangan tanyakan kepadaku tentang apakah ada aura ketakutan di wajah sahabatku itu.

***

Kami para nelayan di sini mendukungnya. Ruangan berpendingin dan karpet permadani warna merah ini sungguh elegan. Sedikit canggung bagi kami yang terbiasa lesehan terpal. Namun Gugat bilang jangan menunduk, tetaplah tegak. 

Rasa tak enakan dan kikuk hanya membawamu pada jatuhnya mental dan kasta rendahan. Kita dari daging yang sama, darah sama, dan wujud yang sama. Beranilah karena nyatanya derajat kita itu tanpa beda.

Satu pembuka dari seorang moderator kami hadiahi dengan tepuk tangan. Sang moderator dalam acara diskusi malam ini lalu mempersilakan Gugat untuk mengawali gagasannya.

Tepuk tangan kami semakin nyaring. Aku di kursi belakang menyimak ulasan Gugat sambil mengamati beberapa orang yang kurasa narasumber tampak tajam mendengarkan. Kupastikan mereka semua dari kalangan atas dengan mewakili lembaga. Tapi tidak untuk dua sengkuni yang di sudut kursi itu, aku tahu mereka adalah bagian dari desa kami. Aku kecut melihat mereka juga diundang. Bagiku, hadirnya dua penjilat itu tak ubahnya pengerat penghisap darah daging saudaranya.

“Jujur saja Bang Zakaria, dari uraian yang barusan saya katakan itu bisa dibuktikan data. Bahkan ni ya, sertifikat laut itu sudah terbit sekitar setahun lalu lho. Gila, bukan? Itu berdua yang mendukung mengatakan akibat abrasi makanya daratan jadi laut. 

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
Gelombang yang Menjadi Buih di Tepian - 5de97004 0731 46d3 b7a2 38575dadc077 | -#Pagar Laut | Potret Online

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

Omongannya itu salah orang. Yang diomongin nelayan yang tiap hari wira-wiri di sana. Kayak gak tahu sejarahnya saja.  Sebagai orang yang punya hak sama, saya akan perjuangkan, Bang!”

ADVERTISEMENT

“Menjadi rakyat apakah Anda tidak takut ancaman?” tanya Bang Zakaria sebagai moderator.

“Dalam sebuah buku sejarah tentang teori kedaulatan rakyat yang pernah saya baca, seorang filsuf dari Inggris, John Locke mengatakan kekuasaan tertinggi sebuah negara berada di tangan rakyat. Saya merdeka dan berdaulat. Selama gagasan saya ini saya sematkan untuk pembangunan bangsa, negara akan lindungi saya karena telah jadi tugasnya! 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 361x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 297x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 226x dibaca (7 hari)
Trumon, Sekelumit Dalam Lintasan Masa
Trumon, Sekelumit Dalam Lintasan Masa
28 Mar 2026 • 188x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Page 5 of 7
Prev1...4567Next
SummarizeShare236Tweet147
Heri Haliling

Heri Haliling

Heri Haliling merupakan nama pena dari Heri Surahman. Beliau pengajar di SMAN 2 Jorong. Heri Haliling selain mengajar juga aktif menulis baik cerpen atau novel dalam aplikasi GWP atau Kwikku. Beberapa karyanya yang telah terbit antara lain: 1. Novlet Rumah Remah Remang, 2024 (J-Maestro). 2. Novel Perempuan Penjemput Subuh, menjadi juara 2 Sayembara Menulis Novel Guru dan Dosen Tahun 2024 (PT Aksara Pustaka Media). 3. Beberapa cerpennya telah termuat dalam media cetak dan digital seperti Balipolitika, Radar Utara, Radar NTT, Negeri Kertas.com, Kaltim Post, Kompasiana, dan Republika

Baca Juga

Gelombang yang Menjadi Buih di Tepian - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | -#Pagar Laut | Potret Online
Artikel

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573
Sejarah

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Next Post
Gelombang yang Menjadi Buih di Tepian - 4b32a5b7 8994 4605 ad75 85f3e9a2b605 | -#Pagar Laut | Potret Online

Di Tepi Ramadan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com