POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Tumbal Terbesar Abad Ini

Rosadi JamaniOleh Rosadi Jamani
March 8, 2025
kompas.com

Pagar laut misterius yang terbuat dari bambu terpasang di pesisir Kabupaten Tangerang, Banten sepanjang 30,16 km/kompas.com

🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Indonesia pernah digoyang gempa. Tapi gempa sosial-politik karena kasus pagar laut Tangerang? Lebih dahsyat. Pagar sepanjang 30,16 kilometer ini bukan sekadar susunan bambu, ini adalah monumen kebingungan nasional. Hebohnya luar biasa. Dari mantan presiden, menteri, sampai taipan kelas atas diseret. Tak ayal dari pedagang kopi pinggir jalan, CPNS yang ditunda pengangkatannya, ribuan buruh yang kena PHK, koruptor di Sukamiskin, pengacara yang kekayaannya segunung, semua ikut membahas. Di warung kopi, di kantor pemerintahan, di grup WhatsApp keluarga. Lebih heboh dari mulut Donald Trump.

Tersangkanya? Oh, jangan harap nama besar muncul di daftar. Yang kena? Kepala Desa Kohod, Arsin bin Sanip. Seorang pria sederhana, kini bertransformasi menjadi legenda. Dari yang tadinya hanya dikenal di RT sebelah, kini namanya bergema di seluruh negeri. Seolah-olah dari sekian banyak tokoh, hanya satu yang bisa dikorbankan. Benar-benar skenario yang sangat ‘kebetulan’.

Arsin dulu siapa? Anak kampung biasa. Pernah jadi kuli borongan, pernah kerja di bank. Lalu takdir membawanya menjadi kepala desa, dan di situlah segalanya berubah. Awalnya biasa saja, hingga tiba-tiba pagar laut menghantamnya seperti tsunami. Ditersangkakan. Didenda Rp48 miliar. Itu bukan angka kecil. Itu jumlah yang cukup buat beli ratusan rumah subsidi atau menyewa artis K-Pop buat konser pribadi.

Sialnya, di tengah semua ini, perubahan gaya hidupnya malah jadi sorotan. Mobil mewah, pesta besar. Jeep Wrangler Rubicon. Padahal, siapa tahu dia memang penggemar otomotif dan suka berkumpul dengan sahabat lama? Tapi tidak, publik sudah mencapnya. ‘Kades Sultan’. ‘Pejabat Kilat’. Sementara mereka yang lebih berwenang? Senyap. Seperti ninja di malam gelap.

Kasus ini makin epik karena ada 280 sertifikat tanah yang diterbitkan. Hak Guna Bangunan, Hak Milik, semuanya bertebaran. Lalu, tiba-tiba sebagian besar dibatalkan. Proyek tetap berdiri, tapi yang disalahkan tetap Arsin. Kalau ini film, pasti banyak yang teriak, “Plot hole! Tidak masuk akal!”

Tapi inilah kenyataan. Inilah cara kerja sistem. Ada proyek besar, ada keuntungan besar, lalu ada tumbal besar. Semua skenario berjalan mulus. Arsin bin Sanip bukan hanya kepala desa, dia kini adalah simbol. Simbol dari betapa adilnya dunia ini, untuk mereka yang punya kuasa. 

📚 Artikel Terkait

Peran Pemuda dalam Menghadapi Sustainable Development Goals

Penyair Muda dari Pulo Nasi

Sekolah Penggerak di Abdya Ikut Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka

LITERASI PAHALA

Negeri ini memang suka cerita tragis. Tapi yang ini? Bukan sekadar tragis. Ini masterpiece. Seperti semua masterpiece, pasti akan dikenang. Entah sebagai pelajaran, atau sebagai bahan tawa di masa depan.

Bisa dikatakan, Pak Arsin ini menjadi “Tumbal Terbesar Abad Ini” Ia rela dipenjara. Ia ikhlas didenda 48 miliar. Karier hancur. Nama keluarga tercoreng. Semua demi menyelamatkan orang-orang beken diatasnya. Orang-orang yang suka mempermainkan nasib orang kecil. Orang yang suka menari di atas derita rakyat jelata. 

Seiring waktu, kasus Pagar Laut ini pun hilang ditelan gelombang. Hilang oleh kasus baru yang datang silih berganti. Megakorupsi Pertamina, gelombang badai PHK, sampai cerita artis bercerai ikut menenggelamkan Pagar Laut. Mau gimana lagi. Arsin sang kepala desa harus menanggung semuanya itu. Hanya bisa bilang, kasihan Pak Arsin. 

#camanewak 

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 58x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 53x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Merah Menyala

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00