Dengarkan Artikel
Sedih juga kalau ada yang berkata, bahwa sekarang ini, sekolah bisa saja sudah berhasil meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta didik, tetapi dalam banyak kasus masih belum berhasil membentuk dan meningkatkan sikap dan perilaku peserta didik menjadi seperti yang diharapkan setiap orang atau masyarakat dengan perilaku atau kararkter mulia. Benarkah atau mengapa demikian?
Untuk menjawab hal itu diperlukan upaya keras untuk mencari akar masalah dari runtuhnya kepercayaan masyarakat terhadap kredibilitas sekolah dalam menanamkan nilai-nilai atau sikap mulia kepada anak atau peserta didik.Walau sebenarnya, tugas pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai mulia atau akhlak mulia itu berawal darı rumah. Karena rumah adalah lembaga pendidikan yang pertama dan utama. Namun, sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki tugas dan tanggungjawab membangun karakter mulia peserta didik di sekolah.
Tentu ada banyak faktor yang membuat persepsi orang berubah terhadap eksistensi sekolah dalam membentuk dan mengajarkan ranah afektif ini. Paling tidak, memudar atau melorotnya kepercayaan (trust) masyarakat terhadap sekolah dalam membentuk karakter atau sikap jujur peserta didik dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik internal, maupun eksternal. Beberapa factor tersebut di antaranya sebagai berikut.
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





