Dengarkan Artikel
Tahap 4. Siapkan Rencana Cadangan
Meski korupsi tergolong bisnis minim risiko, tetaplah waspada. Siapkan jalur keluar, misalnya dengan menyimpan aset atas nama keluarga, memindahkan dana ke luar negeri, atau menjalin hubungan baik dengan pihak-pihak yang bisa membantu saat keadaan memburuk.
Contoh sukses? Lihat saja beberapa kasus korupsi BTS Kominfo, dana bansos, eks oknum ditjen pajak, yang melibatkan dana triliunan rupiah. Semua dijalankan dengan rapi, mulai dari pengaturan proyek hingga pencucian uang melalui berbagai aset. Kalau tidak ketahuan, para pemain di baliknya mungkin masih akan terus menikmati hasilnya tanpa gangguan.
Mengapa Tidak Banyak yang Takut Korupsi?
📚 Artikel Terkait
Jika korupsi begitu merajalela, mengapa masih banyak yang melakukannya? Jawabannya simpel, karena mereka tahu bahwa hukuman itu fleksibel.
Bandingkan hukuman pencuri sandal dengan koruptor miliaran rupiah. Yang satu bisa dipenjara bertahun-tahun, sementara yang lain mungkin hanya dihukum beberapa tahun dan bisa bebas lebih cepat dengan berbagai skema keringanan.
Selain itu, masyarakat kita terkadang memiliki ingatan yang pendek. Tidak sedikit mantan koruptor yang setelah bebas kembali mendapat tempat di politik atau dunia usaha, bahkan dielu-elukan oleh pendukungnya.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





