Dengarkan Artikel
Cotohnya seperti pedagang es kelapa, pedagang es tebu dan banyak lagi yang akhirnya menghasilkan sampah.
Dalam tradisi sebuah rumah tangga di Aceh, perempuan sangat berperan dalam mengelola lingkungan. Setiap harinya perempuan selalu sibuk dengan urusan rumah tangga terutama di dapur. Banyak belanjaan yang diolah lalu disajikan menjadi makanan dan minuman. Ternyata sebagian ada yang tersisa dan juga tidak dipakai, hal ini kemudian menjadi tidak berfungsi dan menjadi sampah.
Bu Rubiah seorang janda yang ditinggal mati suaminya dengan menanggung empat putri dan sibungsu seorang putra. Dengan peninggalan sepetak sawah dan satu hektar tanaman kakao warisan suaminya untuk dapat menanggung pendidikan dan biaya hidup sekeluarga. Bu Rubiah begitu telaten dalam mengelola keluarga.
Hasil sawah dan kebun kakao sebagian untuk menutupi kebutuhan dan sebagian lagi disimpan untuk kebutuhan pendidikan anak-anaknya. Menariknya Bu Rubiah memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam berbagai tanaman kebutuhan dapur, seperti tomat, cabe, kacang panjang dan sebagainya, sehingga bagunan rumahnya yang sederhana menjadi asri dihiasi beragam tanaman yang ada.
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





