• Latest
Membungkam Kritik : Daftar Buku-buku yang Pernah dilarang - f4a21fc3 8344 4b0a b95a 80dfc21c254e | #Kritik | Potret Online

Membungkam Kritik : Daftar Buku-buku yang Pernah dilarang

Februari 26, 2025
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Membungkam Kritik : Daftar Buku-buku yang Pernah dilarang - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | #Kritik | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Membungkam Kritik : Daftar Buku-buku yang Pernah dilarang - f4a21fc3 8344 4b0a b95a 80dfc21c254e | #Kritik | Potret Online

Membungkam Kritik : Daftar Buku-buku yang Pernah dilarang

Redaksi by Redaksi
Februari 26, 2025
in #Kritik, Buku
Reading Time: 3 mins read
0
598
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Penulis : Ririe Aikot

Baca Juga

ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
7fb8d49c-8ec5-4336-99da-ba4fb75fa40c

Dari Cerpen ke Layar

Maret 25, 2026
Membungkam Kritik : Daftar Buku-buku yang Pernah dilarang - 93e29ca3 0af7 4da2 a5ff 243d67952124 | #Kritik | Potret Online

Perempuan Indonesia Zamrud Khatulistiwa

Maret 16, 2026

Dalam sejarah peradaban, buku selalu menjadi sarana ampuh untuk menyampaikan ide, memperluas wawasan, dan merangsang pemikiran kritis. Namun, di beberapa negara, termasuk Indonesia, sejumlah buku justru dilarang peredarannya karena dianggap berpotensi mengganggu stabilitas politik dan sosial. Menariknya, kebanyakan dari buku-buku ini memiliki satu kesamaan: kritik terhadap kekuasaan dan pengungkapan realitas sosial yang tidak nyaman bagi penguasa.

Mengapa Buku Bisa Dilarang?


Alasan utama pelarangan buku umumnya terkait dengan kekhawatiran akan dampaknya terhadap opini publik. Buku yang mengkritik kebijakan pemerintah, mengungkap ketidakadilan sosial, atau mempertanyakan narasi sejarah yang resmi sering kali dianggap berbahaya. Kekuasaan cenderung takut pada ide-ide yang mampu mengguncang status quo, sehingga kontrol terhadap bacaan masyarakat menjadi langkah pencegahan.

5 Judul Buku yang Pernah Dilarang di Indonesia

  1. “Bumi Manusia” oleh Pramoedya Ananta Toer
    Sebagai bagian dari Tetralogi Buru, novel ini menggambarkan ketidakadilan sosial dan politik pada masa kolonialisme. Tokoh utamanya, Minke, melawan ketidakadilan yang terjadi akibat perbedaan ras dan kelas sosial. Pemerintah Orde Baru melarang buku ini karena dianggap menyebarkan ide-ide yang bertentangan dengan narasi resmi sejarah dan dapat memicu kritik terhadap kekuasaan.
  2. “Pulau Buru” oleh Hersri Setiawan
    Buku ini merupakan kesaksian pribadi tentang kehidupan di kamp tahanan politik pada masa Orde Baru. Dengan gaya bahasa yang lugas dan emosional, Hersri mengungkapkan kekejaman dan penderitaan yang dialami para tahanan politik. Buku ini dilarang karena dianggap mengungkit luka lama yang bisa merusak citra pemerintah.
  3. “Langit Makin Mendung” oleh Kipandjikusmin
    Cerpen ini dilarang karena dinilai menghina agama dan mengandung kritik politik yang tajam. Saat itu, mengkritik penguasa melalui simbolisme agama dianggap sangat berbahaya, sehingga pelarangannya dianggap sebagai upaya menjaga stabilitas sosial dan politik.
  4. “Manifesto Komunis” oleh Karl Marx dan Friedrich Engels
    Buku ini dilarang di banyak negara, termasuk Indonesia, terutama pada masa Orde Baru. Pemerintah saat itu sangat waspada terhadap segala bentuk pemikiran yang dianggap berbau komunisme. Larangan ini merupakan bagian dari upaya mengekang ideologi yang dianggap mengancam kekuasaan dan kestabilan politik.
  5. Buku-Buku tentang Reformasi dan Orde Baru
    Buku yang membahas secara kritis peristiwa-peristiwa politik yang melibatkan penguasa sering kali mengalami pelarangan. Tujuannya adalah untuk mengendalikan narasi sejarah sehingga generasi muda hanya mengetahui versi resmi yang tidak menimbulkan kontroversi atau kritik.
    Pelarangan buku bukan sekadar tindakan administratif, melainkan cermin ketakutan penguasa terhadap kekuatan kata-kata. Sejarah menunjukkan bahwa ide tidak pernah bisa benar-benar dikendalikan. Pelarangan justru sering kali membuat masyarakat semakin penasaran dan memicu perlawanan intelektual secara diam-diam.
    Lebih jauh lagi, pelarangan ini dapat menghambat perkembangan pemikiran kritis dan demokrasi. Masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap perspektif yang beragam cenderung menjadi pasif dan mudah dipengaruhi oleh propaganda politik.
    Menghadapi kritik seharusnya menjadi bagian dari proses demokrasi yang sehat. Alih-alih melarang, pemerintah seharusnya membuka ruang dialog untuk membahas isu-isu yang diangkat dalam buku-buku tersebut. Lagipula, sebuah ide tidak dapat dilenyapkan hanya dengan melarang kata-kata yang mengungkapkannya.
    Seiring perkembangan teknologi informasi, upaya pelarangan buku menjadi semakin tidak relevan. Digitalisasi telah memungkinkan akses informasi yang lebih luas dan sulit untuk sepenuhnya dikendalikan.
    Pada akhirnya, larangan terhadap buku-buku kritis justru memperlihatkan kerentanan sebuah rezim terhadap kekuatan pemikiran. Sebuah bangsa yang kuat adalah bangsa yang tidak takut menghadapi kritik, karena kritik adalah cermin untuk terus memperbaiki diri.
    Dengan membuka akses terhadap buku-buku yang pernah dilarang, kita tidak hanya memperjuangkan kebebasan berekspresi, tetapi juga membangun masyarakat yang lebih kritis, inklusif, dan demokratis.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 360x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 320x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 214x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Tags: Literasi
SummarizeShare239Tweet150
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Kehidupan pasca-bencana di desa_11zon
Artikel

Empat Bulan Setelah Air Bah itu Pergi

Maret 26, 2026
Membungkam Kritik : Daftar Buku-buku yang Pernah dilarang - users_477a7f8f 49cb 4d45 b370 8abaf854d446_generated_ada6b819 44bc 40b6 9680 01bc277eee46_generated_video mp4 image | #Kritik | Potret Online
#Cerpen

Pergi dan Kembali

Maret 14, 2026
Membungkam Kritik : Daftar Buku-buku yang Pernah dilarang - 1001317287_11zon | #Kritik | Potret Online
Bedah buku

Bedah Buku – Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition

Maret 3, 2026
Membungkam Kritik : Daftar Buku-buku yang Pernah dilarang - 1001312936_11zon | #Kritik | Potret Online
Artikel

Bedah Buku – Kitab Kebijaksanaan Orang-Orang Gila (Uqalā’ al-Majānīn)

Maret 2, 2026
Next Post
Membungkam Kritik : Daftar Buku-buku yang Pernah dilarang - e6447bad 01a4 4aca 9d87 b19ae6c94cfe | #Kritik | Potret Online

PAGAR LAUT PUN TERTAWA

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com