Dengarkan Artikel
Oleh: Ira Susanti
Jalan pagi. Kalian pernah melakukannya bukan? Jejak embun masih menempel di ujung rumput, ketika alas sepatuku kembali dari perjalanan selama tiga puluh menit ini. Langkah demi langkah pulang meninggalkan pemandangan indah gunung Seulawah yang mulai disinari mentari. Satu persatu petani berjumpa denganku, dengan alasan mereka akan menebar tambahan pupuk pada tanaman padinya.
Beberapa artikel menuliskan manfaat jalan kaki, mudah kita dapatkan dan kita jangkau beritanya. Salah satu artikel yang saya baca menuliskan 7 manfaat jalan kaki:
Menguatkan tulang dan kaki
Berjalan kaki secara rutin dapat menambah kekuatan tulang dan otot kaki. Menurunkan resiko osteoporosis.
Menurunkan berat badan
Berjalan kaki dengan kecepatan sedang selama 30 menit mampu membakar hingga 150 kalori.
Menyehatkan jantung
Jalan kaki selama 30 menit akan membantu menurunkan tekanan darah dalam tubuh. Jalan kaki dapat memperkuat jantung dan mengontrol tekanan darah apabila dilakukan secara rutin.
Memperbaiki mood
Manfaat jalan kaki tidak hanya dirasakan secara fisik, melainkan juga secara psikis. Olahraga ini diketahui dapat juga memperbaiki suasana hati atau kelelahan mental. Jalan kaki secara teratur juga disebut mampu memperbaiki simtom depresi pada seseorang. Karena saat berjalan, tubuh melepaskan endorphin ke seluruh tubuh.
Mencegah diabetes
📚 Artikel Terkait
Gula darah dapat terkontrol dengan cara bergerak badan. Berjalan kaki meskipun tertatih sama manfaatnya dengan obat anti diabetes.
Meningkatkan kekebalan tubuh
Mengurangi resiko kepikunan
Jalan kaki membantu meningkatkan kejernihan mental dan kemampuan berfikir sepanjang hari. Membantu seseorang lebih kreatif, oksigen dan suplay darah ke otak lebih baik. Berjalan kaki dengan konsisten dapat memberikan efek yang besar kepada pikiran dan tubuh kita. Sumber: www.milo.co.id
Melakukan olahraga ini mudah dan murah, dapat dijangkau oleh semua kalangan usia dan tingkat sosial. Tidak perlu lokasi khusus, apalagi arena khusus seperti olahraga bulu tangkis atau sepak bola. Kita bisa memanfaatkan lingkungan di sekitar kita untuk melakukannya. Sebagian dari mereka melakukannya dengan mengelilingi stadion olahraga.
Setiap pagi atau sore, pejalan kaki memenuhi Stadion Harapan Bangsa dengan berbagai macam gaya berjalan dan berpakaian. Puluhan orang menelusuri jalan lingkar stadion tersebut, ada yang berpasangan, mendorong troli, menggandeng anak kecil, menuntun orang tua, bahkan sendirian sambil memasang headset.
Ada teman saya yang rutin melakukan olahraga ini dengan suaminya, menyusuri jalan sekitar kediaman mereka dengan mengambil rute memutar dan kembali ke perumahan sesuai dengan durasi yang ingin mereka capai. Ketika saya tanya mengapa memilih olahraga jalan kaki, dia menjawab, “Agar lebih mengeratkan cinta di antara kami.” Nah, bertambah lagi manfaat jalan kaki.
Kawan saya yang lain memanfaatkan jalan di lingkungan tempat tinggalnya. Tambak-tambak udang, burung kuntul yang masih menjaga telurnya di atas pucuk pohon bakau di pagi hari adalah pemandangan yang dia nikmati. Bahkan, kadang dia berjalan sampai pantai, melewati jejeran pohon cemara. Biru laut dan cerahnya langit dengan ombak yang sesekali menyentuh pinggir sepatunya menambah keindahan. Jika saya bertanya mengapa memilih olahraga ini, dia akan berkata, “Ini bukan sekadar menyehatkan raga, tetapi juga tadabur terhadap ciptaan-Nya.”
Lain waktu, saya pernah berjumpa dengan seorang ibu yang berusia lebih dari 65 tahun. Beliau adalah penderita diabetes melitus. Alhamdulillah, beliau tetap hidup sehat tanpa gangguan berarti dari penyakitnya. Rahasianya? Setiap pagi setelah salat Subuh, dengan masih memakai mukena, beliau berjalan kaki menelusuri jalan di kampungnya. Suatu ketika beliau bercerita, “Saya berjalan kaki setelah salat Subuh, sehingga orang lain kadang tidak tahu saya melakukannya karena ketika mereka baru keluar rumah, saya bahkan sudah pulang kembali.”
Pengalaman beberapa orang yang saya temui di atas menggambarkan bahwa olahraga jalan kaki sangat mudah dilakukan oleh siapa saja dengan modal yang ringan. Kemungkinan dilakukan oleh siapa saja ini menyentuh berbagai kalangan; miskin atau kaya, orang biasa atau berpangkat, semua bisa melakukannya.
Sabtu minggu lalu, siswa dan guru sekolah kami melakukan jalan kaki di Stadion Harapan Bangsa, dan rombongan besar kami berjumpa dengan Kepala Dinas Pendidikan yang juga sedang berolahraga jalan kaki di tempat yangsama.
Dari ketujuh manfaat jalan kaki yang tertulis di atas, jika ditanya kepada saya mana yang paling bermanfaat, jawaban saya adalah nomor empat, yaitu memperbaiki mood. Mengapa begitu? Olahraga jalan kaki yang saya lakoni tidak dilakukan di stadion olahraga seperti orang-orang lain karena fasilitas tersebut sangat jauh dari kediaman saya.
Kemudahan yang saya miliki adalah jalan berbatu kerikil di samping irigasi yang meliuk indah di belakang rumah saya. Waktu yang saya manfaatkan bukan hanya pagi hari, tetapi kadang juga sore hari, tergantung kesempatan yang ada. Saya selalu berusaha melakukannya setiap hari selama 30 menit atau lebih.
Jika mendapat kesempatan di pagi hari, maka saya telah ditunggu oleh sunrise yang sangat indah di balik Seulawah, dengan pemandangan sawah yang tertutup kabut tipis. Tidak lupa pula titik embun pada ujung daun padi yang berkilauan malu-malu. Kadang kala, suasana mendung sehingga Seulawah hanya tampak sebagai bayangan gelap yang tertutup awan. Pemandangan sore hari memiliki keindahan yang berbeda. Masih tersisa cerahnya matahari, walau kehangatannya mulai menipis karena matahari sudah condong ke barat.
Sore hari saya sering bertemu dengan lembu, kambing, bebek, dan anak-anak yang masih bercengkerama di pintu air sambil berlomba menceburkan diri dan tertawa bahagia. Saya juga sering berpapasan dengan ibu-ibu yang pulang dari sawah. Wajah mereka diliputi kelelahan, tetapi keramahan tetap terpancar dari senyum tulus yang mereka berikan.
Betapa hangat suasana ini! Berjalan kaki yang saya lakukan memberikan banyak manfaat. Di sinilah mood booster saya meningkat. Jika suasana hati sedang muram, memandang sawah yang menghijau serta menikmati semilir angin dan gemericik air di irigasi menimbulkan perasaan bahagia dan menyegarkan jiwa.
Olahraga yang mudah dan murah ini diharapkan dapat dilakukan oleh para pembaca dengan memanfaatkan lingkungan tempat tinggal masing-masing atau, jika memiliki kesempatan, mengunjungi stadion olahraga. Mengingat begitu banyak manfaat jalan kaki dan kemudahan melakukannya, alangkah baiknya jika setiap orang dapat rutin melakukannya tanpa kendala berarti.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






