POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Dagelan Hukum di Pengadilan

Rosadi JamaniOleh Rosadi Jamani
February 9, 2025
Dagelan Hukum di Pengadilan
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani 

Saya kira Komeng saja yang jago mengocok perut. Rupanya ada lebih kocak, ndagel. Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Yok kita kupas dagelan hukum paling absurd di negeri tercinta ini.

Negeri ini. Negeri saya, negeri ente, negeri kita. Negeri yang tak pernah kehabisan bahan lawakan. Hukum? Oh, hukum di sini bukan cuma tumpul, tapi sudah jadi bahan stand-up comedy nasional. Polisi jadi oknum? Biasa. Oknum jaksa tukang palak kepala daerah dan kontraktor? Sudah kayak menu harian. Hakim vonis ringan koruptor? Ah, itu mah sudah jadi tradisi. KPK? Mereka sibuk membidik koruptor kelas teri, sementara yang kelas kakap santai-santai di villa. Pagar laut, tak ada yang ditangkap. Kurang apa lagi absurdnya. 

Tapi tunggu dulu! Jangan bilang kita sudah puas dengan dagelan yang ada. Karena sekarang, ada tambahan spesial, sidang ricuh ala sinetron. Ya, sidang dugaan pencemaran nama baik antara Hotman Paris dan Razman Arif Nasution di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (6/2/2025), berubah jadi tontonan yang bikin malu nusantara.

Bayangkan, wak! Razman, si terdakwa, tiba-tiba masuk ruang sidang saat Hotman Paris sedang jadi saksi. Apa ini? Episode terbaru “Lawak Malam”? Atau mungkin spin-off dari “Opera Van Java”? Ternyata, keributan ini dipicu oleh keputusan majelis hakim yang memutuskan sidang harus digelar tertutup. Padahal, pihak Razman sudah meminta sidang terbuka. Tapi, siapa peduli dengan permintaan rakyat kecil? Hakim bilang, “Saya yang berkuasa di sini, ikut aturan!” Wow, power move banget!

📚 Artikel Terkait

PESONA POLITIK DAN KORUPSI

Ekonomi Digital dan Kesenjangan Sosial: Mampukah Transformasi Teknologi Mewujudkan Kesejahteraan Merata?

Api di Selatan, Duka di Langit

Dihadiri Duta Besar Kuwait, Pertunjukkan Mahakarya Randai III Siti Manggopoh Sukses dan Memukau

Rahmat, pengacara Razman, langsung naik pitam. “Ini bukan kasus pencabulan, ini UU ITE! Kenapa harus tertutup?” katanya. Benar juga, ya. Kalau mau tertutup, mungkin lebih cocok buat acara “Dating Alone” atau “Rahasia Meede”. Tapi sidang hukum? Come on, kita butuh transparansi, bukan drama sinetron.

Lalu, ada Firdaus Oiwobo, pengacara Razman yang sempat naik meja di ruang sidang. Dia bilang tindakannya refleks karena melihat kliennya diintimidasi. “Saya teriak, kamu naik ring aja sama saya!” katanya. Nah, ini baru semangat juang! Sidang hukum berubah jadi pertandingan tinju. Kapan lagi kita bisa lihat pengacara naik meja sambil teriak-teriak? Ini mah bukan sidang, ini “SmackDown: Jakarta Edition”.

Tapi, mari kita renungkan sejenak. Apa ini yang namanya penegakan hukum? Atau justru panggung komedi yang dibiayai pajak rakyat? Hakim, jaksa, polisi, pengacara, semuanya jadi pemain dalam drama absurd ini. Koruptor bebas berkeliaran, sementara rakyat kecil terus jadi penonton yang frustasi.

Masih kurang apa lagi? Mungkin kita butuh lebih banyak oknum, lebih banyak sidang ricuh, dan lebih banyak pengacara naik meja. Biar negeri ini jadi semakin “wow” dan semakin layak jadi bahan meme internasional. Sampai kapan? Sampai kita semua sadar bahwa hukum bukan bahan lawakan, tapi pilar negara yang harus dijaga. Tapi, siapa yang peduli? Mari kita nikmati saja tontonan ini sambil menunggu episode berikutnya. “Dagelan Hukum: The Series”. Coming soon to a courtroom near you!

#camanewak

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Dari Limbah Menjadi Cinta

Dari Limbah Menjadi Cinta

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00