POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Lonte

Don ZakiyamaniOleh Don Zakiyamani
January 29, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Lonteku… Terima kasih
Atas pertolonganmu di malam itu
Lonteku… Dekat padaku
Mari kita lanjutkan cerita hari esok

Lirik lagu Lonteku karya Iwan Fals itu memiliki perspektif beragam. Lagu yang terdapat di album milik Iwan Fals yang berjudul Ethiopia. Album tersebut pertama kali dirilis pada 10 Maret 1993.

Meski banyak yang beranggapan lonte bermakna negatif. Namun dalam bahasa jawa, kata lonte bermakna berani atau nekat. Dalam bahasa sunda bermakna bodoh.

Lalu apa kira-kira yang dimaksud dengan lonte dalam lagu Iwan Fals tersebut. Jika kita baca lirik sebelum dan sesudahnya, Iwan Fals memaknai lonte sebagai perempuan yang menjual kenikmatan biologis.

Profesi yang dianggap hina dan melanggar norma serta etika itu, ternyata tetap eksis hingga hari ini. Dan jika dikaitkan dengan lagu ‘kupu-kupu malam’, kita boleh tersenyum.

Kita menghina lonte namun bagaimana dengan penikmat lonte. Cukup bermoral dan beretika mereka. Lalu bagaimana dengan politisi yang kemarin bersama rakyat sekarang berpasangan dengan oligarki.

Kebijakan demi rakyat diubah kebijakan pro bohir dan partai politik. Apakah tindakan itu cukup bermoral dan beretika. Apakah halal bagi kita menyebut mereka ‘lonte’. Lebih muliakah mereka yang mempermainkan suara rakyat.

📚 Artikel Terkait

Top dan Kekuatan Doa Ibu

EQUILIBRIUM

Menapak Jejak Literasi di Bireun

Be Yourself

Barangkali kita menyebut lonte sebagai trash of society, bolehkah kita menyebut politisi berprilaku demikian sebagai trash of democracy?.

Related Postingan

Ramadan, Refleksi, dan Revolusi Intelektual: Saatnya Umat Islam Tidak Hanya Mengaji, Tapi Berinovasi

Ramadan, Refleksi, dan Revolusi Intelektual: Saatnya Umat Islam Tidak Hanya Mengaji, Tapi Berinovasi

February 16, 2026
57
IGI Membangun Kapasitas Pengurus Organisasi Guru

IGI Membangun Kapasitas Pengurus Organisasi Guru

February 16, 2026
71
Peran Guru dan Blogger dalam Membangun Literasi Pendidikan

Peran Guru dan Blogger dalam Membangun Literasi Pendidikan

February 16, 2026
60

Mari kita jernihkan pikiran. Tanpa memihak, bahkan oleh pikiran dan  kepercayaan sendiri. Kita juga tidak dipengaruhi frame negatif soal lonte. Lalu kita coba berpikir ulang. Dan bertanya, mengapa kita harus menghardik lonte dan memuliakan pengkhianat amanat rakyat.

Padahal secara substantif keduanya sama. Melanggar moral dan etika. Bahkan politisi yang khianat amanat dan merampok uang rakyat, lebih merugikan orang banyak. Masihkah kita memuja dan memujinya, mencari muka padanya.

Masih banggakah kita bercengkrama dengan politisi demikian. Bahkan berswafoto sambil menikmati beberapa bungkus rokok dan nasi. Jangan-jangan kita tak lebih baik dari lonte yang menjajakan tubuhnya. Sementara kita menjual pikiran ke politisi-politisi dengan harapan naik kelas sosial.

Jika demikian, apa beda kita dengan pekerja seks (lonte). Bukankah mereka juga demi naik kelas sosial. Mereka juga tidak peduli latar belakang konsumen. Ada uang ada kenikmatan biologis.

Standar ganda menunjukkan kita belum ilmiah. Ini ‘penyakit’ yang paling banyak saat ini. Kita berteriak pekerja seks sampah sosial, lah politisi yang merampok uang rakyat dibela habis-habisan.

Akhirnya kita terjun menikmati kemunafikan. Kita terus dalam gua. Debat kaum pandir kita saksikan di media sosial, televisi, bahkan di institusi pendidikan. Dan kita pun tetap lonte yang menghardik lonte.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share8SendShareScanShare
Don Zakiyamani

Don Zakiyamani

Penikmat kopi tanpa gula

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Pandangan dan Ulasan Mendalam “Senja dan Gerimis-Arutala”

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00