POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Berita

Pandangan dan Ulasan Mendalam “Senja dan Gerimis-Arutala”

Redaksi by Redaksi
Januari 30, 2025
in Berita, POTRET Budaya
0
Pandangan dan Ulasan Mendalam “Senja dan Gerimis-Arutala” - images 8 | Berita | Potret Online

Bandar Lampung – Potretonline.com– Pandangan dan ulasan mendalam mengenai dua karya luar biasa, “Senja dan Gerimis-Arutala” yang tentunya akan semakin memperkaya pemahaman tentang dunia sastra. Pada acara Peluncuran dan Diskusi Buku Senja dan Gerimis-Arutala karya Edy Samudra Kertagama. Acara ini digelar di Graha Kemahasiswaan Universitas Lampung. Senin, 27 Januari 2025.

Pada acara ini, penyair Naim Emel Prahana dan Solihin Utjok, bertindak sebagai pembicara. Sedangkan Edi Siswanto, seorang akademisi, mengatur lalu lintas diskusi sebagai moderator.

Edi Siswanto mengatakan, sebuah karya hasil refleksi dan kontemplasi penyair kenamaan Lampung Bang Edy Samudra Kertagama yang akan dibahas dan mengelaborasi banyak tentang buku bernas, layak kita baca, dan kita apresiasi.

Baca Juga
POTRET Budaya
GURU DARI ANAK KAMI
24 Nov 2024

“Bang Edy kita kenal seorang mujahid Lampung yang sudah lama kiprahnya dari tahun 1979 sudah menghibahkan segala jiwa, raga, pemikiran sekaligus kehidupannya di jalan keindahan”, kata pemerhati budaya.<span;>.

Related Posts

IMG_2372

Terlalu Sopan Untuk Marah: Feodalisme, Ketimpangan, Dan Harga Diam yang Mahal

Juli 30, 2026

Oro-oro Ombo: Kirab yang Mengarak Ingatan Kebudayaan 

Juli 24, 2026
IMG_2216

Dancuk: Ketika Kata Kasar Menjadi Pelukan

Juli 18, 2026

Situasi modern menurut Edy S, membuat kita sulit untuk masuk wilayah kreativitas dikarenakan banyak tantangan yang sangat luar biasa yang men-drive diri kita untuk diobjekkan menjadi konsumen bagi informasi yang bernama gejet, sehingga tidak jarang kita direduksi oleh Reels dan IG, otak kita menjadi panik dan kehilangan diri kita.

Pandangan dan Ulasan Mendalam “Senja dan Gerimis-Arutala” - 662728c3 7616 4c04 8680 dca68458660f | Berita | Potret Online
Baca Juga
Padang
Lidia Utami dari Agam Berhasil Meraih Tiket ke Turkey, Sumbar Talenta 16
07 Jul 2024

“Bang Edy Samudra Kertagama memberikan semacam pemantik untuk generasi muda bahwa janganlah kita terobjetitivikasi oleh handphone. Kita harus melawan itu dengan cara kreativitas”, pungkas Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Pemuda Pancasila Kota Bandar Lampung.

Naim Emel Prahana Sastrawan Lampung dari Metro berkomentar, Edy ini sangat serius untuk berpuisi dan beraktor di atas panggung. Puisinya adinda saya ini luar biasa.

Baca Juga
Abdya
Malam
29 Mar 2022

Dunia puisi merupakan dunia tidak main-main dan berbeda dengan dunia formal, kalau sepintas tidak akan menjadi apa-apa. Tapi ditumpuk-tumpuk jadinya luar biasa menjadi kebahagiaan. Saudara Edy menikmati itu sebagai penyair, ujar Naim.

Menurut Naim, betapa besarnya dosa teknologi, Indonesia pengguna HP terbesar di dunia tetapi kenapa yang buat puisi sedikit?

“Dulu, semakin kejamnya penguasa semakin banyak lahir sastrawan karena merasa tergenjet kebahagian mereka. Pada dasarnya, kita sekarang ini sangat tergencet tapi tidak melahirkan sastrawan”, tuntas Naim.

Pada kesempatan ini juga, Solihin Utjok, Sastrawan Lampung dari Metro menyatakan, nyaris buku ini bercerita tentang romantisme.

Ada juga proses perjalanan spiritual. Sebelumnya pada tahun 2016 sudah melahirkan satu buku puisi Mantra Sang Nabi, kemudian menyeret beliau didapuk “Nabi Penyair Lampung”, ungkap Ketua Dewan Keseniaa Metro.

“Artinya, dengan predikat yang sangat berat tersebut, maka mau tidak mau proses perjalanan menulis puisinya harus kearah romatisme magis ada suasana romantis yang terus dituliskan dalam puisi-puisi tersebut. Barangkali tidak ada aliran seperti ini, tetapi ini pandangan suyektif saya”, kata Utjok.

Tak berhenti sampai disitu, Utjok menuturkan, ada nilai-nilai pencarian, nilai kerelaan terhadap cinta dan luka, kepedihan, kesedihan, kehancuran secara psikologis bahkan kematian. Maka dalam konteks ini bisa disebut sebagai psiko spiritual, tandas Utjok.

Di kesempatan ini juga, Lentera Dzulqarnain selaku Ketua UKMBS Universitas Lampung pada kata sambutannya menyampaikan, kelahiran dua buku berjudul “Senja dan Gerimis” serta Arutala karya Sastrawan Lampung Bang Edy Samudra Kertagama. Kita sebagai pelaku masyarakat yang mencintai seni dan budaya sudah selayaknya mendukung karya seperti ini.

Lentera meneruskan, apalagi di zaman serba cepat masih ada karya yang tidak hanaya memberikan hiburan tetapi juga merangsang pikiran dan menginspirasi kita semua.

“Terlebih pada hari ini semakin minim sekali karya yang diproduksi masyarakat dan seniman Lampung terutama di bidang sastra. Ini adalah suatu upaya untuk kita semua menjaga ekosistem”, imbuh Lentera.

Dua buku ini, lanjut Lentera adalah bukti ketekunanan, kecintaan, dan dedikasi Bang Edy Samudra Kertagama terhadap dunia sastra. Melalaui buku ini juga Bang Edy mengingatkan kita untuk lebih peka terhadap dunia sekitar, keindahan dalam keseharian, dan makna yang lebih dalam tiap perasaan manusia, pungkas Lentera.

Acara diawali dengan pembacaan puisi Senja dan Gerimis. Ahmad Mufid (Klasika) berjudul Cahaya Lain, pada halaman 3, Iskandar berjudul Di Beranda Malam Hari, pada halaman 71, dan Edy Samudra Kertagama berjudul Sebuah Mahar di antara Seratus Puisi Cinta, pada halaman 24.

Hadir pada acara ini, Universitas Darmajaya, Universitas Umitra, Universitas Satu Nusa, Itera, IAIN Metro, Forum Literature, Camp Film, Dewan Kesenian Metro, Dewan Kesenian Lampung, Komunitas Ruang Pojok, dan lainnya.

Acara ini terselenggara atas kerja sama rumah Sastra Mata Dunia, Lampung Literature, dan UKMBS Universitas Lampung. (Arsiya Oganara)

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post
Pandangan dan Ulasan Mendalam “Senja dan Gerimis-Arutala” - 1000290138 | Berita | Potret Online

The Controversy of Smartphone Use Among Children and Adolescents

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah