Dengarkan Artikel
Oleh Sulaiman Juned
POTRET – menyambut ramadhan
di sunyi gelap malam. Angin menusuk-nusuk
sukma. Gerimis tempias ke wajah semesta
satu mil mendekati Sabang. Tercatat
sejarah luka beribu anak-anak melautkan tangis kehilangan penyangga. Beratus
orang tua melautkan darah
kehilangan cahaya mata.
menyambut ramadhan
di sunyi gelap malam. Aku berkaca
pada air mata menyaksikan Jimmy kehilangan kekasih. Dollah kehilangam Ayah—ibunya
Brahim kehilangan Sitti biji mata satu-satunya
(O, Allah entah di sudut mana batu nisannya).
menyambut ramadhan
di sunyi gelap malam. Angin
mendesaukan insyarat
Allah menegur kita
agar tak angkuh
Allah mengingatkan kita
agar tak sombong
Allah meminta kita
kembali pada garis-Nya
(Kita ternyata tak mampu membaca alam, ah!)
-Banda Aceh, 1996-
📚 Artikel Terkait
#puisi ini dikutip dari antologi puisi RIWAYAT karya Sulaiman Juned (2007)
#Catatan: Gurita adalah kapal motor penyeberangan antara Banda Aceh-Sabang yang tenggelam pada tanggal 19 Januari 1996.
#Doa buat Almarhumah Siti Mardhiah
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






