POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Penyebar Berita Hoax

RedaksiOleh Redaksi
January 7, 2025
Tags: #Berita Bohong#TabayyunLiterasi
Penyebar Berita Hoax
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Satria Dharma

Terkadang ada orang yang menyebarkan berita hoax, atau berita bohong dan tidak sadar bahwa yang ia sedang sebarkan adalah berita bohong. Celakanya kita semua bisa terjerumus menjadi penyebar berita bohong jika kita tidak hati-hati. Kadang kita tidak tahu bahwa berita yang kita sebarkan adalah berita bohong alias berita hoax. Kita melihat sebuah berita atau tayangan video atau Tiktok dan berpikir bahwa berita tersebut berita yang perlu disebarluaskan. Tujuannya baik, yaitu agar orang lain mendapatkan info yang baik, atau agar orang lain tidak tertipu atau terhindar dari bahaya dari berita atau tayangan yang kita sebarkan. Jadi sebenarnya tujuan kita baik karena kita ingin menyebarkan kebaikan dan mencegah terjadinya keburukan. Tapi karena kita tidak mengecek dahulu apakah berita atau video yang kita sebarkan itu benar atau tidak, maka jika ternyata berita atau video tersebut adalah berita atau video hoax, jatuhnya kita jadi penyebar berita hoax juga.

Jadi tujuan kita sebenarnya baik, tapi akhirnya kita malah terjerumus menjadi penyebar berita bohong atau bahkan berita fitnah dan provokasi hanya karena kita tidak mau mengecek dulu apakah berita atau tayangan yang kita sebarkan itu benar atau tidak. Kita hanya terdorong oleh rasa ingin untuk berbagi tanpa memikirkan risiko jika ternyata berita atau isi video yang kita sebarkan ternyata salah atau bohong.

Padahal dampak dari penyebaran berita bohong ini bisa berakibat buruk bagi orang, masyarakat, lembaga. usaha, atau pihak lain. Secara tidak sengaja dan tidak sadar kita telah menjadi penyebar kebohongan yang bisa mencelakakan atau merugikan orang lain atas kecerobohan kita dalam menyebarkan berita yang tidak kita cek dulu.

Itulah sebabnya agama Islam sejak dulu sudah mewajibkan umatnya untuk tabayun. Silakan baca Al-Hujurat 6. Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu,”

📚 Artikel Terkait

KODRAT DAN PRASANGKA BAIK

Membaca Anugerah Fiksi Szalay dan Deem

Aceh di Persimpangan Kuasa Global

Kelucuan, Hiburan dan Mainan, Memancing Cuan

Baca artikel detikhikmah, “Pengertian Tabayyun dan Penerapannya dalam Kehidupan Kaum Muslimin” selengkapnya https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6772700/pengertian-tabayyun-dan-penerapannya-dalam-kehidupan-kaum-muslimin.

Oleh sebab itu saya sangat menganjurkan kepada semua teman di WAG atau medsos, agar berhati-hati dalam menyebarkan berita atau tayangan apa pun sebelum mengecek kebenaran berita atau tayangan tersebut (tabayun). Tabayun alias mengecek kebenaran berita adalah KEWAJIBAN bagi seorang yang mengaku dirinya muslim, karena itu akan menghindarkannya dari berbuat kedzaliman pada pihak lain.

Tapi memang ada juga orang-orang yang memang SENGAJA mau menyebarkan berita-berita bohong dan fitnah. Mereka tidak mau tahu apakah berita yang jelas-jelas mengandung provokasi dan kebencian pada pihak tertentu itu benar atau salah. Mereka dengan cepat menyebarluaskan berita dan tayangan tersebut karena juga terdorong oleh kebenciannya pada pihak yang didiskreditkan atau yang dituduh dalam berita atau tayangan tersebut. Orang-orang semacam ini meski pun kita sudah menjelaskan dan menunjukkan bahwa itu berita bohong dan fitnah akan tetap bertahan bahwa itu adalah berita atau tayangan yang benar. Mereka tidak peduli akan kebenaran berita atau tayangan yang mereka sebarkan. Tujuannya memang untuk menyebarluaskan kebencian.

Bicara soal larangan agama akan perbuatan semacam ini pada orang-orang ini tidak akan ada gunanya. Mereka meski mengaku muslim, tapi tidak bersedia menjalankan ajaran agamanya dan lebih suka mengumbar nafsu kebenciannya. Bisa-bisa malah kita yang mengingatkan yang akan mereka ceramahi balik tentang kebaikan dari menyebarkan berita buruk dan fitnah yang mereka sebarkan.

Meski demikian saya tidak akan berhenti untuk mengingatkan. I’ll take the risk. 🙏

Surabaya, 7 Januari 2025
Satria Dharma

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #Berita Bohong#TabayyunLiterasi
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Peluru di Jalan Raya

Peluru di Jalan Raya

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00