POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Luka yang Membisu

RedaksiOleh Redaksi
January 7, 2025
Tags: #Puisi Essay
Luka yang Membisu
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh Gunawan Trihantoro
(Sekretaris KEAI Provinsi Jawa Tengah)

Pada malam yang kelam,
di sebuah rumah kecil di Ciputat,
cinta yang sempat bersemi kini redup,
tenggelam oleh beban yang tak tertanggungkan.
Suami, istri, anak, sebuah keluarga kecil,
terikat oleh janji suci,
namun juga oleh tali pinjaman
yang perlahan mencekik harapan.

Istri tersenyum,
meski hatinya pecah berkeping.
Anak tertawa,
tak tahu dunia orang dewasa penuh luka.
Sementara suami,
di ujung batas,
berdiri di jurang dilema:
menjaga keluarganya,
atau menyerah pada rasa putus asa.

Langit malam itu menjadi saksi,
ketika cinta berubah menjadi amarah,
ketika tanggung jawab menjelma ketakutan,
dan ketika manusia lupa
bahwa setiap luka punya jalan pulih.

📚 Artikel Terkait

JEJAK JUANG BELA NAGARI

Pendidikan Aceh: Dari Menara Gading Menuju Air Kehidupan

Siswa SMKN 1 Simpang Kiri Wakili Aceh ke Nasional dalam Kontes Vocation Fest 2023

Ratapan Anak Pinggir Sungai

Dengan tangan gemetar,
dia mengakhiri tawa anaknya.
Dengan air mata jatuh,
dia menghentikan napas istrinya.
Dan dengan tali tergantung,
dia merampas hidupnya sendiri.

Anak itu sempat dibawa,
ke sebuah klinik yang penuh harapan,
namun takdir berbicara lain.
Tubuh kecilnya menyerah,
meninggalkan jejak duka di tangan medis.
Apa yang ia pikirkan di detik terakhir?
Mungkinkah ia mendengar suara kecil:
“Papa, aku ingin bermain di taman.”
Atau bisikan lembut:
“Kita bisa melewati ini bersama.”
Namun jerat pinjaman online,
dengan bunga mencekik,
menghapus suara-suara itu.

Rumah kecil itu sunyi,
hanya gema kehilangan yang tinggal.
Para tetangga tertegun,
menyaksikan tragedi yang tak terpahami.
“Mereka baik,” kata seorang.
“Tapi siapa tahu isi hati,” kata yang lain.

Lalu datanglah polisi,
mengurai fakta,
mencari kebenaran di antara jejak darah.
Namun, apa yang dapat dijelaskan?
Pinjaman yang menjajah,
rasa malu yang mendalam,
dan sistem yang seakan buta
pada jeritan mereka yang terperangkap.

Dalam gelap,
ada pelajaran yang menggantung,
mengajarkan kita tentang bahaya
beban tanpa bantuan.
Mungkin, ini bukan hanya tragedi keluarga,
tapi tragedi kita semua.

_______
Rumah Kayu Cepu, 7 Januari 2025
Catatan:
1. Puisi esai ini adalah fiksi yang terinspirasi dari kisah nyata pada berita https://news.detik.com/berita/d-7721643/suami-bunuh-anak-istri-lalu-gantung-diri-di-ciputat-terlilit-pinjol

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #Puisi Essay
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Puisi – Puisi Awal Tahun 2025

Puisi - Puisi Awal Tahun 2025

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00