POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Belajar Tak Harus di Kelas

RedaksiOleh Redaksi
January 6, 2025
Tags: #Metode Belajar#Pembelajaran
Belajar Tak Harus di Kelas
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh Furqon Al-Banjari

Mahasiswa di Departemen Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Semester ke- 7, Universitas Saefulloh Maslul Sirnarasa PPKN III, Ciamis, Jawa Barat, 2025 & Maha Santri Staf Khidmat di Pesantren Sirnarasa


Kreativitas sering kali menjadi kunci utama untuk memastikan bahwa pembelajaran tetap berlangsung. Salah satu contoh unik adalah pembelajaran di luar kelas menggunakan media sederhana: tanah sebagai “pena” dan dinding sebagai “papan tulis”. Metode ini membuktikan bahwa untuk belajar, tidak selalu dibutuhkan ruang kelas atau alat tulis canggih. Kadang-kadang, kreativitas dan tekad yang kuat justru menghasilkan pengalaman belajar yang mendalam dan bermakna.

Dalam sebuah kegiatan Kuliah Kerja mahasiswa (KKM), seorang mahasiswa tampak mengamati seorang bapak setempat yang menjelaskan sesuatu dengan cara yang sederhana,  namun sangat efektif. Dengan mengenakan rompi KKM, mahasiswa tersebut memperhatikan dengan saksama bagaimana sang bapak menggunakan tanah dari sekitar sebagai alat tulis di dinding yang ada di depan mereka. Di bawah sorotan matahari dan dalam suasana alam terbuka, sesi pembelajaran ini berlangsung dengan cara yang sangat alami, namun mampu meninggalkan kesan yang mendalam.

Media tanah dan dinding ini memungkinkan sang bapak untuk menggambar pola atau membuat ilustrasi sederhana yang mendukung penjelasannya. Misalnya, dia bisa menggambar garis-garis atau simbol untuk menjelaskan sebuah konsep, baik itu ilmu alam, cara bercocok tanam, atau pengetahuan budaya lokal yang tidak terdapat dalam buku teks. Mahasiswa yang sedang melakukan KKM dapat memahami dengan lebih baik apa yang dijelaskan, karena pembelajaran tersebut langsung terhubung dengan konteks lingkungan sekitarnya.

📚 Artikel Terkait

Profesor Dayan Dawood Lentera Ilmu di Universitas Syiah Kuala

Ironi Kemiskinan Literasi Perempuan

Sang Syahid Abad 21 Tentang Perang Kebudayaan

Keseruan di Kelas Bahasa Jepang Bersama Sensei Wahhab

Metode sederhana seperti ini membuktikan bahwa belajar tidak harus terpaku pada alat-alat yang modern atau canggih. Dengan alat seadanya, pendidikan tetap bisa berjalan dan memberikan pemahaman yang bermakna. Dalam kasus ini, tanah dan dinding bukan sekadar alat bantu, tetapi juga menjadi simbol pentingnya belajar dari lingkungan sekitar.

Proses belajar seperti ini juga mengajarkan mahasiswa KKM tentang kemampuan beradaptasi dan memanfaatkan apa yang ada di sekitar untuk menimba ilmu. Tanah sebagai alat tulis memberikan kesempatan untuk lebih menghargai alam, sementara dinding sebagai media menulis menunjukkan bahwa setiap ruang dapat diubah menjadi ruang belajar. Tidak ada batasan untuk menemukan ilmu jika kita peka terhadap lingkungan.

Pembelajaran dengan metode kontekstual ini juga berfungsi sebagai penghubung antara generasi muda dan nilai-nilai lokal. Bagi mahasiswa yang berasal dari kota, metode ini mungkin terasa asing, tetapi justru melalui cara yang sederhana inilah mereka bisa belajar lebih banyak tentang kearifan lokal. Mereka tidak hanya belajar materi yang diajarkan, tetapi juga melihat bagaimana keterampilan bertahan hidup dan ilmu pengetahuan lokal telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Interaksi langsung dengan tokoh masyarakat yang memiliki pengetahuan lokal juga menjadi pelajaran tersendiri. Mereka menyaksikan bagaimana masyarakat desa mengatasi keterbatasan dengan penuh kreativitas, serta memanfaatkan alam sebagai sarana edukasi yang efektif. Ini juga mengajarkan nilai gotong royong dan kebersamaan, di mana setiap anggota masyarakat saling membantu dan berbagi ilmu.

Di era modern ini, dengan segala kemudahan yang disediakan oleh teknologi, metode pembelajaran seperti ini menjadi pengingat penting bahwa pendidikan seharusnya tidak bergantung sepenuhnya pada alat yang canggih. Kreativitas dan adaptasi terhadap lingkungan adalah keterampilan yang tak kalah penting dalam pendidikan. Dalam prosesnya, mahasiswa KKM pun menyadari bahwa pendidikan yang bermakna tidak hanya diperoleh dari buku atau alat elektronik, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang mereka dapatkan langsung dari masyarakat.

Pengalaman belajar melalui media tanah dan dinding ini membawa pesan bahwa pendidikan dapat hadir dalam berbagai bentuk. Baik itu dinding kayu yang dipenuhi coretan, atau tanah yang dijadikan “pena”, setiap ruang dapat diubah menjadi sarana belajar. Sesi ini membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang, melainkan sebuah kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas dan menciptakan cara baru dalam menyampaikan ilmu.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #Metode Belajar#Pembelajaran
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Indonesia Siap Menantang Takdir

Indonesia Siap Menantang Takdir

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00