POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Saatnya Parpol Bisa Bermimpi Jadi Raja

Rosadi JamaniOleh Rosadi Jamani
January 3, 2025
Tags: #MK#Pemilu 2029#President threshold
Saatnya Parpol Bisa Bermimpi Jadi Raja
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Dunia politik Indonesia memasuki era agung. Era yang belum pernah ada presedennya. Mahkamah Konstitusi, lembaga terhormat itu, telah mengetukkan palu, menghancurkan dinding tebal bernama ambang batas presiden. Tahun 2029, setiap partai peserta pemilu, besar atau kecil, kaya atau melarat, berkuasa atau hanya punya tiga baliho di gang sempit, berhak mengusulkan calon presiden. Semua.

Bayangkan, Wak! Di sebuah aula besar dengan lampu gantung yang berkilauan, berdiri Ketua MK Suhartoyo. Ia membaca putusan dengan suara lantang, seperti seorang nabi yang menyampaikan wahyu. Di sudut ruangan, para pengurus partai kecil menangis terharu, tangan terangkat ke langit, sambil berkata, “Akhirnya, giliran kita.”

Di luar gedung, seorang analis politik berbisik pada rekannya, “Kita akan punya 30 calon presiden. Atau mungkin lebih.” Yang lain menanggapi dengan getir, “Ini bukan pemilu. Ini festival. Panggung hiburan dengan tiket masuk gratis.”

Di pasar-pasar, rakyat mulai membicarakan kemungkinan-kemungkinan baru. Pak RT yang dulu cuma jadi ketua panitia lomba 17-an kini punya peluang menjadi presiden. Ketua partai yang kantornya di garasi juga mulai bermimpi punya ajudan dan mobil dinas. “Kenapa tidak?” katanya sambil memandangi kalender di dinding. “Tuhan Maha Adil, MK lebih adil lagi.”

Lalu bagaimana dengan pemilu itu sendiri? Sebuah pertunjukan epik tengah dirancang. Bukan lagi sekadar debat dua pasang calon dengan pertanyaan basi. Tidak. Pemilu 2029 akan menjadi parade kandidat, sebuah kabaret politik penuh warna dan retorika. Di layar kaca, akan ada lima puluh debat dalam satu musim, masing-masing menampilkan janji-janji baru yang terbuat dari angan-angan, mimpi, dan ilusi.

📚 Artikel Terkait

Analisis Perang Iran-Israel Melalui Lensa Teori Identitas Fukuyama

Puasa dan Membaca

Potret di Usia Dua Puluh Dua

Empat Srikandi Pidie Jaya Ikuti Festival Pantun Nusantara di Jakarta

Kita akan menyaksikan kertas suara sepanjang novel. Slogan-slogan yang memusingkan. Wajah-wajah penuh harapan menghiasi baliho, dari ujung desa hingga pusat kota. Jangan heran jika nanti seorang supir ojek online tiba-tiba berkata, “Ini kartu nama saya. Jangan lupa pilih saya sebagai cawapres.”

Namun jangan salah, ini bukan sekadar absurditas. Ini adalah puncak demokrasi, versi lokal kita. Di mana semua orang bisa bermimpi. Di mana setiap partai, tak peduli seberapa kecil, punya peluang mencetak sejarah.

Tentu, ada yang sinis, yang berkata ini hanya menambah keruwetan. Tapi bukankah keruwetan itulah inti dari politik? Sebuah panggung tempat ambisi, absurditas, dan drama bercampur menjadi satu.

Ketika hasil akhirnya diumumkan, ketika satu dari tiga puluh calon berhasil naik ke kursi kepresidenan, mungkin kita akan menoleh ke belakang dan berkata, “Tahun 2029 adalah tahun paling lucu dan paling megah dalam sejarah republik ini.”

MK, dengan senyuman kecil di bibirnya, akan berkata, “Kami hanya memberi semua orang kesempatan.”

#camanewak
Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #MK#Pemilu 2029#President threshold
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Megawati Layak Jadi Presiden

Megawati Layak Jadi Presiden

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00