Dengarkan Artikel
Oleh Feri Irawan
Kepala SMKN 1 Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh
Setelah memiliki Venue Sepatu Roda bertaraf nasional di Pantai Pelangi, Sigli, kini Kabupaten Pidie memiliki ikon baru yang menarik dan unik, mencerminkan sejarah, budaya, dan keindahan alam daerah ini.
Sejak diresmikan Kamis 2 Januari 2025 oleh Pj. Bupati Pidie, Samsul Azhar. Tugu Aneuk Mulieng yang berdiri megah di Bundaran Lampu Merah Kota Sigli, Pidie, telah menjadi daya tarik utama bagi siapapun yang berkunjung ke Pidie atau sekadar melewati jalur ini.
Tugu Aneuk Mulieng telah menjadi saksi bisu sejarah panjang Kabupaten Pidie. Ia menjadi lambang kekuatan perekonomian dan semangat kebanggaan bagi warga Pidie.
Tugu ini menggambarkan sejarah Pidie sebagai gudangnya penghasil kerupuk mulieng. Keberadaan tugu ini menjadi wujud syukur atas keberadaan “Kerupuk Mulieng”, yang telah berkontribusi pada peningkatan perekonomian masyarakat Pidie.
Tugu Aneuk Mulieng bukan sekadar monumen bersejarah. Ia adalah penanda identitas Kabupaten Pidie yang kaya akan sejarah, makna, dan filosofi.
Melansir waspadaindonesia.com (akses 3 Januari 2025), pembangunan Tugu Aneuk Mulieng sudah dirintis sejak tahun 2021. Dua tokoh utama yang menjadi pelopor pencetus tugu ini adalah mantan Kepala Bappeda Pidie, H Muhammad Adam ST MM, dan Kepala Dinas Perkim Pidie, Thantawi ST MT. Selain itu, desain gambarnya dikerjakan oleh Dr Zulhadi, seorang putra Pidie asal Ujung Rimba, yang turut berkontribusi dalam mewujudkan ikon daerah ini.
Lokasinya yang berada di jalan nasional membuatnya mudah diakses dari berbagai arah. Lokasinya yang strategis ini menjadikannya pertemuan empat jalan utama di Kota Sigli.
Kini menjadi daya tarik di lintasan jalur nasional perjalanan yang hendak dari dan ke Banda Aceh.
📚 Artikel Terkait
Tugu ini dirancang dengan perumpamaan satu buah mulieng besar, 23 bentuk aneuk mulieng kecil, dan dilengkapi dengan 22 titik air mancur yang menghiasi sekitarnya, menambah keindahan dan keunikan tugu ini sebagai landmark Kota Sigli.
Siapa saja yang melewati Tugu Aneuk Mulieng akan menyita perhatian, lalu berhenti sejenak, memotret atau sekedar memalingkan wajah beberapa saat ke arah tugu.
Dalam perjalanan ke dan dari Banda Aceh, melewatkan Tugu Aneuk Mulieng sama saja dengan meninggalkan bagian esensial dari keindahan Kabupaten ini.
Bagi saya, Tugu Aneuk Mulieng adalah bagian wajib dari itinerari perjalanan saya.
Terutama saat malam tiba, suasana sekitar Tugu Aneuk Muling adalah momen yang harus Anda saksikan dengan mata kepala sendiri.
Lampu-lampu yang menerangi tugu, paduan dengan gemerlap bintang di langit, menciptakan pemandangan yang tak terlupakan.
Tugu ini tak hanya menjadi hiasan kota, tetapi juga simbol identitas dan semangat gotong royong masyarakat Pidie.
Keunikan desain Tugu Aneuk Mulieng mencerminkan kekayaan budaya lokal dan filosofi mendalam tentang kekuatan persatuan. Dengan “buah Mulieng besar” sebagai pusatnya dan “aneuk mulieng kecil” mengelilinginya, tugu ini merepresentasikan kebersamaan dan solidaritas masyarakat Pidie dalam membangun daerah.
Tugu Aneuk Mulieng ini memperkuat identitas Kota Sigli sebagai pusat kebudayaan dan kebanggaan masyarakat Pidie.
Selain berfoto, di seputaran tugu kita dapat menikmati beragam kuliner khas Pidie hingga kuliner nasional yang tersebar di warung-warung sekitar tugu. Dari Mie Aceh, Apam khas Pidie, Bubur Kanji Rumbi, hingga Nasi Goreng Ie Leubeu, dan berbagai hidangan lezat dapat dinikmati sambil menikmati suasana sekitar yang ramai dan dinamis. Wisata kuliner ini memberikan pengalaman tersendiri bagi para pengunjung untuk merasakan cita rasa otentik khas Pidie.
Dengan demikian, Tugu Aneuk Mulieng tidak hanya menjadi titik fokus pariwisata, tetapi juga menjadi cerminan dari semangat dan kebanggaan masyarakat Pidie akan warisan budaya dan alam mereka.
Dan menjadi motivasi petani Pidie mempertahankan kejayaan produktivitas biji gabah melinjo serta kerupuk emping.
Melalui pembangunan tugu ini, Pemerintah Kabupaten Pidie berharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya lokal sekaligus simbol inspirasi bagi generasi mendatang.
Secara keseluruhan, Tugu Aneuk Mulieng adalah monumen yang tidak hanya memukau secara visual tetapi juga kaya akan makna. Keberadaannya sebagai simbol sejarah dan budaya membuatnya sangat dicintai oleh masyarakat Pidie. Sebagai salah satu landmark Pidie, Tugu Aneuk Mulieng menginspirasi generasi untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Pidie.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






