Senin, April 20, 2026

Serumpun Puisi Usfa di Hari Ibu

Desember 2024
Oleh: Redaksi

Ada Apa Dengan Ibuku

Ibuku tidak baik baik saja

Dia sering melamun

Menerungi nasibnya yang mulai tak menentu.

Ibuku tidak baik baik saja

Sering di kesendirian

Menatap hampa

Dengan linangan air mata,bahkan darah.

Ibuku tidak baik baik saja

Pakaian lusuh yang terus melekat

Tak pernah terhiraukan

Hingga senja tiba

Ibuku tidak baik baik saja

Menatap sendu di kejauhan

Mencari suatu rasa

Ntah duka ntah nestapa

Atau mungkin petaka yang akan menimpa

Ibuku tidak baik baik saja

Dengan wajah terbalut kerutan

Mencari sesuatu

Yang tak ada jawabannya.

Semua telah sirna,semua telah musnah.

Hanya tinggal doa

Yang mungkin bisa menyejukkan jiwanya.

Usfa,12/12/2024

 

Resah

Meniti hidup dengan perlahan

Berjuang tegar  menahan badai

Tak tau seberapa besar badai itu

Yang penting hidup ini

Harus tetap tegar.

Waktu yang bergulir

Melemahkan langkahku

Langkah yang dulu tegap lagi tegas

Kini berubah menjadi lesu

Semuanya dikarenakan waktu

Yang merubah segalanya jadi tak menentu.

Tapi hidup adalah perjuangan

Tak boleh menyerah karna melemah

Teruslah berusaha walaupun perlahan

Teruslah semangat

Walaupun tak mampu cepat.

Teruslah aktif walaupun telah lemah

Teruslah bekerja walaupun perlahan

Jangan biarkan kelemahanmu dengan diam

Lawanlah rasa sepi mu

Dengan indahnya impian .

Ingatlah…

Hanya dirimu yang mampu membahagiakan hatimu.

Percayalah…..

Usfa, Lamglumpang,11/12/2024.

 

Biar Air Mata yang Bicara

Duhai kasih

Menangislah

Biar derita itu

Berlalu jauh dari hidupmu

Duhai kasih

Menangislah

Biar beban hidupmu

Ringan kau bawa

Duhai kasih

Menangislah

Biar sedikit terkikis lukamu

Ditepis bilangan senja

Duhai kasih

Menangislah

Curahkan seluruh air matamu

Agar kelam berubah mega

Duhai kasih

Menangislah

Biar perih bathinmu

Biar sedih hatimu

Asal mampu membuatmu bahagia.

Usfa,11/12/2024

 

Dalam renungan

Kasih…

Biarkanlah aku bersedih

Biarkanlah aku menangis

Mungkin ini caraku mendekatimu

Kasih biarkanlah air mata ini mengalir

Bak mata air yang terpancar

Membasahi hatiku yang mulai kering.

Kasih…jangan hentikan air mata ini

Biarkan dia terus mengalir

Agar aku bisa selalu ingat

Tuk bermunajat kepadaMu

Kasih…

Tak ada lelahku

Untuk mengeluarkan air mata ini

Karna mungkin itu jalan kedekatanku padamu.

Kasih …

Sedikitpun tak kusesali

Seberapa banyak air mata ini membasahi pipi

Karna masih ada senyuman manis di pipi

Kasih…

Ketahuilah ..

Ada satu yang kuinginkan

Bahwa tangisku sekarang,kuharap

Bisa merubah tawa di masa datang.

Sujut dan simpuhku padaMu dengan air mata, bukti aku hamba yang dina.

Usfa, Lamglumpang,12/12/2024

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist