Dengarkan Artikel
MENGENANG IBU
Delia Rawanita
Perlahan kususuri rumah ini
Begitu lama tak berpenghuni
Tampak debu menebal , pikiran ku berlayar..
Ku teruskan langkah ini
Menuju ke kamar biru
Tempat kami bercanda bersama ibu, dulu
Pandanganku mengitari ruang
Pikiranku dipenuhi kenangan
Wajah ibu tersangkut dimana mana
Rinduku semakin mengharu biru
Ibu
Kini engkau telah tiada
Tanpa sempat kita berjumpa
Yang tinggal hanya pusara
Rasa sesal memenuhi dada
Ibu
Ampuni aku anakmu
Kuhabiskan waktu demi karirku
Melupakan denyut rindumu
Membiarkan dirimu sendiri
Ibu
Kini tinggal kenangan
Sesal ,selalu datang kemudian
Tapi apalah dayaku kini
Semua berakhir seperti ini
Ibu
Seandainya bisa kuputar waktu
Kan kuisi seluruh ruang rindumu
Ke peluk dan kubelai kasih
Seperti ibu mengasihiku dulu
📚 Artikel Terkait
Ibu
Bersimpuh aku dalam rasa duka
Belum terbalas semua jasa
Kasih sayangmu senantiasa
Hanya mampu ku balas dalam doa doa
” allahummaghfirli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghira..”
Banda Aceh, 1.12. 2024
BILIK SUNYI
Delia Rawanita
Menyendiri sendiri
Sepi canda tawa
Semua tak bersuara
Kehilangan kata
Hari hari sunyi
Tiada yang menemani
Bilik menjadi saksi bisu
Menghabiskan waktu berlalu
Oh..Hati yang lengang
Siapakah yang datang
Menemani sekejap saja
Sambil menikmati senja
Oh..Hati yang sepi
Mengharap seseorang hadir disini
Hanya terdengar degup jantung
Dan helaan nafas pengharapan
29 Juli 2024
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






