🔊
Dengarkan Artikel
Buat Barlian AW
Oleh Zulkifli Abdy
Aku mencium aroma rindu
yang engkau genggam sepanjang
jalan kembaramu
dan aku menantimu dengan secawan
rindu pula
yang nyaris membeku di rentang
perjalanan panjang waktu
Senyampang kita bertemu bertudung remang rembulan
akan kupertautkan rindu yang kerap
kita sengketakan
agar tiada lagi dusta di antara kita
Sudahlah sahabat..,
melangkahlah segera ke tapal batas
sebelum isyarat jejak tersaput angin
engkau akan tersesat dengan rindu
yang kian ranum
engkau bukan hanya akan kehilangan
pedoman
tetapi rindu pun akan sia-sia dalam
genggaman.
(Z.A -Puisi spontan tadi malam, 25 Juli 2024).
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.





