POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

TEKNIK BLOKING DALAM PROSES KREATIF PANGGUNG

RedaksiOleh Redaksi
June 22, 2024
🔊

Dengarkan Artikel

 

Padangpanjang,- Potretonline.com- Komunitas Seni Kuflet Melakukan diskusi rutin bertajuk “Teknik Bloking dalam Proses Kreatif Teater” (22/6/2024) di Sekretariat Komunitas Seni Kuflet, Pemateri Soleha Hasanah Nasution, S.Sn Sutradara Muda yang dimikili Kuflet dan dimoderatori Siti Nuratikah, ucap Ketua Komunikasi Seni Kuflet Akbar.

Hasanah Nasution mengatakan “Hasil dari teater yang ujian kemarin ternyata bloking tidak sesuai yang diajarkan dulu. Biasanya di Gedung Pertunjukan yang lebih besar, panggung Gedung Pertunjukan berbentuk persegi panjang dengan ukuran 13×8 meter dan terbagi menjadi 9 bagian. Sedangkan di arena terdapat 6 bagian, di mana arena cenderung lebih serong daripada GP. Posisi penonton dari GP biasanya menghadap ke depan, sementara di arena posisi penonton cenderung lebih menyamping.

Penting untuk memperhatikan bahwa posisi bloking sebaiknya seimbang dan tidak berat sebelah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sudut pandang dari penonton dapat terakomodasi dengan baik. Oleh karena itu, penataan bloking yang melibatkan aktor, properti, dan penari harus dipertimbangkan dengan cermat sesuai dengan jenis panggung yang digunakan” Papar mantan Ketua Komunitas Seni Kuflet itu.

📚 Artikel Terkait

‎Puisi Anies Septivirawan

Di Bukit Jalin Lembaga Pendidikan Tinggi Seni bernama ISBI Aceh Berdiri, Membangun Kebudayaan Aceh dan Nusantara

Ketika Salah Memilih Masa Depan

ABK Itu Berbalut Keistimewaan

Hasanah menambahkan “Selain itu, penting juga untuk menghindari berat sebelah dalam bloking, menghindari membelakangi penonton, dan menghindari posisi yang selalu menghadap ke depan serta menghindari tumpukan elemen di panggung. Pembagian panggung yang baik dapat mencegah tumpukan dan memastikan bahwa posisi aktor dapat dipertimbangkan dengan baik. Dalam konteks pertunjukan teater, penting untuk memperhatikan bagaimana penonton dapat melihat pergerakan dan perjalanan pertunjukan. Pertimbangan bloking yang melibatkan penonton duduk harus memastikan bahwa penonton dapat melihat aksi aktor dari berbagai sudut pandang. Imajinasi penonton juga harus dipertimbangkan tanpa perlu dijelaskan secara terperinci, sehingga dapat memberikan pengalaman yang menarik dalam situasi di mana terdapat 4 posisi penonton di arena. Sebaiknya aktor tidak keluar menghadap penonton untuk menghindari kebocoran informasi kepada penonton. Selain itu, logika keluar masuk panggung juga perlu diperkirakan dengan baik untuk menjaga kelancaran pertunjukan”

Hasanah juga menekankan “Penting untuk memperhatikan bahwa bloking yang tepat juga mencakup penempatan aktor dan elemen panggung yang mempertimbangkan sudut pandang penonton. Dengan demikian, penonton dapat melihat aksi dan ekspresi aktor dengan jelas dari berbagai sudut panggung. Hal ini akan meningkatkan kualitas pertunjukan dan memastikan bahwa pesan yang ingin disampaikan dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton. Dalam mengatur bloking, pertimbangan terhadap imajinasi penonton juga sangat penting. Penonton memiliki kemampuan untuk mengisi celah informasi yang tidak dijelaskan secara rinci dengan imajinasi mereka sendiri. Oleh karena itu, bloking yang memperhatikan aspek ini dapat membangkitkan kreativitas dan interpretasi yang beragam dari penonton, menjadikan pertunjukan lebih menarik dan memikat.” Ucap mahasiswa S2 Pascasarjana ISI Padangpanjang itu.

Pendiri dan Penasihat Kuflet Sulaiman Juned, mengatakan,
“Segala hal yang diletakkan di atas panggung berbicara. karena itu, semua yang ada di panggung harus merespons, tidak hanya sebagai hiasan. Respon tidak harus disampaikan melalui sentuhan, namun bisa dilihat; intinya adalah memberikan respons. Tidak ada dialog yang diperlukan, tetapi komunikasi juga bisa dibangun melalui gerakan tubuh. Sutradara harus merancang bloking dasar yang tidak boleh diganggu oleh para aktor. Kemudian, para aktor dapat mengembangkan kreativitas mereka dan menunjukkan kecerdasan mereka. Berbicara tentang bloking sama halnya dengan karakter dialog.” Papar Sutradara yang penyair itu.

Peserta Diskusi ” Siti Nuratikah Menyimpulkan, “Bloking panggung itu penting dan wajib dipahami, terutama yang berkecimpung dalam dunia peran” Tuturnya. (*/Maharani Saputri).

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 77x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Korupsi, Pendidikan, dan Jejak

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00