• Latest

TEKNIK BLOKING DALAM PROSES KREATIF PANGGUNG

Juni 22, 2024
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

‎Ghost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
fd4ef5b5-307b-48e6-adff-f924e420a87b

Mengkritik Dan Mengajak Merenung Melalui Puisi Esai

April 19, 2026
ad86b955-a8e6-412e-b371-a15c846736db

Sedih Sekali, Ibu Guru Diacungi Jari Tengah oleh Siswanya Sendiri

April 19, 2026
Minggu, April 19, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

TEKNIK BLOKING DALAM PROSES KREATIF PANGGUNG

Redaksi by Redaksi
Juni 22, 2024
in Diskusi, Kritik Sastra, Kuflet, Padang Panjang
Reading Time: 2 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS

 

Padangpanjang,- Potretonline.com- Komunitas Seni Kuflet Melakukan diskusi rutin bertajuk “Teknik Bloking dalam Proses Kreatif Teater” (22/6/2024) di Sekretariat Komunitas Seni Kuflet, Pemateri Soleha Hasanah Nasution, S.Sn Sutradara Muda yang dimikili Kuflet dan dimoderatori Siti Nuratikah, ucap Ketua Komunikasi Seni Kuflet Akbar.

Hasanah Nasution mengatakan “Hasil dari teater yang ujian kemarin ternyata bloking tidak sesuai yang diajarkan dulu. Biasanya di Gedung Pertunjukan yang lebih besar, panggung Gedung Pertunjukan berbentuk persegi panjang dengan ukuran 13×8 meter dan terbagi menjadi 9 bagian. Sedangkan di arena terdapat 6 bagian, di mana arena cenderung lebih serong daripada GP. Posisi penonton dari GP biasanya menghadap ke depan, sementara di arena posisi penonton cenderung lebih menyamping.

Penting untuk memperhatikan bahwa posisi bloking sebaiknya seimbang dan tidak berat sebelah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sudut pandang dari penonton dapat terakomodasi dengan baik. Oleh karena itu, penataan bloking yang melibatkan aktor, properti, dan penari harus dipertimbangkan dengan cermat sesuai dengan jenis panggung yang digunakan” Papar mantan Ketua Komunitas Seni Kuflet itu.

Hasanah menambahkan “Selain itu, penting juga untuk menghindari berat sebelah dalam bloking, menghindari membelakangi penonton, dan menghindari posisi yang selalu menghadap ke depan serta menghindari tumpukan elemen di panggung. Pembagian panggung yang baik dapat mencegah tumpukan dan memastikan bahwa posisi aktor dapat dipertimbangkan dengan baik. Dalam konteks pertunjukan teater, penting untuk memperhatikan bagaimana penonton dapat melihat pergerakan dan perjalanan pertunjukan. Pertimbangan bloking yang melibatkan penonton duduk harus memastikan bahwa penonton dapat melihat aksi aktor dari berbagai sudut pandang. Imajinasi penonton juga harus dipertimbangkan tanpa perlu dijelaskan secara terperinci, sehingga dapat memberikan pengalaman yang menarik dalam situasi di mana terdapat 4 posisi penonton di arena. Sebaiknya aktor tidak keluar menghadap penonton untuk menghindari kebocoran informasi kepada penonton. Selain itu, logika keluar masuk panggung juga perlu diperkirakan dengan baik untuk menjaga kelancaran pertunjukan”

Hasanah juga menekankan “Penting untuk memperhatikan bahwa bloking yang tepat juga mencakup penempatan aktor dan elemen panggung yang mempertimbangkan sudut pandang penonton. Dengan demikian, penonton dapat melihat aksi dan ekspresi aktor dengan jelas dari berbagai sudut panggung. Hal ini akan meningkatkan kualitas pertunjukan dan memastikan bahwa pesan yang ingin disampaikan dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton. Dalam mengatur bloking, pertimbangan terhadap imajinasi penonton juga sangat penting. Penonton memiliki kemampuan untuk mengisi celah informasi yang tidak dijelaskan secara rinci dengan imajinasi mereka sendiri. Oleh karena itu, bloking yang memperhatikan aspek ini dapat membangkitkan kreativitas dan interpretasi yang beragam dari penonton, menjadikan pertunjukan lebih menarik dan memikat.” Ucap mahasiswa S2 Pascasarjana ISI Padangpanjang itu.

Pendiri dan Penasihat Kuflet Sulaiman Juned, mengatakan,
“Segala hal yang diletakkan di atas panggung berbicara. karena itu, semua yang ada di panggung harus merespons, tidak hanya sebagai hiasan. Respon tidak harus disampaikan melalui sentuhan, namun bisa dilihat; intinya adalah memberikan respons. Tidak ada dialog yang diperlukan, tetapi komunikasi juga bisa dibangun melalui gerakan tubuh. Sutradara harus merancang bloking dasar yang tidak boleh diganggu oleh para aktor. Kemudian, para aktor dapat mengembangkan kreativitas mereka dan menunjukkan kecerdasan mereka. Berbicara tentang bloking sama halnya dengan karakter dialog.” Papar Sutradara yang penyair itu.

Peserta Diskusi ” Siti Nuratikah Menyimpulkan, “Bloking panggung itu penting dan wajib dipahami, terutama yang berkecimpung dalam dunia peran” Tuturnya. (*/Maharani Saputri).

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

Korupsi, Pendidikan, dan Jejak

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com