POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

17 RANGKAP SAJAK HUJUNG PETANG

RedaksiOleh Redaksi
April 6, 2024
17 RANGKAP SAJAK HUJUNG PETANG
🔊

Dengarkan Artikel

 

Rosli K. Matari
Malaysia

Tuan Tabrani
yang saya hormati.
Dikirimkan, ini pun sajak juga
saya tulis seimbas senja,
meminjam huruf-huruf yang
sudah agak pudar dari bayang.

Sajak ini di Pantai Kemayang,
pantai timur Semenanjung
pada peta, hadapan
bergelombang Laut China Selatan.

Jauh dari Aceh, kecuali deru
angin, ombak, dan rhu
itu sahaja
tentu sama, di sana.

Sepi di bawah ketapang ini
saya mengenang, usia yang
berdebu, selalu pergi.
Susup-sasap, hilang.

Selalu saya tulis puisi
mengungkap daun, bayang
mengingat, suatu hari
saya akan ke titik hujung.

Hidup ini mudah hancur.
Tinggal kubur,
dan daun kemoja gugur.

Tetapi puisi
kekal, abadi
walau saya tak ada lagi.
Setitik noktah pun,
tak hilang seperti embun.

📚 Artikel Terkait

Sudah di Luar Nurul, Nenek 92 Tahun pun Disidang di Pengadilan

Pajak Turun, Utang Naik

PENARI KEMATIAN

Ayah

Ah, sedang apa, agaknya
Mustiar di Meulaboh,
tentu mengarang ombak, senja
rawan, cinta, dan subuh.

Puisi tak selesai
mungkin disimpan mimpi.

Adinda Hamdani Mulya,
lama tak dengar
berita,
apa-apa khabar.

Sibuk mendidik, ya
ajarlah anak bangsa
ilmu itu cahaya
dari dunia ke Syurga.

Silap doktor, seorang sahaja
pesakit mati.
Silap pendidik, tahu ya
rosak satu generasi.

Sdr. Zab Bransah,
saya lupa nama daerah
puisinya indah-indah
seperti fajar, horizon cerah.

Tetapi malam-malam,
saya tahu dia suka ngopi
menulis puisi, segala pendam
dari kenangan terendam.

Ya, luluh-lantak, hidup ini
tidak pernah mudah
indah bukan kerana berlari,
tetapi kerana pernah rebah.

Luka,
itulah kehidupan, sebenarnya.

Dalam hidup ini, seribu bunga
ah, gugur meninggalkan kita.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 52x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Dilema dan Kesenangan Hati Seorang Guru

Dilema dan Kesenangan Hati Seorang Guru

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00