POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Kemana Arah Tuju Kapal Politik Dinasti dan Nepotisme?

RedaksiOleh Redaksi
February 8, 2024
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Alkhair Aljohore@

Johor, Malaysia

Untuk mengawali tulisan ini, penulis mengangkat sebuah puisi karya Tabrani Yunis, yang dipublikasikan di Potretonline.com, pada tanggal 6 Februari 2023. Puisi yang diberi judul Bahtera Dinasti. Puisi itu menginspirasi penulis untuk menuliskan atau mensyarakan sebuah artikel ini. Cuba kita simak sejenak dahulu puisi tersebut berikut ini.

Bahtera Dinasti

 

Bahtera  besar ini kian terlihat reot

Besi dan baja penyangga mulai keropos

Geladak dan jangkar rapuh dimakan karat

Dinding-dinding basah pun mulai terkelupas

 

Bahtera  besar ini kian oleng

Terombang- ambing hempasan gelombang

Para penumpang semakin bimbang

Ke manakah jangkar akan ditambang

 

Bahtera  ini kian jauh dari daratan

Tinggalkan pantai menggapai tujuan

Entah ke mana nahkoda arahkan

Menuju depan malah ke buritan

 

📚 Artikel Terkait

RONA POLITIK DAN DEMOKRASI KITA

Bagus Haryanto: Kurir Difabel J&T Express Mojokerto yang Tak Pernah Menyerah Mengantar Harapan

Melawan Lupa: Ketika Kekuasaan Ditarik ke Tiang Gantung- Detik-Detik Vonis Mati Saddam Hussein

Membungkam Kritik : Daftar Buku-buku yang Pernah dilarang

Bahtera  ini di ambang tenggelam

Dihempas badai siang dan malam

Nahkoda bingung pun kehilangan kendali

Tak mampu lagi mengenal diri sendiri

 

Bahtera  ini terlalu sarat dengan amunisi

Mewujudkan mimpi membangun dinasti

Bahtera terseok ke kanan dan kiri

Lepas kendali lupa hati nurani

Seakan hidup beribu tahun lagi

 

Bahtera  ini kian penuh sesak dengan pengungsi

Dipenuhi gemuruh  isak tangis menyayat hati

Nahkoda tak peduli malah kian lupa diri

Mengejar mimpi untuk anak dan istri

Dinasti adalah birahi harga mati

Agar hidup bisa abadi

 

Banda Aceh, 6 Februari 2024

Usai membaca dan mendalami puisi tersebut, penulis menemukan sejumlah fakta dan catatan ketika melihat kondisi politik suatu negeri secara tersirat dan tersurat dari puisi tersebut dan dalam realitas kehidupan politik. Ada kegalauan Tabrani Yunis melihat isu politik dinasti yang tengah bergema di negerinya Indonesia menghadapi Pemilihan Umum di Indonesia pada tanggal 14 Februari 2024.  Penulis pun ikut berempati dengan hal itu, sehingga artikel ini hadir sebagai bahan pemantik dan diskusi untuk kita.

Sangat sulit untuk memprediksi arah tuju kapal politik dinasti dan nepotisme dengan pasti. Namun, ada beberapa perubahan dan pergeseran yang dapat diidentifikasi.

Pertama ; ada peningkatan kesadaran publik tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam politik. Semakin banyak orang yang menyadari efek negatif dari nepotisme dan politik dinasti, sehingga dapat menghasilkan tuntutan untuk perubahan.

Kedua ; dengan perkembangan teknologi dan media sosial, informasi dapat dengan cepat menyebar dan terhubung dengan banyak orang. Hal ini memungkinkan rakyat untuk lebih cepat mendapatkan informasi tentang tindakan politik nepotisme dan dinasti, sehingga dapat meningkatkan tekanan dan permintaan reformasi.

Ketiga ; beberapa negara telah menerapkan langkah-langkah untuk mengurangi praktik nepotisme dan dinasti politik. Misalnya, beberapa negara telah membuat undang-undang untuk melarang anggota keluarga memegang jabatan politik yang berikutnya secara langsung. Selain itu, badan pemberantasan korupsi dan lembaga pengawas independen juga dapat memberikan dorongan untuk menghentikan praktik ini.

Namun, tetap kami perlu menyadari bahwa politik dinasti dan nepotisme bukanlah masalah yang dapat diselesaikan dalam semalam. Perubahan yang berkelanjutan membutuhkan waktu dan upaya yang konsisten dari pemerintah, masyarakat sivil, dan seluruh masyarakat untuk menciptakan budaya politik yang lebih inklusif dan demokratis.

Alkhair Aljohore@

Johor, Malaysia

8.2.24

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Semrawutnya Parkir di Kota Kita

Semrawutnya Parkir di Kota Kita

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00