POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Sampah, Tanggung Jawab Bersama untuk Masa Depan yang Lebih Hijau

RedaksiOleh Redaksi
October 28, 2023
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Harie Khairiah

Pesona Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar tidak perlu diragukan lagi. Namun, pesona ini terancam oleh masalah yang serius, yaitu sampah. Masalah sampah ini menjadi salah satu polemik tersendiri yang belum terselesaikan dengan baik hingga kini. Pertanyaannya “ Mengapa Sampah Menjadi  Tantangan Besar?​

Pertumbuhan ekonomi, perubahan gaya hidup, serta pola konsumsi yang serba instant  dan serba cepat, menimbulkan peningkatan sampah plastik, pertumbuhan populasi penduduk yang pesat telah menyebabkan peningkatan signifikan dalam produksi sampah. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2022 hasil input dari 202 kabupaten/kota se Indonesia menyebut jumlah timbunan sampah nasional mencapai angka 21.1 juta ton. Dari total produksi sampah nasional tersebut, 65.71% (13.9 juta ton) dapat terkelola, sedangkan sisanya 34,29% (7,2 juta ton) belum terkelola dengan baik.

Berdasarkan sumbernya,  sumber sampah yang paling dominan berasal dari rumah tangga (48%). 24% sampah berasal dari pasar tradisional dan 9% berasal dari kawasan komersial. Sisanya berasal dari fasilitas publik, sekolah, kantor, jalan dan sebagainya. Jenis sampah yang paling banyak dihasilkan adalah sampah organik (sisa makanan dan tumbuhan), kemudian plastik dan kertas.

Dilihat dari segi jenisnya, mayoritas timbunan sampah nasional pada 2022 berupa sampah sisa makanan dengan proporsi 40,7%, kemudian sampah plastik 18%, kayu/ranting 13%, kertas/karton 11,3%, logam 3%, kain 2,6%, kaca 2,2%, karet/kulit 2,1%, dan sampah jenis lainnya 7,1%.

Sampah yang tidak dikelola dengan baik tidak hanya menimbulkan permasalahan lingkungan  seperti banjir, rusaknya ekosistem, tapi juga memiliki dampak serius terhadap ekonomi. Biaya penanganan sampah yang tinggi  menguras anggaran pemerintah di sisi lain potensi kerugian sektor pariwisata dan perdagangan akibat pencemaran lingkungan  tak dapat dihindari.

Diperlukan solusi yang holistik dan komprehensif  dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan pengurangan sampah dari sumbernya harus menjadi fokus utama jika tidak ingin di masa depan negara kita menjadi negara darurat sampah.

Bagaimana Pengelolaan Sampah Di Indonesia Selama Ini?

​Pengelolaan sampah di Indonesia saat ini masih mengandalkan pembuangan langsung ke TPA(Tempat Pembuangan Akhir) tanpa ada proses  pengelolaan sampah yang berarti.  Sampah yang kita buang hanya berpindah tempat saja  menuju TPA layaknya  kuburan untuk sampah. Lama-lama tumpukan sampah itu akan semakin menggunung  hingga melebihi daya tampungnya,  yang menyebabkan beberapa TPA  harus ditututp sementara waktu.  

Persoalannya tidak hanya ketika sampah abadi selamanya di TPA, tapi saat sampah terurai dalam keadaan lembap gas rumah kaca seperti metana dikeluarkan yang berkontribusi terhadap pemanasan global, berdasarkan Indeks Potensi Pemanasan Global atau Global Warming Potensial(GWP), emisi metana mempunyai efek 21 kali lipat dibandingkan emisi karbon dioksida.

📚 Artikel Terkait

Menelisik Potensi dan Problematika Wakaf  di Simeulu

Memaknai Kekhususan Hari Jum’at

Nyalanesia Adakan Webinar Literasi

Jelang Lebaran, Pasar Murah di Banda Aceh

Gas metana sendiri memiliki sifat mudah terbakar, mampu meledak jika bercampur dengan udara sehingga tak mengherankan jika di tempat pembuangan sampah kerap terjadi kebakaran yang tak jelas asal usulnya.

Badan  Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 14 kejadian kebakaran TPA yang terjadi sepanjang Juni hingga Oktober 2023 mulai dari Sabang sampai Merauke.

TPA juga menjadi tempat paling berbahaya karena sampah organik dan plastik bercampur sehingga menjadi sarang kuman dan bakteri yang merupakan penyebab utama penyakit, selain itu semua jenis sampah yang tercampur menghasilkan racun yang bocor ke udara dan tanah di sekitar TPA di sana  racun tersebut bersifat permanen yang menyebar  ke air tanah, ini merupakan ancaman yang tidak terlihat.

Peran Penting Penanganan Sampah Dari Diri Sendiri

Kita harus mulai memilah sampah di rumah  hingga membiasakan gaya hidup 3R (reduce, reuse, recycle) dan  meninggalkan pola tradisional pengelolaan sampah : kumpul – buang – angkut.
.Dalam mengatasi masalah sampah di Indonesia, peran individu dan penanganan dari diri sendiri sangat penting. Kesadaran akan dampak negatif sampah terhadap lingkungan adalah langkah pertama yang penting. Setiap orang harus memahami bahwa tindakan-tindakan kecil mereka dalam mengelola sampah dapat memiliki dampak besar pada kesehatan lingkungan.
Salah satu cara efektif untuk mengurangi masalah sampah adalah dengan mengurangi produksi sampah. Ini dapat dicapai dengan menjadi konsumen yang bijak, Sebelum membeli sesuatu, pertimbangkan apakah Anda benar-benar membutuhkannya. Hindari pembelian impulsif, yang seringkali menghasilkan barang yang tidak digunakan.
Pilih barang-barang berkualitas yang dirancang untuk bertahan lama. Hal ini dapat mengurangi kebutuhan untuk mengganti barang-barang secara teratur. Menghindari produk yang memiliki kemasan berlebihan, menggunakan tas belanja kain, botol minum berulang kali, menghindari penggunaan plastik sekali pakai dan memilih produk dengan kemasan ramah lingkungan.

Mendukung kampanye pendidikan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik sangat penting, untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan yang bersih. Kita dapat berperan sebagai duta lingkungan untuk memotivasi dan mengedukasi orang lain.

Mengadakan kegiatan pembersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal secara rutin dan konsisten baik secara individu  dengan membersihkan perkarangan rumah atau komunitasmembersihkan sarana dan prasarana penting di lingkungan tempat tinggal adalah langkah nyata dalam mengatasi masalah sampah.

Mendukung inisiatif lingkungan dan organisasi yang berfokus pada pengelolaan sampah adalah cara lain untuk berpartisipasi dalam perubahan positif.

Memisahkan antara Sampah Organik dan Sampah Non-Organik

Selain memudahkan pembuangan dan pengolahan kembali, memilah sampah adalah langkah penting dalam mengelola sampah secara efektif. Ini membantu dalam mendaur ulang dan mengurangi jumlah sampah yang akhirnya masuk ke tempat pembuangan akhir.

Ada banyak manfaat yang bisa dinikmati dengan melakukan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya seperti terciptanya lingkungan dan air yang bersih.  Kita dapat memisahkan sampah organik (berupa sisa makanan, kulit buah, dll) dan dijadikan kompos sebagai pupuk alami tanaman.  Dari  sampah non-organik (kertas, plastik, dll) kita dapat mendaur ulang menjadi barang yang bermanfaat.

Dukung praktik daur ulang dengan membeli produk yang terbuat dari bahan daur ulang. Misalnya, gunakan kertas daur ulang, kantong belanja kain, atau produk plastik daur ulang. Dengan membeli produk daur ulang, Anda memberikan dukungan kepada produsen yang berkomitmen untuk daur ulang dan membantu mendorong pasar untuk lebih berkelanjutan.

Masalah sampah di Indonesia adalah tantangan besar, tetapi kita memiliki peran penting dalam penanganan dari diri sendiri. Dengan kesadaran lingkungan, tindakan nyata, dan partisipasi aktif dalam mengelola sampah, kita dapat membantu menjaga keindahan alam Indonesia, mendukung ekonomi, dan memastikan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi generasi mendatang. Semua perubahan dimulai dari diri sendiri, dan penanganan sampah adalah salah satu bidang di mana setiap individu dapat membuat perbedaan positif.

.”Jika kamu ingin dunia berubah, jadilah perubahan itu sendiri.” Mahatma Gandhi

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 57x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 52x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Raker Forhati Aceh Diwarnai Tausiah Maulid Nabi Muhammad SAW

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00