POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Meningkatkan Minat Baca Siswa di SMPN 1 Seunagan Menggunakan E Mading

RedaksiOleh Redaksi
August 19, 2023
Meningkatkan Minat Baca Siswa di SMPN 1 Seunagan Menggunakan E Mading
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh : NURJANNAH, S.Pd.I

Pelopor E Mading di SMPN 1 Seunagan, Kabupaten Nagan Raya

MADING Digital (E Mading) adalah salah satu media komunikasi massa tulis dalam hal media pembelajaran yang dibuat secara online dan dapat diakses oleh siapapun kapanpun dan di manapun dengan mudah.

Dalam mempelajari Bahasa Indonesia ada empat keterampilan yang harus dikuasai oleh peserta didik. Yakni, keterampilan membaca, menyimak, berbicara dan menulis.

Keterampilan menulis dan membaca keduanya saling berhubungan, bahkan menulis tidak lepas dari kegiatan membaca.

Sebelum peserta didik belajar menulis menghasilkan karya seperti puisi, menulis cerpen, atau artikel sederhana yang bisa dipublikasikan di mading kelas, peserta didik hendaknya diperkenalkan lebih dahulu dengan membaca.

Dari manakah pengetahuan didapat? Cukupkah hanya dengan melihat dan mendengar saja? Kita pasti sepakat sumber pengetahuan paling banyak dan mendalam adalah buku. Selain membaca, keterampilan yang tak kalah penting untuk dilatih dan dibudayakan adalah menulis.

Dalam kehidupan modern, membaca dan menulis sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan. Mengingat pentingnya penguasaan kedua keterampilan tersebut dalam pembelajaran bahasa Indonesia, peserta didik bisa belajar dan membudayakan membaca dan menulis.

Menurut Juel (1988) membaca adalah suatu proses untuk mengenal kata dan memadukan arti kata dalam kalimat dan struktur bacaan. Hasil akhir dari proses membaca adalah seseorang mampu membuat intisari dari bacaan.

Sedangkan menurut Djago Tarigan dalam Elina Syarif Zulkarmaini, Sumarno (2009:5) menulis berarti mengekspresikan secara tertulis gagasan, ide, pendapat atau pikiran dan perasaan.

Berdasarkan pendapat di atas, dapat disimpulkan minat membaca erat hubungannya dengan menulis. Karena bisa menjadi kekuatan yang mendorong peserta didik untuk memperhatikan, merasa tertarik dan senang terhadap kegiatan baca tulis.

Mading sebuah singkatan dari “majalah dinding” adalah salah satu media komunikasi yang ditempelkan di dinding. Fungsi mading tidak terlepas dari kegiatan membaca dan menulis karena menjadi sarana informasi, media hiburan, meningkatkan kreativitas menciptakan sikap kritis terhadap suatu masalah yang ditemukan.

Kemudian bisa juga menambah wawasan akan keadaan sekolah yang berguna bagi peserta didik baru, hingga menumbuhkan kebiasaan membaca dan menulis.

📚 Artikel Terkait

Gitar Kecilku

Danantara Diresmikan, Indonesia Cerah?

Poo Makna

Cara Penyerahan Uang Komitmen Fee agar Tak Terlacak KPK

Untuk mengembangkan dan menumbuhkan kemampuan membaca dan menulis peserta didik di SMP Negeri 1 Seunagan Kabupaten Nagan Raya, guru memotivasi peserta didik untuk melakukan publikasi karya melalui mading kelas.

Cara membuat publikasi ilmiah di mading kelas adalah pertama, membuat laporan buku. Peserta didik mendapat tugas membuat laporan setelah membaca buku ditulis dalam selembar kertas besar, jika perlu dilapisi plastik agar awet.

Kemudian dihiasi dengan gliter potongan kertas warna-warni, gambar-gambar dan lain-lain. Kedua, membuat ulasan/review yaitu peserta didik membuat ulasan suatu karya, misalnya film, lagu, buku, puisi, dan novel secara berkelompok, peserta didik bisa menentukan satu buah jenis karya.

Hasil tulisan berupa sebuah ulasan yang ditempel di mading kelas. Dilakukan secara secara berkelompok dengan bergiliran setiap minggu.

Ketiga, membuat pohon literasi. Dengan cara peserta didik membaca buku tertentu. Hasil bacaan ditulis ke kertas berwarna yang telah dibentuk menyerupai daun. Setiap daun berisi sinopsis atau unsur-unsur buku yang telah dibaca. Kemudian peserta didik menempelkan kertas berbentuk daun tersebut ke ranting pohon yang sudah dibuat guru.

Masing-masing kelas memiliki satu pohon literasi. Kelas yang paling banyak membaca buku akan mendapat pohon literasi yang lebih rindang atau lebat (penuh penuh dengan daun).

Ke empat, buku tempel (scrapbook). Buku tempel merupakan seni kerajinan menata atau menempel gambar, foto, dan tulisan di atas lembaran-lembaran kertas secara menarik.

Nah, pada saat peserta didik mendapat tugas membuat laporan, hasilnya dapat disajikan dalam buku tempel agar lebih menarik untuk dibaca dan laporan yang dibuat akan menjadi semacam memorabilia atau sesuatu yang dapat dikenang.

Misalnya peserta didik yang mengerjakan tugas membuat laporan hasil observasi. Foto-foto hasil observasi ditempelkan di buku tempel dan diberi keterangan untuk menjelaskan temuan fakta-fakta yang diobservasi.

Dengan publikasi karya siswa di mading kelas, diharapkan peserta didik semakin tertarik menulis karya. Untuk menulis karya butuh referensi bacaan sehingga siswa harus banyak membaca buku agar semakin luas wawasan untuk menuangkan dalam bahasa tulis, yang utama agar siswa tidak lagi enggan menulis tugas atau karya.

Memotivasi Siswa

Literasi bahasa awalnya literasi membaca adalah sebuah kegiatan yang digagaskan dari hasil tukar pikiran para guru mata pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Seunagan untuk menstimulasi para siswa supaya lebih aktif dalam berliterasi.

Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada akhir bulan Agustus 2022. Dukungan dan bimbingan kepala sekolah tentu sangat berpengaruh terhadap kelancaran kegiatan ini.

Tata cara pelaksanaan literasi yang diterapkan pada hari selasa di setiap Minggunya adalah dengan membagi Minggu untuk materi Bahasa Inggris dan Minggu berikutnya untuk Bahasa Indonesia.

Adapun terkait materi yang disampaikan adalah hal hal yang berkaitan dengan struktur bahasa, istilah-istilah dalam ilmu bahasa dan hal hal lain yang dianggap penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

Sedangkan untuk Bahasa Inggris materi yang disajikan adalah mengenai kata sifat, kata benda, kata kerja, percakapan dan materi lainnya yang bisa membantu para siswa untuk lebih cakap dan terampil untuk menggunakan bahasa inggris yang merupakan bahasa komunikasi international.

Untuk memotivasi siswa, setiap tugas yang diberikan nilai oleh guru, bahkan pada akhir semester siswa diberikan hadiah supaya siswa yang lain termotivasi dalam membuat tugas-tugas literasi.

Semoga kegiatan literasi bahasa SMP Negeri 1 Seunagan bisa terus berkembang dan lebih baik lagi kedepannya, sehingga mampu mencetak generasi yang siap bersaing di kancah nasional internasional.
Salam Literasi….!!!

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Menakutkan, Kekerasan di Lembaga Pendidikan

Menakutkan, Kekerasan di Lembaga Pendidikan

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00